Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Kedelai Malika, Rahasia di Balik Manisnya Kecap Bango dan Asa Kedaulatan Pangan

Kedelai Malika, Rahasia di Balik Manisnya Kecap Bango dan Asa Kedaulatan Pangan

  • account_circle say say
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Di balik aroma dan rasa manis kecap yang akrab di meja makan keluarga Indonesia, tersimpan cerita panjang tentang petani, benih, penelitian dan industri. Salah satunya adalah kedelai Malika, varietas kedelai hitam yang dikembangkan melalui kolaborasi akademisi, petani dan korporasi.

Kedelai Malika menjadi salah satu bahan baku kecap Bango. Kehadirannya sekaligus menjadi gambaran bagaimana riset pertanian dapat terhubung langsung dengan kebutuhan industri dan kehidupan petani.

Indonesia merupakan konsumen kedelai dalam jumlah besar, terutama untuk memenuhi kebutuhan tahu, tempe dan kecap. Namun, produksi dalam negeri masih jauh di bawah kebutuhan nasional.

Berdasarkan data yang dikutip dalam materi CNBC Indonesia Research, produktivitas kedelai nasional pada 2022 sekitar 15,43 kuintal atau 1,54 ton per hektare, dengan total produksi sekitar 301 ribu ton. Sementara kebutuhan nasional diperkirakan mencapai hampir 2,8 juta ton.

Kondisi tersebut membuat Indonesia masih bergantung pada impor. Pada 2023, impor kedelai disebut mencapai sekitar 2,67 juta ton, terutama berasal dari Amerika Serikat dan Brasil.

Perjalanan Malika dimulai pada awal 2000-an ketika Unilever Indonesia membutuhkan pasokan kedelai hitam berkualitas dan konsisten untuk kecap Bango.

Pada periode yang sama, peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan varietas kedelai hitam yang lebih adaptif terhadap kondisi lokal.

Kerja sama tersebut kemudian menghasilkan varietas Malika yang resmi diakui sebagai varietas unggul nasional pada 2007.

Malika memiliki warna hitam pekat, rasa gurih, daya simpan tinggi dan kandungan protein yang disebut mencapai sekitar 37-40 persen per 100 gram biji kering.

Program kemitraan petani kemudian berkembang dari lahan awal sekitar 5 hektare di Jawa Tengah pada 2001. Berdasarkan laporan keberlanjutan Unilever Indonesia 2015-2016 yang dikutip dalam materi tersebut, program ini telah melibatkan lebih dari 10.500 petani di lebih dari 20 kabupaten di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.

Pada 2019, sekitar 1.052 hektare lahan tercatat ditanami varietas Malika. Kemitraan tersebut memberikan pendampingan budidaya, pelatihan teknis, akses benih dan jaminan penyerapan hasil panen.

Namun, perjalanan kedelai Malika masih menghadapi tantangan. Produktivitas kedelai nasional yang rendah, persaingan dengan kedelai impor serta perubahan iklim menjadi persoalan yang perlu diatasi.

Karena itu, pengembangan teknologi pertanian, peningkatan produktivitas dan dukungan kebijakan pemerintah menjadi penting untuk memperkuat kedelai lokal.

Kisah Malika pada akhirnya bukan sekadar cerita tentang bahan baku kecap. Di dalamnya terdapat perjalanan petani, peneliti dan industri membangun rantai pasok dari lahan hingga meja makan.

Di balik sebotol kecap, ada benih yang ditanam, petani yang bekerja dan riset yang terus dikembangkan. Dari sana muncul harapan bahwa kedelai lokal tidak hanya menjadi bahan baku industri, tetapi juga bagian dari perjalanan Indonesia menuju kemandirian pangan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako Pasar Angso Duo Jambi 6 Maret 2026: Cabe Rawit Merah Naik 20 Persen

    Harga Sembako Pasar Angso Duo Jambi 6 Maret 2026: Cabe Rawit Merah Naik 20 Persen

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada 6 Maret 2026 relatif stabil, meski terdapat lonjakan pada cabe rawit merah yang naik hingga 20 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Data yang diperoleh dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi melalui SIHARKO menunjukkan sebagian besar komoditas pokok lainnya tetap stabil. Beberapa komoditas penting yang […]

  • Dana BTT Rp4,9 Miliar untuk Sampah Dipersoalkan, Ketua DPRD Kota Jambi: Kemendagri Membolehkan

    Dana BTT Rp4,9 Miliar untuk Sampah Dipersoalkan, Ketua DPRD Kota Jambi: Kemendagri Membolehkan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyampaikan penjelasan terkait penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk pengelolaan sampah oleh Pemerintah Kota Jambi. Kemas Faried mengatakan, penjelasan tersebut disampaikan menyusul aksi unjuk rasa dan penyampaian aspirasi masyarakat yang mempertanyakan diperbolehkan atau tidaknya penggunaan dana BTT sebesar Rp 4,9 miliar untuk penanganan persoalan sampah […]

  • Update BNPB: 753 Meninggal Dunia akibat Banjir dan Longsor di Sumatera

    Update BNPB: 753 Meninggal Dunia akibat Banjir dan Longsor di Sumatera

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 753 jiwa meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data tersebut tercatat pada Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera 2025, yang diperbarui Rabu (3/12/2025) pagi. Menurut data Pusat Data, Informasi, dan […]

  • Kereta Petani dan Pedagang Angkut 844 Penumpang di Pekan Perdana Operasi

    Kereta Petani dan Pedagang Angkut 844 Penumpang di Pekan Perdana Operasi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mencatat total 844 penumpang menggunakan layanan Kereta Petani dan Pedagang pada pekan pertama pengoperasian sejak 1 Desember 2025. Pada hari pertama beroperasi, volume penumpang tercatat 96 orang. Sementara dalam sepekan, rata-rata pengguna mencapai 121 penumpang per hari. VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan […]

  • Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026

    Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tim Nasional Iran memutuskan mundur dari ajang Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat. Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Olahraga Iran, Ahmad Doyanmali. Ia menyatakan keputusan mundur diambil menyusul situasi politik dan keamanan yang dinilai tidak kondusif bagi tim nasional Iran untuk berpartisipasi dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia […]

  • Demo Buruh Tolak UMP Rp5,7 Juta, Polisi Kerahkan 1.392 Personel Amankan Monas

    Demo Buruh Tolak UMP Rp5,7 Juta, Polisi Kerahkan 1.392 Personel Amankan Monas

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepolisian menyiapkan pengamanan ketat dalam aksi unjuk rasa buruh yang digelar di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025). Sebanyak 1.392 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan aksi berlangsung aman dan kondusif. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, personel pengamanan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta […]

expand_less