Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya

AS–Korsel Sepakati Perjanjian Dagang USD 350 Miliar, Ini Rincian Lengkapnya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan resmi merilis rincian kesepakatan dagang besar senilai USD 350 miliar pada Jumat (14/11). Kesepakatan ini mencakup investasi raksasa Korea Selatan di AS, pemangkasan tarif impor, hingga kolaborasi strategis di sektor pertahanan, energi nuklir, dan kecerdasan buatan.

Kesepakatan tersebut diumumkan setelah pertemuan Oktober lalu antara Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Presiden AS Donald Trump. Salah satu hal paling krusial yang disetujui adalah pemangkasan tarif impor AS atas produk-produk Korea Selatan, terutama mobil dan semikonduktor—dua sektor ekspor terbesar Negeri Ginseng.

Presiden Lee menyebut tercapainya kesepakatan ini sebagai “lonjakan penting” bagi ekonomi dan keamanan Korea Selatan.
“Persaingan yang baik membutuhkan mitra yang baik pula. Keputusan rasional Presiden Trump sangat berperan dalam tercapainya kesepakatan ini,” ujarnya, dikutip dari Reuters.

Gedung Putih merilis lembar fakta yang menyebut total komitmen investasi Korea Selatan mencapai USD 350 miliar, terdiri dari:

  • USD 150 miliar untuk sektor perkapalan AS
  • USD 200 miliar investasi tambahan di berbagai industri lain

Investasi tunai USD 200 miliar tersebut akan dicicil tidak lebih dari USD 20 miliar per tahun agar tidak mengguncang nilai tukar won. Jika pasar menunjukkan tanda ketidakstabilan, Korea Selatan diberi ruang untuk menyesuaikan jadwal pendanaan.

Dalam perjanjian ini, AS menyetujui pemotongan tarif impor atas berbagai produk:

  • Tarif mobil dan suku cadang dari 25 persen turun menjadi 15 persen, sejajar dengan tarif untuk Jepang
  • Produk kayu dan farmasi dikenakan tarif maksimal 15 persen
  • Komponen pesawat dan obat generik bebas tarif
  • Semikonduktor mendapatkan perlakuan “tidak kurang menguntungkan dibandingkan Taiwan”

Kesepakatan ini menjadi angin segar bagi industri otomotif dan chip Korea Selatan yang sebelumnya khawatir menjadi target tarif tinggi era Trump. Salah satu poin terbesar yang menarik perhatian adalah persetujuan AS terhadap pembangunan kapal selam bertenaga nuklir oleh Korea Selatan. AS disebutkan akan membantu penyediaan bahan bakar nuklir.

Pemerintah Korea Selatan juga memperluas kerja sama dengan AS di bidang:

  • Kecerdasan buatan (AI)
  • Energi nuklir sipil
  • Industri perkapalan strategis

Penasihat keamanan nasional Korea Selatan mengatakan pembahasan kapal selam bertenaga nuklir dilakukan dengan premis bahwa pembangunannya akan dilakukan di Korea Selatan.

Para analis menilai langkah ini memperkuat kemampuan pertahanan Seoul dalam menghadapi ancaman Korea Utara, meski akan meningkatkan beban biaya pertahanan negara.

Investasi raksasa USD 350 miliar berpotensi memengaruhi pasar valuta asing Korea Selatan. Karena itu, Washington menyetujui permintaan Seoul agar:

  • Investasi tunai diberikan secara bertahap
  • Korea Selatan boleh meminta penyesuaian bila pasar tidak stabil
  • Korea Selatan mencoba memperoleh dolar AS tanpa masuk ke pasar valuta secara agresif
  • Kedua negara menegaskan komitmen bahwa pendanaan tidak boleh memicu gejolak pasar keuangan.

Rincian Kesepakatan Dagang AS–Korsel
1. Perdagangan

  • Tarif mobil Korea Selatan menjadi 15 persen, berlaku mundur ke 1 November.
  • Komponen pesawat terbang & obat generik bebas tarif.
  • Semikonduktor mendapatkan perlakuan terbaik secara kompetitif.
  • Korea Gas menandatangani kontrak pembelian 3,3 juta metrik ton LNG AS per tahun.
  • Kedua negara bekerja sama menghapus hambatan non-tarif di sektor pertanian, digital, dan data lintas negara.

