Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menkeu Purbaya: Ekonomi China Masih Kuat, Tak Percaya Akan Hancur dalam Waktu Dekat

Menkeu Purbaya: Ekonomi China Masih Kuat, Tak Percaya Akan Hancur dalam Waktu Dekat

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya tidak percaya bahwa ekonomi China akan hancur dalam waktu dekat. Menurutnya, meski menunjukkan tanda-tanda perlambatan, fundamental ekonomi Negeri Tirai Bambu masih kuat dengan dukungan kebijakan pemerintah yang efektif.

Purbaya menyampaikan hal itu dalam Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Selasa (4/11/2025). Ia menilai, China masih memiliki kemampuan besar untuk menstabilkan perekonomian melalui kontrol pemerintah terhadap devisa dan suku bunga.

“Saya termasuk yang nggak percaya kalau China jatuh dalam waktu dekat. Bahkan kemarin saat gonjang-ganjing, mereka injek uang ratusan miliar dolar ke perekonomian. Jadi kelihatannya masih akan bagus,” ujar Purbaya.

Menurutnya, sistem ekonomi China yang terpusat justru memberi keunggulan karena pemerintah dapat dengan mudah menyalurkan stimulus ke sektor riil saat dibutuhkan. Hal ini terbukti ketika otoritas China mengucurkan dana besar untuk menahan gejolak pasar beberapa waktu lalu.

“China itu devisa di tangan mereka, bunga di tangan pemerintah. Jadi gampang saja kalau mau kasih stimulus. Selama ini indikasinya jelas, mereka cukup pandai,” tambahnya.

Selain membahas kondisi China, Menkeu Purbaya juga mengungkapkan pandangannya soal ekonomi global. Ia menilai, situasi ekonomi dunia tidak seburuk yang diperkirakan banyak pihak.

Mengutip proyeksi Bank Dunia (World Bank), Purbaya mengatakan pertumbuhan ekonomi global tahun 2025 diprediksi mencapai 2,3 persen, dan bahkan bisa meningkat menjadi 2,4 persen pada 2026. Ia menyebut, kondisi likuiditas di pasar global juga semakin longgar, memberikan peluang pertumbuhan bagi berbagai negara termasuk Indonesia.

“Global ternyata nggak sejelek yang diperkirakan banyak orang. Tahun 2025 masih tumbuh 2,3 persen, tahun depan bisa 2,4 persen, dan likuiditas pasar global juga longgar,” jelasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emas Antam Hari Ini Meroket Tajam Usai Terjun Bebas

    Emas Antam Hari Ini Meroket Tajam Usai Terjun Bebas

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam meroket tajam pada perdagangan Rabu, (4/2/2026) ini. Harga emas Antam naik Rp 102.000. Mengutip logammulia.com, harga emas Antam hari ini dipatok Rp Rp2.946.000,00 per gram. Sedangkan pada Selasa kemarin, harga emas Antam dibanderol Rp 2.844.000 per gram. Sementara itu, harga buyback emas Antam ikut naik menjadi Rp 86.000. Hari ini […]

  • Jerman Peringatkan Dampak Ekonomi Perang Iran Bisa Lebih Parah dari COVID-19

    Jerman Peringatkan Dampak Ekonomi Perang Iran Bisa Lebih Parah dari COVID-19

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kanselir Jerman, Friedrich Merz, memperingatkan bahwa eskalasi konflik Iran berpotensi menimbulkan dampak ekonomi besar bagi Eropa, bahkan lebih berat dibandingkan krisis saat pandemi COVID-19. Peringatan tersebut disampaikan Merz dalam konferensi pers bersama Presiden Suriah, Ahmed al Sharaa, di Berlin, Selasa (31/3/2026). Menurut Merz, jika konflik berkembang menjadi perang regional berskala besar, dampaknya dapat […]

  • Harga Perak Dunia Tertekan ke Level US,05 per Troy Ons

    Harga Perak Dunia Tertekan ke Level US$58,05 per Troy Ons

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak dunia mengalami pelemahan. Dikutip dari laman Kitco, Selasa (9/12/2025), harga perak melemah 0,5 persen ke level US$ 58,05 per troy ons. Harga perak hari ini melemah di tengah kehati-hatian investor menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve (The Fed), dan pernyataan Ketua Jerome Powell untuk mendapatkan petunjuk tentang kebijakan moneter AS di masa […]

  • Rupiah Bangkit, Dolar AS Kembali di Bawah Rp18.000

    Rupiah Bangkit, Dolar AS Kembali di Bawah Rp18.000

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berhasil bangkit pada pembukaan perdagangan Rabu (5/8/2026). Setelah sempat tertekan pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kini kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan ini membawa rupiah kembali berada di bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, rupiah dibuka menguat 55 poin atau 0,31 persen ke posisi […]

  • Harga Emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Kompak Melonjak

    Harga Emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Kompak Melonjak

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS yang ditawarkan di Pegadaian hari ini melonjak di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah dan kondisi ekonomi global. Berdasarkan data terbaru, Rabu (11/3/2026), emas Galeri 24 dijual dengan harga Rp3.083.000 per gram. Sementara itu, emas UBS dibanderol sebesar Rp3.106.000 per gram. Harga tersebut naik dari angka yang tertera di […]

  • Lindungi Petani, Izin 190 Kios Pupuk yang Langgar HET Dicabut

    Lindungi Petani, Izin 190 Kios Pupuk yang Langgar HET Dicabut

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan pencabutan izin terhadap 190 pengecer dan distributor pupuk yang terbukti tidak mematuhi aturan harga eceran tertinggi (HET) baru, yang turun 20 persen. “Para distributor, pengecer pupuk yang tidak mematuhi pengumuman pemerintah turun harga 20 persen, hari ini kita cabut izinnya, total 190 pengecer, distributor yang kita […]

expand_less