Belasan Siswa di TTU Diduga Keracunan MBG, Hasil Uji Laboratorium Tak Kunjung Keluar
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Jum, 19 Des 2025
- comment 0 komentar

Anak sekolah dasar (tidur) dirawat di UGD RSUD Kefamenanu usai mengonsumsi MBG, Kamis (27/11/2025)
JAMBISNIS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan keracunan yang dialami belasan siswa sekolah dasar usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan TTU, Basilius Haumein, mengatakan hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan muntahan siswa belum dirilis oleh Laboratorium Kesehatan (Labkes).
“Sampai saat ini kami belum menerima rilis hasil pemeriksaan laboratorium. Saya sudah cek ke bidang terkait, tetapi belum ada umpan balik dari Labkes,” ujar Basilius, Kamis (18/12/2025).
Basilius menjelaskan, proses pemeriksaan sampel dilakukan di dua lokasi berbeda. Sampel ikan yang dikonsumsi para siswa diperiksa di Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kupang, sedangkan sampel muntahan diperiksa di Laboratorium Kesehatan Provinsi NTT.
Menurut dia, Labkes Provinsi NTT masih menunggu hasil pemeriksaan dari BPOM Kupang sebelum merilis hasil secara keseluruhan.
Sebelumnya, sebanyak 14 siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Kota Kefamenanu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu pada Kamis (27/11/2025) setelah mengalami gejala mual, muntah, sakit kepala, dan lemas usai menyantap MBG.
Pantauan di RSUD Kefamenanu menunjukkan sejumlah siswa PAUD dan SD sempat menjalani perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD). Sebagian siswa telah dipulangkan setelah mendapat penanganan medis.
Dinas Kesehatan TTU bersama tim gabungan dari Laboratorium Kesehatan, puskesmas, dan tenaga kesehatan setempat telah melakukan investigasi lapangan, termasuk pengambilan sampel makanan dan muntahan untuk keperluan pemeriksaan laboratorium.
“Langkah awal kami adalah menangani pasien, mendeteksi kemungkinan kasus susulan, lalu mengambil sampel makanan dan muntahan untuk diuji,” kata Basilius.
Menu MBG yang dikonsumsi para siswa saat kejadian antara lain nasi kuning, daun ubi tumis, ikan goreng tepung, tahu goreng, dan buah semangka.
Hingga hasil uji laboratorium diumumkan, Dinas Kesehatan TTU meminta masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil resmi guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar