Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Beras Premium Naik 10 Persen, BPS Ungkap Kondisi Harga di Penggilingan hingga Eceran

Harga Beras Premium Naik 10 Persen, BPS Ungkap Kondisi Harga di Penggilingan hingga Eceran

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga beras premium di tingkat penggilingan melonjak signifikan sepanjang Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras premium naik 10,02 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan kenaikan harga tersebut terjadi bersamaan dengan peningkatan harga beras pada kualitas lainnya.

Secara keseluruhan, rata-rata harga beras di tingkat penggilingan pada Juli 2026 naik 0,94 persen secara bulanan (month to month/mtm). Jika dibandingkan dengan Juli 2025, harga beras di tingkat penggilingan meningkat 5,11 persen.

“Kalau kita pilah menurut kualitas beras di penggilingan maka untuk beras premium naik sebesar 0,44 persen secara month to month-nya dan naik 10,02 persen secara year on year-nya,” kata Ateng dalam konferensi pers, Senin (3/8/2026).

Sementara itu, harga beras medium di tingkat penggilingan tercatat naik 1,25 persen secara bulanan dan meningkat 3,24 persen secara tahunan. Kenaikan harga tidak hanya terjadi di tingkat penggilingan. BPS juga mencatat adanya tekanan harga beras di tingkat grosir dan konsumen.

Di tingkat grosir, beras mengalami inflasi sebesar 0,61 persen secara bulanan dan 4,11 persen secara tahunan pada Juli 2026.

Sedangkan di tingkat konsumen atau eceran, harga beras mengalami inflasi 0,49 persen secara bulanan dan 3,10 persen secara tahunan.

BPS menegaskan angka tersebut merupakan rata-rata harga beras nasional yang mencakup berbagai kualitas serta seluruh wilayah Indonesia.

Dengan demikian, kenaikan harga beras premium di tingkat penggilingan belum bisa langsung disamakan dengan pergerakan harga beras pada satu jenis atau satu wilayah tertentu.

Di tengah kenaikan harga, BPS memperkirakan produksi beras untuk konsumsi pangan masyarakat sepanjang Januari-September 2026 mencapai 28,71 juta ton. Angka tersebut meningkat sekitar 0,003 juta ton atau 0,01 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Kondisi produksi dan perkembangan harga beras menjadi perhatian karena beras merupakan salah satu komoditas utama yang memengaruhi inflasi pangan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Cari 35.576 Manajer Koperasi Desa, Kesempatan Jadi Pegawai BUMN

    Pemerintah Cari 35.576 Manajer Koperasi Desa, Kesempatan Jadi Pegawai BUMN

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Zulkifli Hasan membuka peluang kerja besar dengan merekrut 35.576 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia. Program ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekonomi desa sekaligus mendorong koperasi sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Zulkifli Hasan menjelaskan, para manajer yang direkrut akan berstatus sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja […]

  • Jalan Berat  Azzurri Menuju Piala Dunia 2026

    Jalan Berat Azzurri Menuju Piala Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Italia menuntaskan rangkaian laga di Grup I Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa, Senin (17/11/2025) dini hari WIB. Namun perjalanan Azzurri sepanjang 2025 jauh dari kata mulus. Beban menuju putaran final tahun depan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pun makin berat. Bagi Italia absen dari turnamen berformat 48 tim ini akan menjadi […]

  • Festival PSP 26th: PT PSP Rayakan 26 Tahun dengan Semangat Investasi dan Kehidupan Sehat di Jambi

    Festival PSP 26th: PT PSP Rayakan 26 Tahun dengan Semangat Investasi dan Kehidupan Sehat di Jambi

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT. PSP, perusahaan pengembang properti terkemuka di Jambi, akan menggelar perayaan hari jadi ke-26 melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Festival PSP 26th: Good Investment, Good Life.” Festival ini menjadi simbol perjalanan panjang PT. PSP sejak berdiri pada tahun 1999, sekaligus wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. Kegiatan akan berlangsung sepanjang bulan November […]

  • RUU Perumahan Dikebut, Pemerintah Siapkan BSPS dan Rusun Bersubsidi untuk Daerah

    RUU Perumahan Dikebut, Pemerintah Siapkan BSPS dan Rusun Bersubsidi untuk Daerah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan seiring dengan penguatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta pengembangan rumah susun (rusun) bersubsidi untuk daerah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan seluruh kepala daerah akan memperoleh alokasi kuota BSPS. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Wakil Ketua MPR RI, Menteri Hukum, […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Tembus Rp60.000 per Kg

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Tembus Rp60.000 per Kg

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Rakyat Talang Banjar terpantau relatif stabil pada Selasa (21/4/2026). Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan meskipun beberapa bahan pangan masih berada di level cukup tinggi. Untuk komoditas beras, harga beras medium seperti Beras Belido dan Beras Naruto […]

  • Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru untuk Mobil Listrik

    Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru untuk Mobil Listrik

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pemerintah sedang merancang usulan insentif baru bagi sektor otomotif yang akan diajukan dalam kebijakan fiskal 2026. Agus menekankan bahwa dukungan fiskal bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan karena sektor otomotif memiliki efek berganda (multiplier effect) lewat keterkaitan rantai pasok hulu-hilir (backward dan forward linkage). “Sekarang kita sedang susun. […]

expand_less