AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Jum, 14 Nov 2025
- comment 0 komentar

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menghadiri pertemuan bilateral di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, DC, Amerika Serikat, Senin (25/8/2025). Foto: Mandel Ngan / AFP
JAMBISNIS.COM – Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan resmi merilis rincian kesepakatan dagang besar senilai USD 350 miliar pada Jumat (14/11). Kesepakatan ini mencakup investasi raksasa Korea Selatan di AS, pemangkasan tarif impor, hingga kolaborasi strategis di sektor pertahanan, energi nuklir, dan kecerdasan buatan.
Kesepakatan tersebut diumumkan setelah pertemuan Oktober lalu antara Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Presiden AS Donald Trump. Salah satu hal paling krusial yang disetujui adalah pemangkasan tarif impor AS atas produk-produk Korea Selatan, terutama mobil dan semikonduktor—dua sektor ekspor terbesar Negeri Ginseng.
Presiden Lee menyebut tercapainya kesepakatan ini sebagai “lonjakan penting” bagi ekonomi dan keamanan Korea Selatan.
“Persaingan yang baik membutuhkan mitra yang baik pula. Keputusan rasional Presiden Trump sangat berperan dalam tercapainya kesepakatan ini,” ujarnya, dikutip dari Reuters.
Gedung Putih merilis lembar fakta yang menyebut total komitmen investasi Korea Selatan mencapai USD 350 miliar, terdiri dari:
- USD 150 miliar untuk sektor perkapalan AS
- USD 200 miliar investasi tambahan di berbagai industri lain
Investasi tunai USD 200 miliar tersebut akan dicicil tidak lebih dari USD 20 miliar per tahun agar tidak mengguncang nilai tukar won. Jika pasar menunjukkan tanda ketidakstabilan, Korea Selatan diberi ruang untuk menyesuaikan jadwal pendanaan.
Dalam perjanjian ini, AS menyetujui pemotongan tarif impor atas berbagai produk:
- Tarif mobil dan suku cadang dari 25 persen turun menjadi 15 persen, sejajar dengan tarif untuk Jepang
- Produk kayu dan farmasi dikenakan tarif maksimal 15 persen
- Komponen pesawat dan obat generik bebas tarif
- Semikonduktor mendapatkan perlakuan “tidak kurang menguntungkan dibandingkan Taiwan”
Kesepakatan ini menjadi angin segar bagi industri otomotif dan chip Korea Selatan yang sebelumnya khawatir menjadi target tarif tinggi era Trump. Salah satu poin terbesar yang menarik perhatian adalah persetujuan AS terhadap pembangunan kapal selam bertenaga nuklir oleh Korea Selatan. AS disebutkan akan membantu penyediaan bahan bakar nuklir.
Pemerintah Korea Selatan juga memperluas kerja sama dengan AS di bidang:
- Kecerdasan buatan (AI)
- Energi nuklir sipil
- Industri perkapalan strategis
Penasihat keamanan nasional Korea Selatan mengatakan pembahasan kapal selam bertenaga nuklir dilakukan dengan premis bahwa pembangunannya akan dilakukan di Korea Selatan.
Para analis menilai langkah ini memperkuat kemampuan pertahanan Seoul dalam menghadapi ancaman Korea Utara, meski akan meningkatkan beban biaya pertahanan negara.
Investasi raksasa USD 350 miliar berpotensi memengaruhi pasar valuta asing Korea Selatan. Karena itu, Washington menyetujui permintaan Seoul agar:
- Investasi tunai diberikan secara bertahap
- Korea Selatan boleh meminta penyesuaian bila pasar tidak stabil
- Korea Selatan mencoba memperoleh dolar AS tanpa masuk ke pasar valuta secara agresif
- Kedua negara menegaskan komitmen bahwa pendanaan tidak boleh memicu gejolak pasar keuangan.
Rincian Kesepakatan Dagang AS–Korsel
1. Perdagangan
- Tarif mobil Korea Selatan menjadi 15 persen, berlaku mundur ke 1 November.
- Komponen pesawat terbang & obat generik bebas tarif.
- Semikonduktor mendapatkan perlakuan terbaik secara kompetitif.
- Korea Gas menandatangani kontrak pembelian 3,3 juta metrik ton LNG AS per tahun.
- Kedua negara bekerja sama menghapus hambatan non-tarif di sektor pertanian, digital, dan data lintas negara.
2. Investasi
- USD 200 miliar tunai dicicil maksimal USD 20 miliar per tahun.
- USD 150 miliar untuk proyek perkapalan dan pendanaan swasta.
- Korea Selatan boleh meminta penyesuaian mekanisme pendanaan bila menimbulkan ketidakstabilan.
3. Penggalangan Dana
- Keuntungan proyek dibagi merata sebelum modal dipulihkan.
- Pendanaan berasal dari pendapatan aset luar negeri, bunga, dan dividen.
- Korea Selatan tidak perlu menerbitkan obligasi domestik, namun bisa mencari pendanaan global.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar