Jumat, 1 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bos BGN Tegaskan Status Ahli Gizi di Program MBG Usai Pernyataan Cucun Viral

Bos BGN Tegaskan Status Ahli Gizi di Program MBG Usai Pernyataan Cucun Viral

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 18 Nov 2025

JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya angkat suara terkait status ahli gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah pernyataan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal viral dan menuai kritik. Cucun sebelumnya menyebut MBG tidak memerlukan ahli gizi, melainkan cukup pengawas gizi yang bisa direkrut dari lulusan SMA dan diberi pelatihan selama tiga bulan. Pernyataan itu memicu kontroversi luas, terutama di kalangan tenaga gizi.

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan profesi yang menjadi tonggak utama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG tetap minimal bergelar sarjana. Ia mengakui saat ini jumlah sarjana gizi belum mencukupi kebutuhan program MBG yang terus berkembang.

“Prioritas pertama di tahap awal adalah sarjana gizi, tetapi kita tahu bahwa produksi sarjana gizi itu terbatas, sementara program ini terus berjalan. Jadi, ketika terjadi kelangkaan sarjana gizi, BGN harus mencari jalan keluar,” kata Dadan, Senin (17/11) dikutip Antara.

Untuk mengisi kekurangan tersebut, BGN membuka peluang bagi lulusan dari bidang yang relevan dengan pengetahuan gizi, seperti kesehatan masyarakat atau teknologi pangan.

“Program ini dirancang dengan tidak menetapkan menu standar nasional. Oleh karena itu di setiap SPPG, harus ada orang yang paham tentang gizi. Kalau bukan sarjana gizi, misalnya sarjana kesehatan masyarakat, itu kan pasti ada pelajaran gizi di dalamnya. Teknologi pangan, itu kan ada pengetahuan gizi di dalamnya,” ujarnya.

Pernyataan Cucun sebelumnya ramai dikecam setelah ia memotong penjelasan seorang peserta forum dalam kegiatan Konsolidasi SPPG di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Peserta itu meminta agar istilah ‘ahli gizi’ tidak digunakan jika tenaga yang direkrut berasal dari non-gizi.

Cucun kemudian meminta maaf dan mengklarifikasi bahwa usulan perubahan istilah ‘ahli gizi’ menjadi ‘quality control’ atau ‘Pengawas Makanan Bergizi’ masih hanya sebatas wacana. Ia menegaskan belum ada keputusan apa pun.

“Usulan perubahan dari ‘ahli gizi’ menjadi ‘quality control’ atau ‘Pengawas Makanan Bergizi’ masih sebatas wacana dan belum tentu diberlakukan,” ujarnya melalui akun Instagram Cucun Center, Senin (17/11).

Cucun juga menggelar pertemuan dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) dan BGN di kompleks parlemen. Ia menyebut pemerintah dan DPR sepakat untuk tetap mengoptimalkan profesi ahli gizi dalam program MBG.

“Tapi tadi saya sampaikan aspirasi di sini dengan BGN, maksimalkan yang ada profesinya adalah ahli gizi,” kata Cucun.

Ia menambahkan wacana perubahan nomenklatur itu muncul di rapat Komisi IX DPR sebagai opsi mengatasi kekurangan ahli gizi. Namun, ia menilai perubahan istilah justru berisiko menghilangkan peran profesi ahli gizi dan membuka ruang bagi tenaga yang tidak kompeten.

“Kita respons, kita akan bawa, kalau memang misalkan seperti ini, nanti justru profesinya yang akan tereliminir sama yang profesi-profesi lain,” tegasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasokan Properti Ritel Jakarta Stagnan di Kuartal III-2025, Okupansi Mal Turun Tipis ke 77,3%

    Pasokan Properti Ritel Jakarta Stagnan di Kuartal III-2025, Okupansi Mal Turun Tipis ke 77,3%

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bisnis properti ritel Jakarta masih lesu di kuartal III-2025. Berdasarkan laporan Cushman & Wakefield, tidak ada tambahan proyek baru yang menambah pasokan ruang ritel di ibu kota. Sementara itu, tingkat okupansi mal Jakarta tercatat turun tipis dibanding kuartal sebelumnya. Dalam laporan Jakarta All Sector MarketBeat Reports Q3 2025, total pasokan kumulatif properti ritel […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi, Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Naik

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi, Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Naik

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau cenderung stabil pada Selasa (13/1/2026). Meski demikian, sejumlah komoditas strategis tercatat mengalami kenaikan harga, terutama pada kelompok cabai rawit merah dan bawang putih. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit merah naik menjadi Rp50.000 per kilogram atau mengalami kenaikan […]

  • Harga Perak Antam Naik Drastis Menjadi Rp 29.889 per Gram

    Harga Perak Antam Naik Drastis Menjadi Rp 29.889 per Gram

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik drastis pada Kamis (13/11/2025). Perak Antam naik Rp 2.225 menjadi Rp 29.889 per gram. Kenaikan harga tersebut membuat Harga dasar perak Antam murni ikut terkerek, dengan berat 250 gram kini dipatok sebesar Rp 8.756.250, dengan harga yang termasuk PPN 11% menjadi Rp 9.719.438. […]

  • Harga Perak Nyaris Tembus Rp70.000 per Gram

    Harga Perak Nyaris Tembus Rp70.000 per Gram

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni PT Antam kembali melonjak. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini, Rabu (28/1/2026), naik kencang Rp 2.700 ke level Rp 69.450 per gram. Harga perak Antam semakin mendekati level Rp 70.000 per gram. Untuk harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 17.762.500, […]

  • Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

    Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program hilirisasi dan industrialisasi yang digenjot pemerintah dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pembukaan lapangan kerja di Indonesia. Padahal, proyek hilirisasi yang berjalan saat ini didukung investasi jumbo, terutama dari sektor mineral dan batu bara. Pemerintah menargetkan penyelesaian prastudi kelayakan 18 proyek hilirisasi dengan nilai investasi mendekati Rp600 triliun pada 2025. Komitmen ini […]

  • Bea Keluar Batu Bara Segera Berlaku 1 April 2026, Pemerintah Bidik Tambahan Rp19,3 Triliun untuk APBN

    Bea Keluar Batu Bara Segera Berlaku 1 April 2026, Pemerintah Bidik Tambahan Rp19,3 Triliun untuk APBN

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah berencana menerapkan kebijakan bea keluar atas ekspor komoditas batu bara mulai 1 April 2026 guna mendongkrak penerimaan negara. Kebijakan ini diproyeksikan mampu menambah kas negara hingga Rp19,3 triliun, sekaligus menjadi bantalan fiskal di tengah tekanan kenaikan harga minyak global terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan […]

expand_less