Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Setoran Freeport ke Kas Negara Terselamatkan Naiknya Harga Emas-Tembaga

Setoran Freeport ke Kas Negara Terselamatkan Naiknya Harga Emas-Tembaga

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) menghadapi penurunan signifikan pada produksi tembaga dan emas sepanjang 2025 akibat dua insiden besar di fasilitas smelter Gresik dan tambang Grasberg Block Cave. Meski demikian, setoran kepada negara diperkirakan tetap meningkat seiring lonjakan harga emas dan tembaga di pasar global.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan volume penjualan tembaga tahun ini diproyeksikan hanya mencapai 537.000 ton, atau sekitar 70 persen dari target rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) sebesar 770.000 ton.

“Sampai dengan saat ini sudah sekitar 470.000 ton yang kita produksi,” ujar Tony dalam rapat dengar pendapat di Komisi VI DPR RI, Senin (24/11/2025).

Turunnya produksi dipicu insiden kebakaran pada Oktober 2024 di fasilitas smelter baru Freeport di Gresik, Jawa Timur. Kebakaran terjadi pada pabrik asam sulfat, area penting dalam proses peleburan tembaga. Insiden itu membuat operasional smelter dihentikan sementara.

Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan kerusakan terjadi pada seluruh komponen material WESP hingga tidak dapat dioperasikan.

“Dan fakta lain, di mana terdapat indikasi adanya hotspot dan gangguan teknis pada alat sebelum pemadaman terjadi,” kata Tri dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR, Rabu (19/2/2025).

Tony mengatakan estimasi total kerusakan yang timbul mencapai US$130 juta atau sekitar Rp2,12 triliun.

“Sepenuhnya ditanggung pihak asuransi dan surat asuransi sudah diterbitkan Desember [2024] lalu sudah kami sampaikan ke pemerintah melalui Kementerian ESDM,” ujar Tony.

Selain kebakaran smelter, Freeport juga menghadapi insiden luncuran material basah (longsor) di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave pada September 2025. Area tambang berkapasitas 150.000 ton bijih per hari tersebut hingga kini masih ditutup.

Pencarian korban berlangsung lebih dari tiga minggu.

“Dengan penemuan ini, seluruh 7 rekan kerja kami yang terdampak insiden pada 8 September 2025 telah ditemukan dan proses penyelamatan dinyatakan selesai,” demikian keterangan resmi Freeport, Senin (6/10/2025).

Selama penutupan area, perusahaan mengandalkan dua tambang lain—DMLZ dan Big Gosan—yang memiliki kapasitas lebih kecil, hanya sekitar 70.000 ton per hari.

Meski produksi merosot, dampak finansial tidak sedalam perkiraan karena terjadi lonjakan harga konsentrat tembaga dan emas. Tony menjelaskan proyeksi harga tembaga dalam RKAB adalah US$3,75 per pound, sementara realisasi hingga November 2025 tercatat US$4,46.

“Sehingga proyeksi pencapaian penjualan tembaga itu walaupun produksinya turun tapi pendapatannya naik, [harga tembaga] 19% lebih tinggi daripada rencana,” ujar Tony.

Produksi emas pun diperkirakan hanya 33 ton, atau 50 persen dari target RKAB sebesar 67 ton. Namun harga emas melonjak dari US$1.900 menjadi US$3.426 per ounce.

Dengan tren kenaikan harga tersebut, penerimaan negara dari Freeport diproyeksikan mencapai US$4,1 miliar, atau sekitar 117 persen dari target RKAB 2025.

“Untuk penerimaan negara proyeksi pendapatan negara sampai akhir tahun 2025 ini bisa US$4,1 miliar,” kata Tony.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Ambruk! Turun Tajam Rp2.350 per Gram Hari Ini

    Harga Perak Antam Ambruk! Turun Tajam Rp2.350 per Gram Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni yang dipasarkan Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan Rabu (20/5/2026). Pelemahan ini membuat harga perak terkoreksi cukup dalam dibandingkan perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data terbaru Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, perak murni Antam tercatat anjlok sebesar Rp2.350 per gram. Setelah mengalami penurunan, harga perak kini berada di level Rp48.650 per gram. […]

  • Dirjen Pajak: Coretax Jadi Fondasi Utama Pendapatan Negara

    Dirjen Pajak: Coretax Jadi Fondasi Utama Pendapatan Negara

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bimo Wijayanto, menegaskan bahwa Sistem Inti Administrasi Perpajakan atau Coretax menjadi tulang punggung penerimaan negara, khususnya dari sektor pajak. Hal tersebut disampaikan Bimo seiring upaya pemerintah membenahi sistem perpajakan nasional secara menyeluruh dan berkelanjutan. Menurut Bimo, sistem perpajakan di Indonesia menganut prinsip self assessment, di mana wajib pajak […]

  • Kiprah Hans Patuwo yang Bakal Jadi CEO GOTO, Pernah di Sinarmas Group

    Kiprah Hans Patuwo yang Bakal Jadi CEO GOTO, Pernah di Sinarmas Group

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyebut nama Hans Patuwo dalam keterangan pengunduran diri Sugito Walujo sebagai CEO GOTO, Senin (24/11). Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen GOTO menyampaikan bahwa sejumlah anggota Direksi dan Komisaris mengajukan pengunduran diri pada 24 November 2025, termasuk Direktur Utama Sugito Walujo. “Bapak Sugito Walujo […]

  • Dwita Ria Gunadi: Apresiasi Respons Cepat Kementan Jaga Stabilitas Harga Daging Sapi

    Dwita Ria Gunadi: Apresiasi Respons Cepat Kementan Jaga Stabilitas Harga Daging Sapi

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi IV DPR RI Dwita Ria Gunadi menyatakan dukungannya terhadap langkah cepat Kementerian Pertanian dalam menjaga stabilitas harga daging sapi di pasaran, menyusul sempat terjadinya gejolak akibat aksi mogok pedagang. Menurut Dwita, kehadiran pemerintah melalui kebijakan yang responsif berhasil meredam potensi gangguan distribusi sekaligus melindungi daya beli masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadhan […]

  • Laba PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Melonjak 37,15% di Kuartal I 2026 Meski Penjualan Turun

    Laba PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Melonjak 37,15% di Kuartal I 2026 Meski Penjualan Turun

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Mayora Indah Tbk mencatat lonjakan laba bersih pada kuartal I 2026 di tengah penurunan penjualan. Perusahaan makanan dan minuman ini berhasil membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 945,58 miliar, naik 37,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 689,43 miliar. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Selasa, […]

  • Surga Rasa di Tanah Jambi! Kuliner Lokal Ini Siap Bikin Lidah Ketagihan

    Surga Rasa di Tanah Jambi! Kuliner Lokal Ini Siap Bikin Lidah Ketagihan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bicara soal kuliner, Jambi memang tak pernah kehabisan kejutan. Dari sajian berbahan ikan segar hingga olahan daging dengan bumbu pekat, semuanya hadir dengan cita rasa khas yang sulit dilupakan. Kekayaan kuliner Jambi lahir dari perpaduan rempah tradisional dan kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun. Tak heran, setiap hidangan punya karakter kuat—gurih, pedas, hingga asam […]

expand_less