2. Investasi

  • USD 200 miliar tunai dicicil maksimal USD 20 miliar per tahun.
  • USD 150 miliar untuk proyek perkapalan dan pendanaan swasta.
  • Korea Selatan boleh meminta penyesuaian mekanisme pendanaan bila menimbulkan ketidakstabilan.

3. Penggalangan Dana

  • Keuntungan proyek dibagi merata sebelum modal dipulihkan.
  • Pendanaan berasal dari pendapatan aset luar negeri, bunga, dan dividen.
  • Korea Selatan tidak perlu menerbitkan obligasi domestik, namun bisa mencari pendanaan global.
  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Apkasi Soroti Pemangkasan Anggaran Daerah, Sebut Pemerintah Alami Resentralisasi Fiskal

    Ketua Apkasi Soroti Pemangkasan Anggaran Daerah, Sebut Pemerintah Alami Resentralisasi Fiskal

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bursah Zarnubi mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang memangkas anggaran transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan adanya gejala resentralisasi fiskal di Indonesia. Dalam rancangan APBN 2026, pagu TKD hanya mencapai Rp699 triliun, turun signifikan dari outlook 2025 sebesar Rp864 triliun. Padahal, […]

  • Perdagangan Hari Ini IHSG Menguat 43,67 poin ke Level 8.676

    Perdagangan Hari Ini IHSG Menguat 43,67 poin ke Level 8.676

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Senin (8/12/2025). IHSG menguat 43,67 poin atau 0,51% ke 8.676,08. Sebanyak 367 saham naik, 86 saham turun dan 217 saham stagnan. 10 indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor teknologi yang naik 1,37%, sektor keuangan naik 1,17% […]

  • ITDC Terapkan Lampu Pintar Hemat Listrik untuk Pariwisata Berkelanjutan di Nusa Dua

    ITDC Terapkan Lampu Pintar Hemat Listrik untuk Pariwisata Berkelanjutan di Nusa Dua

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) melakukan efisiensi konsumsi listrik melalui sistem pencahayaan pintar untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Direktur Operasional ITDC, Troy Waroka, mengatakan upaya ini dimulai dari kawasan The Nusa Dua, Bali, dan akan diperluas ke kawasan lain di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). “Kami harus kreatif termasuk dalam […]

  • APBN dan APBD Biayai 8 Proyek Raksasa di Jambi, dari Tol hingga Bendungan

    APBN dan APBD Biayai 8 Proyek Raksasa di Jambi, dari Tol hingga Bendungan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah pusat dan daerah tengah mengakselerasi sejumlah proyek infrastruktur strategis di Provinsi Jambi. Tercatat ada delapan proyek besar yang kini menjadi perhatian, mulai dari jalur kereta api batu bara, jalan tol, hingga bendungan raksasa. Mengutip laporan TribunJambi, proyek-proyek ini dibiayai melalui kombinasi APBN dan APBD, dengan tujuan utama memperkuat konektivitas, menekan biaya logistik, […]

  • Emas Antam Ambruk Lagi! Kini Rp2,689 Juta per Gram

    Emas Antam Ambruk Lagi! Kini Rp2,689 Juta per Gram

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam anjlok lagi hari ini, Kamis (11/6/2026). Koreksi harga ini membuat emas Antam lebih murah dari hari sebelumnya. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun cukup dalam sebesar Rp24.000. Dengan penurunan tersebut, harga emas kini berada di level Rp2.689.000 per gram. Kondisi ini dinilai membuka […]

  • New Primavera & Sprint, Mesin Gede Harga Sama

    New Primavera & Sprint, Mesin Gede Harga Sama

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Piaggio Indonesia meluncurkan total lima model generasi terbaru dari skutik (skuter matik) andalannya Primavera dan Sprint. Bukan sekadar penyegaran atau facelift kosmetik, model terbaru yang terdiri dari Vespa Primavera, Vespa Primavera S, Vespa Sprint, Vespa Sprint S, dan Vespa Sprint Tech, tersebut mendapatkan mesin yang juga baru. Ditingkatkan menjadi 180 cc yang […]

expand_less