Breaking News
light_mode
Beranda » Otobiz » Ternyata Ini Dampak Telat Ganti Oli di Mobil Listrik

Ternyata Ini Dampak Telat Ganti Oli di Mobil Listrik

  • account_circle -
  • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Berbeda dengan mobil bensin atau diesel, mobil listrik tetap memiliki oli untuk motor listrik dan reduction gear. Jika oli ini telat diganti, risikonya cukup serius karena komponen EV bekerja pada putaran dan torsi yang sangat tinggi.

Mobil listrik memakai reduction gear untuk menurunkan putaran motor listrik yang tinggi. Sehingga, dihasilkan rasio putaran lebih rendah namun memiliki torsi lebih besar.

Wahyu Tri, Service Advisor Chery Solo mengatakan motor pada mobil listrik sebagai pusat dapur pacu, yang mampu berputar dalam kecepatan tinggi sehingga membutuhkan pelumasan.

“Oli pada motor listrik atau gear reduction harus diganti sesuai dengan rekomendasi pabrikan, atau buku servis, masing-masing model bisa berbeda, sebagai contoh Chery J6 tiap 2 tahun atau 30.000 Km harus ganti oli,” ucap Wahyu dikutip Kompas.Com, Jumat (28/11/2025).

Sama dengan pelumas pada umumnya, kualitas oli bisa menurun seiring pemakaian. Artinya, kemampuan oli dalam melindungi komponen bisa menurun sehingga berpeluang membuat kerusakan.

“Saat ini sih belum ada kasus komponen rusak karena telat ganti oli pada mobil listrik, hanya saja saran dari pabrikan tersebut sebaiknya tidak diabaikan,” ucap Wahyu.

Instruktur Nasmoco Solo Baru, Muchlis, mengatakan setiap komponen yang membutuhkan pelumasan harus mengganti oli secara teratur.

“Kualitas oli pasti akan menurun seiring pemakaian karena mengalami panas, bersirkulasi terus, dan adanya sisa gesekan kedua komponen yang saling bertautan,” ucapnya.

Dampak telat mengganti oli pada mobil listrik bisa beragam berdasarkan teori yang berlaku. Seperti permukaan kedua komponen mudah tergerus, timbul suara dengung atau putaran motor jadi lebih kasar, dan ada potensi gear rusak.

Robertus Danang Wiratmoko, Product Communication Manager Wuling Motors, mengatakan selain sebagai pelumas oli pada mobil listrik juga berperan menjaga suhu komponen tidak berlebihan.

“Pelumasan yang jelek bisa membuat gear reduction overheating, panas berlebih ini bisa membuat komponen lebih cepat rusak,” ucap Danang.

Pelumasan yang buruk dapat meningkatkan gesekan, sehingga kerja motor jadi lebih berat dan menambah beban konsumsi listrik. Meski angkanya kecil, perbedaan jarak tempuh bisa saja terjadi ketika pelumasan jelek. Kesimpulannya, oli pada mobil listrik wajib diganti tepat waktu sebagai upaya menjaga komponen tetap awet dan prima.(*)

 

  • Penulis: -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopdes Merah Putih Kini Bisa Akses Kredit Himbara Rp240 Triliun, Dijamin Pemerintah

    Kopdes Merah Putih Kini Bisa Akses Kredit Himbara Rp240 Triliun, Dijamin Pemerintah

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) kini bisa mengakses pembiayaan dari himpunan bank milik negara (Himbara) dengan total dana mencapai Rp240 triliun. Dana jumbo ini disiapkan untuk memperkuat permodalan koperasi dan pembangunan fisik di desa-desa. Purbaya mengatakan, besaran dana yang bisa diserap bergantung pada kesiapan masing-masing […]

  • Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

    Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menyusul lonjakan harga yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Suspensi ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Selasa (25/11/2025), sebagaimana mengacu pada Pengumuman Bursa Peng-SPT-00366/BEI.WAS/11-2025. Langkah penghentian sementara tersebut dilakukan sebagai bagian dari mekanisme cooling down untuk […]

  • Komisi IV DPR Minta Bulog Jangan Simpan Beras Lebih dari 6 Bulan, Jaga Kualitas untuk Konsumen

    Komisi IV DPR Minta Bulog Jangan Simpan Beras Lebih dari 6 Bulan, Jaga Kualitas untuk Konsumen

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi IV DPR RI meminta Perum Bulog memastikan stok beras di gudang tidak disimpan lebih dari enam bulan agar kualitas beras tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen. “Jangan menyimpan beras terlalu lama, apalagi lebih dari satu tahun. Paling lama enam bulan sudah harus berputar lagi,” kata Ketua Komisi IV DPR RI Titiek […]

  • Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tertekan pada pembukaan perdagangan Senin (8/12/2025). Rupiah dibuka diposisi Rp16.685 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 37,50 poin atau 0,23 persen dibanding penutupan yang berada di level Rp 16.648 per dolar AS. Di saat yang sama indeks dolar AS melemah 0,11% ke 98,88. Sementara itu, nilai tukar negara Asia […]

  • Tekanan Global Seret Pasar Kripto: Harga Bitcoin Jeblok!

    Tekanan Global Seret Pasar Kripto: Harga Bitcoin Jeblok!

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar kripto dan Harga Bitcoin  jeblok pada perdagangan Rabu (4/2/2026) pagi. Tekanan di pasar kripto berjalan seiring dengan pelemahan indeks-indeks saham Wall Street. Berdasarkan data Coinmarketcap dilansir Investor.id pukul 06.35 WIB, kapitalisasi pasar kripto global anjlok 3,29% menjadi US$ 2,56 triliun. Harga Bitcoin  terlihat jatuh 3,7% ke US$ 75.799 per koin atau sekitar […]

  • Rial Iran Anjlok ke Rekor Terendah, Tembus 1,5 Juta per Dolar AS

    Rial Iran Anjlok ke Rekor Terendah, Tembus 1,5 Juta per Dolar AS

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar mata uang Iran, rial, kembali tertekan dan jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah. Pada Kamis (29/1/2026), satu dolar Amerika Serikat (AS) tercatat setara dengan 1,5 juta rial, menandai krisis ekonomi yang kian memburuk di negara tersebut. Berdasarkan data situs pemantau valuta asing Bonbast.com, nilai rial telah kehilangan sekitar 5 persen hanya […]

expand_less