Selasa, 23 Jun 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » IHSG Melemah ke 7.095 pada Sesi I, Saham JPFA, ADRO, dan AMRT Jadi Top Losers LQ45

IHSG Melemah ke 7.095 pada Sesi I, Saham JPFA, ADRO, dan AMRT Jadi Top Losers LQ45

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah pada sesi pertama perdagangan Selasa, 28 April 2026. Indeks turun 10,93 poin atau 0,15 persen ke level 7.095,58 di tengah tekanan mayoritas sektor.

Data perdagangan menunjukkan pergerakan pasar cenderung fluktuatif. Sebanyak 312 saham menguat, sementara 340 saham melemah dan 161 saham bergerak stagnan. Pelemahan indeks terjadi seiring tekanan di sebagian besar sektor.

Dari sebelas sektor, hanya dua yang mampu bertahan di zona hijau, yakni sektor perindustrian yang naik 0,97 persen dan sektor energi yang menguat 0,71 persen. Sementara itu, sektor barang konsumen non-siklikal mencatat penurunan terdalam sebesar 1,19 persen, diikuti sektor infrastruktur yang turun 0,72 persen serta sektor keuangan yang terkoreksi 0,59 persen.

Nilai transaksi hingga akhir sesi I tercatat mencapai Rp8,59 triliun dengan volume perdagangan sebesar 17,17 miliar saham. Aktivitas pasar masih didominasi aksi jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Di indeks LQ45, saham-saham yang mengalami kenaikan tertinggi atau top gainers antara lain PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang naik 4,50 persen, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat 2,68 persen, serta PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang bertambah 2,66 persen.

Sebaliknya, tekanan jual paling besar terjadi pada saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) yang turun 6,72 persen. Disusul PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) melemah 3,19 persen dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang terkoreksi 2,85 persen.

Pelemahan IHSG pada sesi ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar di tengah dinamika global dan tekanan sektoral domestik. Investor cenderung melakukan profit taking setelah penguatan pada perdagangan sebelumnya, sembari menunggu sentimen lanjutan dari pasar global dan data ekonomi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • IHSG Dibuka Loyo ke 8.112 Pagi Ini

    IHSG Dibuka Loyo ke 8.112 Pagi Ini

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada sesi pertama perdagangan Jumat (17/10/2025). IHSG melemah 9,62 poin atau 0,14% ke 8.112,63. Sebanyak 252 saham naik, 144 saham turun dan 201 saham stagnan. Lima indeks sektoral menguat, Sedangkan enam indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku […]

  • Harga Batu Bara Acuan Periode Kedua Oktober Naik

    Harga Batu Bara Acuan Periode Kedua Oktober Naik

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga batu bara acuan (HBA) periode kedua Oktober 2025 mengalami kenaikan. Tren kenaikan ini berlaku untuk semua kelompok HBA. Mengutip data terbaru yang dirilis Kementerian ESDM, Kamis (16/10), kenaikana tertinggi ada pada kategori batu bara dengan kandungan kalori 6.322 GAR. Untuk HBA kategori ini harga pada periode pertama Oktober 2025 106,94 dolar AS […]

  • Harga Emas Pegadaian Turun Lagi, Cek Rinciannya

    Harga Emas Pegadaian Turun Lagi, Cek Rinciannya

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang diperjualbelikan di Pegadaian hari ini mengalami penurunan. Tiga jenama utama, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, kompak turun dibandingkan harga pada hari sebelumnya. Berdasarkan data Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, Jumat (24/4/2026), harga emas Antam kini berada di angka Rp2.918.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS dan Galeri24 masing-masing di […]

  • Danantara Gelontorkan Rp 20 Triliun untuk Pabrik Peternakan Ayam

    Danantara Gelontorkan Rp 20 Triliun untuk Pabrik Peternakan Ayam

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan akan membangun peternakan ayam terintegrasi. Bila ini terwujud maka, industri ayam tidak lagi “dimonopoli” oleh swasta. Selama ini, industri ayam termasuk produksi DOC (day old chick) masih sepenuhnya berada di tangan swasta. Dengan kondisi itu pemerintah kerap kesulitan mengintervensi saat harga bergejolak. Karena itu pembangunan pabrik peternakan ayam ini diarahkan untuk […]

  • Bupati Samosir Terbitkan SE Larangan Terima Bantuan CSR dari Perusahaan Perusak Lingkungan

    Bupati Samosir Terbitkan SE Larangan Terima Bantuan CSR dari Perusahaan Perusak Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, Sumatera Utara, menerbitkan surat edaran (SE) yang mengimbau seluruh jajarannya untuk tidak menerima bantuan, termasuk bantuan penanganan bencana, dari perusahaan atau lembaga yang kegiatan usahanya berpotensi merusak lingkungan. Kepala Dinas Kominfo Samosir, Immanuel Sitanggang, membenarkan adanya SE tersebut. Surat bernomor 23 Tahun 2025 itu ditandatangani Bupati Samosir, Vandiko T […]

  • Tito Karnavian: Koperasi Desa Jadi Kunci Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga di Daerah

    Tito Karnavian: Koperasi Desa Jadi Kunci Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga di Daerah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai Koperasi Desa (Kopdes) memiliki peran strategis dalam mengendalikan inflasi daerah. Menurutnya, Kopdes dapat menjadi saluran distribusi baru bagi program-program strategis pemerintah yang langsung menyasar masyarakat lapisan terbawah. Tito menuturkan, selama ini salah satu persoalan utama dalam kebijakan pengendalian harga adalah saluran distribusi yang tidak merata hingga […]

expand_less