Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Saat Berkendara Jarak Jauh Pengemudi Harus Tahu Ini? Waspada!

Saat Berkendara Jarak Jauh Pengemudi Harus Tahu Ini? Waspada!

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM– Microsleep bisa menyerang siapa saja saat mengemudi, khususnya saat perjalanan jauh di musim Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Apa itu Microsleep? Berbahayakah.

Dilansir kompas.com, Microsleep merupakan fenomena kelelahan yang terjadi pada manusia karena aktivitas monoton seperti mengemudi dalam waktu lama.

Ketika pengemudi kena microsleep dalam tiga detik, sementara mobil melaju dengan kecepatan 100 Km per jam, maka sama saja mobil tersebut meluncur tanpa kendali hingga 80 meteran.

Marcell Kurniawan, Training Director Real Driving Centre (RDC) mengatakan kesalahan fatal pengemudi yang kerap dilakukan setidaknya ada empat, dilihat dari berbagai sisi.

“Kebanyakan pengendara tak berpikir panjang, tak ada antisipasi, sehingga ini sangat berisiko, seharusnya perilaku yang tepat, pengemudi selalu membangun kebiasaan untuk dapat mengidentifikasi, mengantisipasi dan menghindari setiap potensi bahaya,” ucap Marcell, Rabu (17/12/2025).

Pastikan kondisi pengemudi sehat dan fit untuk mengemudi, baik secara fisik dan mental. Kondisi ini harus terus dijaga dari awal perjalanan sampai akhir, termasuk tidak kelelahan.

“Caranya, pastikan ada tandem pengemudi, agar dapat gantian saat sudah lelah, tidak memaksakan diri, tidur cukup dan istirahat setiap 2 jam sekali selama dalam perjalanan,” ucap Marcell.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan kondisi microsleep tidak terjadi secara tiba-tiba, tapi melalui beberapa tahapan terlebih dahulu.

“Ada fase-fasenya. di tiga jam atau empat jam pertama, dia (pengemudi) sudah mulai letih. Pada suatu titik mulai super letih, ngantuk berat. Nah, di fase itulah si pengemudi terkena microsleep,” kata Sony.

Sony mengatakan, kondisi-kondisi seperti duduk diam dalam waktu lama, bisa memperparah dan mempercepat microsleep. Sehingga bisa dikatakan otak sebenarnya sudah tidak bisa merespon dengan baik.

Menurut Sony, ada hal yang membedakan antara perasaan mengantuk dengan microsleep. Saat mengantuk, pengemudi akan merasakan reaksi mereka melambat.

“Jika mengantuk, yang tidur adalah matanya. Tapi microsleep yang tidur adalah otaknya,” ucap Sony.
Jadi, untuk menghindari kena microsleep, pengemudi harus mengatur jam istirahat selama perjalanan dan tidak memaksakan diri.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kompas

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Makanan Terbaik yang Cocok Dimakan Bersama Telur, Bikin Nutrisi Makin Maksimal

    5 Makanan Terbaik yang Cocok Dimakan Bersama Telur, Bikin Nutrisi Makin Maksimal

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Telur dikenal sebagai salah satu sumber protein alami terbaik yang mudah diolah dan harganya terjangkau. Satu butir telur besar mengandung sekitar 6–7 gram protein berkualitas tinggi, lengkap dengan vitamin D, kolin, serta antioksidan yang baik untuk kesehatan otak, otot, dan mata. Namun, manfaat telur bisa lebih maksimal jika dikombinasikan dengan makanan yang tepat. […]

  • Perak Anjlok Rp1.600, Peluang Cuan Terbuka Lebar

    Perak Anjlok Rp1.600, Peluang Cuan Terbuka Lebar

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar segar bagi warga Jambi yang ingin mulai bisnis perak atau menambah koleksi perak. Saat ini harga perak Antam turun cukup dalam, membuka peluang emas untuk mendapatkannya lebih murah. Dikutip Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, Rabu (10/6/2026), harga perak Antam terkoreksi signifikan sebesar Rp1.600 menjadi Rp44.050 per gram. Dengan harga yang jauh lebih […]

  • KPK Ungkap 8 Potensi Korupsi Program MBG 2026, Anggaran Naik Tajam hingga Rp171 Triliun

    KPK Ungkap 8 Potensi Korupsi Program MBG 2026, Anggaran Naik Tajam hingga Rp171 Triliun

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi celah korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring lonjakan anggaran yang signifikan pada 2026. Dalam laporan tahunan Direktorat Monitoring KPK 2025, anggaran program MBG tercatat meningkat dari Rp71 triliun pada 2025 menjadi Rp171 triliun pada 2026. Kenaikan ini dinilai belum diimbangi dengan sistem tata […]

  • Inilah Jalur Alternatif Jambi-Palembang Saat Terjadi Macet Parah

    Inilah Jalur Alternatif Jambi-Palembang Saat Terjadi Macet Parah

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kemacetan panjang masih terjadi di ruas Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Jambi dan Palembang. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga puluhan kilometer sejak Minggu (28/6/2026) malam dan masih berdampak pada arus lalu lintas pada Senin (29/6/2026). Kemacetan terjadi di sejumlah titik, mulai dari kawasan Pangkalan Balai, Betung, Sekayu, hingga beberapa ruas jalan […]

  • Pengangguran RI Turun Jadi 7,22 Juta Orang per Mei 2026

    Pengangguran RI Turun Jadi 7,22 Juta Orang per Mei 2026

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jumlah pengangguran di Indonesia menurun pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran mencapai 7,22 juta orang, turun sekitar 24.000 orang dibandingkan Februari 2026. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, mengatakan penurunan tersebut terjadi di tengah bertambahnya jumlah angkatan kerja nasional. “Angkatan kerja yang tidak terserap pasar […]

  • Kota Jambi Memimpin Perolehan Medali Kejurprov Catur 2025, Tanjabbar Mengintai

    Kota Jambi Memimpin Perolehan Medali Kejurprov Catur 2025, Tanjabbar Mengintai

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kejuaraan Provinsi atau Kejurprov Catur 2025 di Tanjung Jabung Barat telah memasuki hari keempat. Persaingan untuk menjadi juara umum masih sangat ketat. Berdasarkan hasil sementara, Kota Jambi memimpin perolehan medali dengan 6 emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Sementara itu, tuan rumah Tanjung Jabung Barat berada di posisi kedua dengan 5 emas, 4 […]

expand_less