Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Produksi Batu Bara RI Diprediksi Turun 100 Juta Ton, Ini Penyebabnya

Produksi Batu Bara RI Diprediksi Turun 100 Juta Ton, Ini Penyebabnya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan produksi batu bara nasional pada 2025 bakal turun signifikan hingga mendekati 100 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini dipicu melemahnya permintaan dari negara tujuan ekspor utama seperti China dan India.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa produksi batu bara Indonesia hingga akhir 2025 diperkirakan hanya mencapai sekitar 750 juta ton. Jumlah tersebut jauh lebih rendah dari realisasi 2024 yang menembus 836 juta ton, sekaligus menjadi rekor tertinggi dalam sejarah produksi batu bara RI.

“Realisasi sampai akhir tahun diperkirakan sekitar 750-an juta ton. Jadi kalau dibandingkan dengan tahun kemarin, turun hampir 100 juta ton. Tahun kemarin kan paling tinggi 836 juta ton,” ujar Tri di Gedung DPR RI.

Menurut Tri, penurunan produksi ini terutama disebabkan merosotnya permintaan batu bara dari dua pasar utama Indonesia, yakni China dan India. Keduanya selama ini menyerap sebagian besar batu bara RI.

Meski demikian, ia menilai penurunan produksi tidak sepenuhnya negatif. Kebijakan pengendalian produksi justru dapat membantu menguatkan harga batu bara di tengah tekanan global.

“Setidaknya kita tidak mengeksploitasi sumber daya alam secara berlebihan. Dengan produksi yang lebih terkontrol, harga bisa tetap bagus,” jelasnya.

Pada 2024, Indonesia mencatat sejarah baru dengan produksi mencapai 836 juta ton, atau 117% dari target yang ditetapkan pemerintah sebesar 710 juta ton. Dari jumlah tersebut:

  • 555 juta ton diekspor
  • 233 juta ton digunakan untuk kebutuhan dalam negeri
  • 48 juta ton menjadi stok nasional

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyebut bahwa batu bara Indonesia memiliki pengaruh signifikan terhadap pasar global karena tingginya volume ekspor.

“Total pemakaian batu bara dunia sekitar 8 miliar–8,5 miliar ton, tetapi yang beredar di pasar hanya 1 miliar–1,5 miliar ton. Jadi batu bara kita berdampak sistemik jika ada pengetatan ekspor,” kata Bahlil.

Pada tahun 2023, produksi batu bara Indonesia berada di level 775 juta ton. Dari angka tersebut:

  • 518 juta ton diekspor
  • 213 juta ton untuk kebutuhan domestik
  • 44 juta ton menjadi stok

Kenaikan produksi dari 2023 ke 2024 mencapai 7,8%, menunjukkan peningkatan yang konsisten sebelum akhirnya diprediksi turun pada 2025.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Airlangga dan Ratu Maxima Sepakat Perkuat Data Digital untuk Tingkatkan Kesehatan Finansial RI

    Airlangga dan Ratu Maxima Sepakat Perkuat Data Digital untuk Tingkatkan Kesehatan Finansial RI

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Ratu Maxima dari Belanda selaku UNSGSA for Inclusive Finance for Development untuk membahas penguatan kesehatan finansial (financial health) di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, keduanya menekankan pentingnya integrasi dan koordinasi data nasional sebagai fondasi percepatan inklusi keuangan. Airlangga menegaskan bahwa penguatan sistem data menjadi prioritas pemerintah. […]

  • Menkop Ferry Juliantono Dukung IUP Dikelola Koperasi Desa Merah Putih untuk Sejahterakan Penambang Timah

    Menkop Ferry Juliantono Dukung IUP Dikelola Koperasi Desa Merah Putih untuk Sejahterakan Penambang Timah

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menyatakan dukungannya agar izin usaha pertambangan (IUP) dapat dikelola langsung oleh Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, terutama di wilayah penghasil timah seperti Bangka Belitung. Langkah ini diharapkan menjadi solusi atas polemik penertiban tambang ilegal serta membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat penambang. “Kami mendukung jika […]

  • Aset Sandra Dewi Belum Cukup Tutupi Uang Pengganti Harvey Moeis Rp420 Miliar

    Aset Sandra Dewi Belum Cukup Tutupi Uang Pengganti Harvey Moeis Rp420 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Total aset milik aktris Sandra Dewi yang disita Kejaksaan Agung disebut belum cukup menutupi uang pengganti sebesar Rp420 miliar yang dibebankan kepada suaminya, Harvey Moeis, dalam kasus korupsi tata niaga timah. Hal ini diungkapkan penyidik Kejaksaan Agung, Max Jefferson, saat bersaksi dalam sidang keberatan penyitaan aset di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (24/10/2025). […]

  • Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

    Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kekayaan kolektif 50 orang terkaya di Hong Kong melonjak ke level tertinggi sepanjang masa pada 2025. Total harta mereka mencapai 366 miliar dollar AS atau setara Rp 6.163 triliun, naik dari 301 miliar dollar AS pada tahun sebelumnya. Lonjakan kekayaan tersebut didorong oleh maraknya penawaran saham perdana (IPO) serta pemulihan sektor properti yang […]

  • Imbas Bencana Banjir, 20 Ribu Calon Jemaah Sumatra Terancam Batal Haji

    Imbas Bencana Banjir, 20 Ribu Calon Jemaah Sumatra Terancam Batal Haji

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) rapat bersama Komisi VIII DPR RI untuk membahas soal nasib calon jemaah haji yang terdampak banjir di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Dari tiga wilayah tersebut, serapan pelunasan masih belum optimal. Menurut Irfan, Jika ada calon jemaah terdampak bencana Sumatra yang belum bisa […]

  • Bisnis Sehat, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp8,9 Triliun

    Bisnis Sehat, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp8,9 Triliun

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan bisnis yang tetap sehat dengan laba bersih yang tumbuh sebesar 16,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp8,9 triliun hingga Februari 2026. Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini, mengatakan pertumbuhan laba ini seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat melalui Livin’ by […]

expand_less