Selasa, 25 Agu 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Gubernur BI Waspadai Ancaman Siber di Tengah Pesatnya Ekonomi Digital Indonesia

Gubernur BI Waspadai Ancaman Siber di Tengah Pesatnya Ekonomi Digital Indonesia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengingatkan bahwa di balik pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan sistem pembayaran nasional, ancaman serangan siber semakin meningkat dan perlu diwaspadai oleh seluruh pihak. Menurut Perry, perkembangan teknologi digital di Indonesia saat ini menjadi salah satu yang tercepat di dunia. Namun, semakin canggih teknologi, semakin tinggi pula risiko keamanannya, terutama terhadap potensi serangan siber yang dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan dan kepercayaan publik.

“Kita harus tahu bahwa digital mengandung risiko. Semakin maju digital, semakin besar pula risiko serangan siber,” ujar Perry dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia & Indonesia Fintech Summit & Expo 2025, Kamis (30/10/2025).

BI mencatat, pertumbuhan sistem pembayaran digital Indonesia saat ini termasuk paling cepat secara global. Namun, Perry menegaskan bahwa perlu keseimbangan antara inovasi dan perlindungan konsumen agar kemajuan tersebut tidak menimbulkan kerentanan baru di sektor keuangan.

Ia juga menyoroti peningkatan kasus phishing, yaitu upaya penipuan dengan mencuri data pribadi seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau informasi perbankan dengan berpura-pura sebagai lembaga resmi. Praktik semacam ini, katanya, semakin marak seiring peningkatan aktivitas digital masyarakat.

Untuk itu, BI terus memperkuat sistem keamanan digital dan mengajak seluruh pelaku industri, termasuk perbankan dan fintech, agar bersama-sama meningkatkan edukasi dan perlindungan terhadap masyarakat pengguna layanan digital.

Selain keamanan siber, Perry juga menegaskan pentingnya penerapan prinsip Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) guna menghindari penyalahgunaan teknologi finansial untuk aktivitas ilegal.

“Kita harus memastikan ekonomi dan keuangan digital maju untuk rakyat, tapi juga aman, terlindungi, dan bebas dari praktik pencucian uang serta pendanaan terorisme,” tegas Perry.

Sebelumnya, BI memproyeksikan volume transaksi ekonomi digital Indonesia akan meningkat signifikan hingga 147 miliar transaksi pada 2030, mencerminkan potensi besar yang harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur keamanan digital yang mumpuni.

Dengan langkah-langkah tersebut, Bank Indonesia berkomitmen menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan konsumen agar transformasi digital dapat berjalan secara inklusif, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anjlok Lagi! Emas Antam Kini Rp2,878 Juta per Gram

    Anjlok Lagi! Emas Antam Kini Rp2,878 Juta per Gram

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali anjlok pada perdagangan Rabu (18/2/2026). Tren penurunan harga sejak 16 Februari, kali ini turun Rp40.000, dari semula Rp2.918.000 menjadi Rp2.878.000 per gram. Begitu pula untuk harga beli kembali (buyback) emas Antam dikutip laman Logam Mulia, kini turun menjadi Rp2.655.000 per gram. Harga emas Antam ini sewaktu-waktu bisa berubah. Transaksi […]

  • 4 Maskapai Resmi Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Ini Daftar Lengkapnya

    4 Maskapai Resmi Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mulai melakukan penataan operasional dengan memindahkan empat maskapai rute domestik ke Terminal 1B. Kebijakan ini dilakukan untuk menyeimbangkan distribusi layanan dan memperlancar arus penumpang. General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan penyesuaian dilakukan bertahap mulai Senin (17/11/2025). Perpindahan pertama dilakukan oleh Lion Air dan Airfast Indonesia, yang […]

  • Emas Antam Ambruk Rp35 Ribu! Buyback Ikut Terseret, Saatnya Borong atau Tunggu?

    Emas Antam Ambruk Rp35 Ribu! Buyback Ikut Terseret, Saatnya Borong atau Tunggu?

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali terpukul pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Setelah beberapa hari mencatatkan penguatan, logam mulia yang banyak diminati masyarakat itu berbalik arah dengan penurunan yang cukup tajam. Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini merosot Rp35.000 per gram. Dengan koreksi tersebut, harga emas kini berada di level Rp2.605.000 per […]

  • Pertamina Ubah Susunan Direksi, Mega Satria Ditunjuk Jadi Direktur Keuangan

    Pertamina Ubah Susunan Direksi, Mega Satria Ditunjuk Jadi Direktur Keuangan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) melakukan perubahan susunan jajaran direksi. Dalam perombakan tersebut, Mega Satria ditunjuk sebagai Direktur Keuangan Pertamina, menggantikan Emma Sri Martini. Berdasarkan keterangan yang tercantum di situs resmi Pertamina, Emma Sri Martini kini menempati posisi baru sebagai Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha. Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron membenarkan adanya […]

  • Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (29/10/2025). Rupiah melemah sebesar 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp16.613 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.608 per dolar AS. Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,08%. Selanjutnya […]

  • BPJS PBI Dicabut, Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam

    BPJS PBI Dicabut, Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pencabutan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) membuat ratusan pasien cuci darah di berbagai daerah Indonesia terpaksa kehilangan akses pengobatan vital. Kondisi ini menimbulkan risiko serius bagi pasien penderita gagal ginjal kronis dan penyakit katastropik lainnya. Salah satu korban, Sartini, perempuan asal Banyumas, Jawa Tengah, telah menjalani cuci darah sejak April 2025. […]

expand_less