Gran Max Makin Laris! Penjualan Daihatsu Tumbuh di Atas 50 Persen, Ini Penyebabnya
- account_circle Darmanto Zebua
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

ILUSTRASI: Kendaraan komersial Daihatsu Gran Max.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Pasar kendaraan komersial di Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif. Daihatsu Gran Max mencatatkan kenaikan penjualan lebih dari 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya kebutuhan kendaraan operasional untuk mendukung aktivitas bisnis dan distribusi barang.
Pertumbuhan sejumlah sektor usaha, mulai dari perdagangan elektronik atau e-commerce, industri logistik, hingga program strategis pemerintah menjadi faktor yang ikut mendongkrak permintaan kendaraan niaga tersebut.
Budi Mahendra, Domestic Marketing & Corporate Communication Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan Gran Max mencatatkan pertumbuhan penjualan yang cukup signifikan sepanjang tahun ini.
“Bahkan, tahun ini juga sudah lebih dari 50 persen untuk peningkatan penjualan. Itu pasti ya karena MBG, atau program pemerintah lah gitu saya bilang ya,” ujar Budi belum lama ini.
Salah satu faktor yang memberikan kontribusi terhadap peningkatan permintaan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut membuka kebutuhan kendaraan operasional untuk mendukung distribusi makanan dan berbagai aktivitas pendukung lainnya.
Meningkatnya kebutuhan distribusi membuat kendaraan komersial seperti Gran Max memiliki peluang pasar yang semakin besar. Kendaraan niaga menjadi salah satu pilihan pelaku usaha untuk menunjang mobilitas barang maupun operasional bisnis.
Meski demikian, Budi menegaskan pertumbuhan penjualan Gran Max tidak hanya bergantung pada program pemerintah.
Menurutnya, perkembangan bisnis digital dan industri logistik juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kebutuhan kendaraan komersial.
“Cuman selain dari itu juga banyak sebenarnya yang lain nih, e-commerce yang tumbuh, logistik, itu juga banyak sebenarnya. Jadi, tidak hanya dari program pemerintah itu, tapi juga ada customer-customer yang lain. Tapi ya tadi, itu juga berpengaruh juga sebenarnya, ber-impact kepada kita juga,” kata Budi.
Pertumbuhan tersebut memperlihatkan bahwa meningkatnya aktivitas ekonomi turut menciptakan kebutuhan terhadap sarana transportasi dan distribusi yang memadai.
Bagi pelaku usaha, kendaraan komersial memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok, mulai dari pengangkutan bahan baku hingga pengiriman produk kepada konsumen.
Dengan berkembangnya perdagangan digital, layanan logistik, serta program pemerintah, kebutuhan kendaraan operasional berpotensi tetap menjadi salah satu penopang pasar kendaraan niaga di Indonesia.(*)
Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber.
- Penulis: Darmanto Zebua
- Editor: Darmanto Zebua
