Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menko Zulkifli Hasan Tinjau Pabrik Pupuk Kujang, Harga Pupuk Subsidi Turun hingga 20 Persen

Menko Zulkifli Hasan Tinjau Pabrik Pupuk Kujang, Harga Pupuk Subsidi Turun hingga 20 Persen

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau langsung pabrik milik PT Pupuk Kujang Cikampek, Kamis (6/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli memastikan proses produksi dan operasional pabrik bisa lebih efisien sehingga harga pupuk subsidi dapat turun hingga 20 persen.

“Saya hari ini berada di Pupuk Kujang yang dibangun tahun 1975, jadi sudah berusia 50 tahun,” ujar Zulkifli Hasan di lokasi.

Menurutnya, meski pabrik sudah berusia setengah abad, manajemen Pupuk Indonesia dinilai berhasil menjalankan skema baru yang lebih efisien.

Zulhas, sapaan akrabnya, mengapresiasi kinerja Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi yang mampu menerapkan kebijakan marked to market sehingga dana subsidi pupuk sebesar Rp 44 triliun untuk tahun 2025 bisa dimanfaatkan secara optimal. Dengan kebijakan tersebut, efisiensi produksi meningkat dan harga pupuk subsidi berhasil turun sekitar 20 persen.

“Pak Rahmad bagus, sekarang diambil kebijakan marked to market. Jadi subsidi kita Rp 44 triliun tetap, tapi bisa dipakai untuk membeli bahan baku dan kebutuhan operasional lainnya,” ungkap Zulhas.

Sebelumnya, Menko Bidang Pangan juga menegaskan bahwa stok pupuk subsidi di seluruh Indonesia masih mencukupi. Pemerintah bahkan meningkatkan kuota subsidi pupuk dari 4 juta ton menjadi 9,5 juta ton pada 2025.

“Kalau ada petani yang merasa kekurangan, silakan ajukan tambahan. Tapi jangan sampai yang tidak punya lahan ikut mengambil pupuk, itu makelar, tidak boleh,” tegas Zulhas saat menghadiri kegiatan di Jombang, 25 Oktober 2025.

Hingga awal November 2025, realisasi penyerapan pupuk subsidi nasional baru mencapai 6,3 juta ton dari total 9,5 juta ton yang disiapkan. Artinya, masih ada 3,2 juta ton pupuk bersubsidi yang belum ditebus oleh petani.

Zulkifli menilai langkah efisiensi di sektor pupuk menjadi bagian penting dari strategi menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan biaya produksi yang lebih rendah, harga jual pupuk subsidi dapat ditekan tanpa mengurangi kuantitas atau kualitasnya.

Pemerintah pun terus berkoordinasi dengan BUMN Pupuk Indonesia dan pemerintah daerah agar penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran serta tidak disalahgunakan oleh tengkulak atau makelar.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jambi Financial Expo 2025: OJK dan IJK Jambi Satukan Kekuatan Dorong Inklusi Keuangan Daerah

    Jambi Financial Expo 2025: OJK dan IJK Jambi Satukan Kekuatan Dorong Inklusi Keuangan Daerah

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Bersama seluruh Industri Jasa Keuangan (IJK) di wilayah Jambi sukses menggelar “Jambi Financial Expo (JFE) 2025”, sebuah ajang edukasi dan promosi keuangan terbesar di Provinsi Jambi tahun ini. Diselenggarakan selama dua hari, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025, dengan misi utama memperluas akses dan literasi masyarakat terhadap produk […]

  • Minyak Dunia Ambrol! Dari US1 Kini Terseret ke US

    Minyak Dunia Ambrol! Dari US$111 Kini Terseret ke US$92

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Jumat pagi (29/5/2026), memperpanjang tren penurunan tajam yang terjadi sepanjang pekan ini. Tekanan jual semakin kuat, menandai perubahan arah signifikan di pasar energi global. Berdasarkan data Refinitiv per pukul 09.35 WIB, harga minyak jenis Brent sebagai acuan global berada di level US$92,74 per barel, turun dari […]

  • Mengintip Harta Jajaran Direksi Bank Jambi, Dirut Tembus Rp10,17 Miliar

    Mengintip Harta Jajaran Direksi Bank Jambi, Dirut Tembus Rp10,17 Miliar

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mempublikasikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun pelaporan 2025 milik jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah (Bank) Jambi. Seluruh laporan yang disampaikan pada 26–29 Januari 2026 tersebut telah berstatus verifikasi administratif lengkap. Dari lima direksi yang melaporkan harta kekayaannya, Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menjadi […]

  • Kesepakatan Dagang Indonesia–AS Terancam Batal, Washington Klaim Jakarta Mundur dari Komitmen

    Kesepakatan Dagang Indonesia–AS Terancam Batal, Washington Klaim Jakarta Mundur dari Komitmen

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan berada di ambang kegagalan. Financial Times (FT) menyebut Washington menilai Jakarta mulai mundur dari beberapa komitmen yang sebelumnya telah disepakati dalam perundingan bilateral. FT mengutip pernyataan Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, yang menilai Indonesia melakukan backtracking atau menarik diri dari sejumlah hal yang menjadi […]

  • Rupiah Kembali Masuk Zona Merah, Melemah ke Rp17.685 per Dolar

    Rupiah Kembali Masuk Zona Merah, Melemah ke Rp17.685 per Dolar

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali bergerak melemah pada perdagangan Selasa pagi (19/5/2026). Mata uang Garuda turun 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp17.685 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.668 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi seiring penguatan indeks dolar AS yang kembali naik di pasar global. […]

  • Pertamina Temukan 724 Juta BOE Cadangan Migas Baru di Rokan, Terbesar dalam 10 Tahun

    Pertamina Temukan 724 Juta BOE Cadangan Migas Baru di Rokan, Terbesar dalam 10 Tahun

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) mencatat capaian besar pada 2025 setelah menemukan potensi cadangan migas non konvensional (MNK) sebesar 724 juta barrel oil equivalent (BOE) di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau. Temuan tersebut menjadi yang terbesar dalam satu dekade terakhir sekaligus memperkuat upaya peningkatan ketahanan energi nasional. Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menyampaikan bahwa […]

expand_less