Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » IHSG Melemah ke 7.095 pada Sesi I, Saham JPFA, ADRO, dan AMRT Jadi Top Losers LQ45

IHSG Melemah ke 7.095 pada Sesi I, Saham JPFA, ADRO, dan AMRT Jadi Top Losers LQ45

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah pada sesi pertama perdagangan Selasa, 28 April 2026. Indeks turun 10,93 poin atau 0,15 persen ke level 7.095,58 di tengah tekanan mayoritas sektor.

Data perdagangan menunjukkan pergerakan pasar cenderung fluktuatif. Sebanyak 312 saham menguat, sementara 340 saham melemah dan 161 saham bergerak stagnan. Pelemahan indeks terjadi seiring tekanan di sebagian besar sektor.

Dari sebelas sektor, hanya dua yang mampu bertahan di zona hijau, yakni sektor perindustrian yang naik 0,97 persen dan sektor energi yang menguat 0,71 persen. Sementara itu, sektor barang konsumen non-siklikal mencatat penurunan terdalam sebesar 1,19 persen, diikuti sektor infrastruktur yang turun 0,72 persen serta sektor keuangan yang terkoreksi 0,59 persen.

Nilai transaksi hingga akhir sesi I tercatat mencapai Rp8,59 triliun dengan volume perdagangan sebesar 17,17 miliar saham. Aktivitas pasar masih didominasi aksi jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Di indeks LQ45, saham-saham yang mengalami kenaikan tertinggi atau top gainers antara lain PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang naik 4,50 persen, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat 2,68 persen, serta PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang bertambah 2,66 persen.

Sebaliknya, tekanan jual paling besar terjadi pada saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) yang turun 6,72 persen. Disusul PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) melemah 3,19 persen dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang terkoreksi 2,85 persen.

Pelemahan IHSG pada sesi ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar di tengah dinamika global dan tekanan sektoral domestik. Investor cenderung melakukan profit taking setelah penguatan pada perdagangan sebelumnya, sembari menunggu sentimen lanjutan dari pasar global dan data ekonomi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jusuf Kalla Ngamuk Lahannya di Makassar Diklaim Perusahaan, Tegaskan Sertifikat Tanah Sah

    Jusuf Kalla Ngamuk Lahannya di Makassar Diklaim Perusahaan, Tegaskan Sertifikat Tanah Sah

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Wakil Presiden RI dua periode sekaligus pendiri Kalla Group, Jusuf Kalla (JK), mengungkapkan kemarahannya setelah lahan miliknya di kawasan Tanjung Bunga, Makassar diklaim oleh PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD). JK menegaskan bahwa lahan seluas 16,4 hektare di depan Trans Mall Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, merupakan milik sah yang telah ia […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Mendadak Melejit, Naik Rp15 Ribu per Gram

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Mendadak Melejit, Naik Rp15 Ribu per Gram

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam mendadak melejit. Setelah cukup lama terkoreksi, logam mulia tersebut akhirnya kembali bangkit pada perdagangan Rabu (30/9/2026). Kenaikannya pun cukup signifikan. Harga emas Antam hari ini melesat Rp15.000 per gram. Dengan kenaikan tersebut membuat emas Antam kini berada di level Rp2.595.000 per gram. Sebelumnya, harga logam mulia itu masih bertengger […]

  • Menkeu Purbaya Bahas Sensus Ekonomi 2026 dengan BPS, Rilis Data Ekonomi Kuartal III Tunggu Awal November

    Menkeu Purbaya Bahas Sensus Ekonomi 2026 dengan BPS, Rilis Data Ekonomi Kuartal III Tunggu Awal November

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar pertemuan dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, pada Selasa (28/10/2025). Pertemuan tersebut membahas persiapan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan mulai dieksekusi pada Juni 2026. Purbaya menjelaskan bahwa pembahasan difokuskan pada kebutuhan anggaran dan mekanisme pelaksanaan sensus yang akan […]

  • Tubuh Sering Nyeri dan Kaku? Bisa Jadi Tanda Pengapuran Tulang

    Tubuh Sering Nyeri dan Kaku? Bisa Jadi Tanda Pengapuran Tulang

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengapuran tulang atau Osteoarthritis merupakan salah satu penyakit sendi yang paling sering dialami masyarakat, terutama pada usia lanjut. Kondisi ini terjadi akibat kerusakan tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan antar tulang, sehingga memicu gesekan langsung yang menimbulkan nyeri dan kekakuan. Masalah ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat menurunkan kualitas […]

  • Rupiah Bersemangat Pagi Ini, Sentuh Rp16.889 per Dolar AS

    Rupiah Bersemangat Pagi Ini, Sentuh Rp16.889 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali bersemangat pada pembukaan perdagangan Kamis (26/3/2026). Rupiah kini menguat ke level Rp16.889 per dolar AS. Berdasarkan data dari Antara, mata uang Indonesia bergerak menguat 22 poin atau 0,13 persen menjadi Rp16.889 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah ditutup berada diposisi Rp16.911 per dolar AS. Sementara itu, pergerakan mata […]

  • Pasar Kerja Jambi Membaik, Tapi Peta Pengangguran Antarwilayah Masih Berbeda

    Pasar Kerja Jambi Membaik, Tapi Peta Pengangguran Antarwilayah Masih Berbeda

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar tenaga kerja Provinsi Jambi menunjukkan perbaikan pada 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jambi pada Februari 2026 turun menjadi 3,99 persen, dari 4,48 persen pada Februari 2025. Jumlah pengangguran juga turun 11,69 persen secara tahunan, dari 84,50 ribu menjadi 74,62 ribu orang. Namun, gambaran pasar kerja Jambi tidak […]

expand_less