Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » DJP Akan Audit Coretax Usai Serah Terima dengan Vendor Korea Selatan pada 2026

DJP Akan Audit Coretax Usai Serah Terima dengan Vendor Korea Selatan pada 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyiapkan proses audit menyeluruh terhadap sistem perpajakan Coretax menjelang serah terima dari vendor asal Korea Selatan, LG CNS Qualysoft Consortium, yang dijadwalkan pada 2026. Saat ini, sistem tersebut tengah memasuki masa latency atau masa penjaminan.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menjelaskan bahwa masa latency merupakan periode jeda sebelum sistem berpindah dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Karena itu, sistem belum dapat dimodifikasi dan sedang diuji secara internal di lingkungan DJP.

“Sebelum nantinya kita akan serah terima Coretax dari vendor, sebetulnya di masa latensi ini, dites di dalam area pelayanan, area proses bisnis kami, itu kami akan melakukan clearing beberapa hal. Jadi akan ada audit deliverables, jadi ini sangat governance sekali, yang akan dilakukan oleh pihak independen,” ujar Bimo dalam Media Gathering di Kantor Wilayah DJP Bali, dikutip Rabu (26/11/2025).

Menurut Bimo, audit akan melibatkan pihak independen, yaitu perusahaan konsultan Deloitte, yang akan memeriksa seluruh deliverables sesuai kontrak antara pemerintah dan LG. Selain itu, DJP juga menunjuk lembaga independen lain dari kalangan akademisi untuk melakukan audit dari sisi teknologi informasi.

“Kalau tadi Deloitte mengaudit deliverables yang tercantum di dalam kontrak, akan ada lembaga independen lain, dari universitas kayaknya, itu yang akan mengaudit IT-nya, mulai minggu depan,” ujarnya.

Audit tersebut mencakup proses IT, rigiditas sistem, fleksibilitas, kualitas data, keamanan, hingga aspek kedaulatan sistem. Di samping itu, DJP juga akan meminta pendapat hukum sebagai bagian dari legal due diligence.

Bimo menambahkan bahwa DJP telah menyiapkan tim internal untuk memastikan perbaikan sistem ketika proses serah terima dilakukan pada 2026. Sejumlah algoritma pengembangan pun telah disiapkan.

“Jadi mudah-mudahan nanti pada saat sudah masuk ke kami, sudah kami kembangkan sendiri, akan lebih baik untuk proses bisnis internal kami, khususnya untuk pelayanan para wajib pajak,” ujarnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatat kinerja keuangan yang terus tumbuh positif pada semester I 2025. Emiten sektor energi terintegrasi ini membukukan pendapatan sebesar USD 127,6 juta, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat di segmen downstream serta kontribusi stabil dari segmen midstream, yang selama […]

  • Lawan Bulgaria, Timnas Indonesia Harus Tampil Berani

    Lawan Bulgaria, Timnas Indonesia Harus Tampil Berani

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Indonesia akan menghadapi ujian besar saat berduel melawan Timnas Bulgaria di final FIFA Series 2026. Laga pembuktian bagi skuad Garuda di bawah asuhan pelatih anyar John Herdman ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (30/03/2026) pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini menyajikan duel menarik antara dua tim dengan […]

  • 60 Penerbangan Internasional Dibatalkan Imbas Konflik di Timur Tengah

    60 Penerbangan Internasional Dibatalkan Imbas Konflik di Timur Tengah

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Eskalasi konflik di Timur Tengah pasca serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari 2026 lalu mulai berdampak signifikan pada operasional penerbangan internasional di Bandar Udara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. Pejabat Pengganti Sementara (Pgs) Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap mengungkapkan bahwa pada 28 Februari 2026 hingga […]

  • Gaji Karyawan 9 Sektor Naik 2025

    Gaji Karyawan 9 Sektor Naik 2025

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah buruh nasional tetap Rp 3,33 juta pada November 2025, sama dengan Agustus 2025. Meski demikian, terdapat sembilan sektor usaha yang memberikan gaji lebih tinggi dari rata-rata nasional. Upah tertinggi ada pada Informasi dan Komunikasi sebesar Rp 5,17 juta, diikuti Aktivitas Keuangan dan Asuransi Rp 4,97 juta, […]

  • 470 SPBU Australia Kehabisan BBM, Alarm Krisis Energi Kian Nyata

    470 SPBU Australia Kehabisan BBM, Alarm Krisis Energi Kian Nyata

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Krisis energi global mulai berdampak langsung. Sekitar 470 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Australia dilaporkan kehabisan stok, setidaknya untuk satu jenis bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah merespons dengan menyiapkan rapat darurat kabinet nasional. Perdana Menteri Anthony Albanese dijadwalkan kembali menggelar pertemuan dengan para pemimpin negara bagian dan teritori untuk memperkuat koordinasi […]

  • Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

    Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipastikan tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pembiayaan pengadaan kendaraan operasional tersebut bersumber dari pinjaman perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). “Jadi Kopdes Merah Putih meminjam […]

expand_less