Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » DULU DISANDARI KAPAL RAKSASA, Kini Jadi Mal! Tragisnya Nasib Pelabuhan Boom Batu Jambi

DULU DISANDARI KAPAL RAKSASA, Kini Jadi Mal! Tragisnya Nasib Pelabuhan Boom Batu Jambi

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sulit dipercaya. Di lokasi yang kini dipenuhi pusat perbelanjaan modern dan deretan bangunan beton, dahulu berdiri salah satu pelabuhan paling sibuk di Jambi. Pelabuhan Boom Batu, yang selama puluhan tahun menjadi urat nadi perdagangan di Sungai Batanghari, kini benar-benar hilang tanpa jejak.

Generasi muda yang setiap hari melintas atau berbelanja di kawasan WTC Batanghari dan sekitarnya mungkin tak pernah membayangkan bahwa di tempat itu kapal-kapal besar pernah hilir mudik mengangkut hasil bumi Jambi ke berbagai daerah.

Boom Batu bukan sekadar dermaga. Pelabuhan yang dibangun pada masa Hindia Belanda itu pernah menjadi pusat denyut ekonomi Jambi. Bahkan setelah Indonesia merdeka, aktivitas bongkar muat dan pelayaran masih berlangsung hingga memasuki era 2000-an, ketika transportasi sungai masih menjadi andalan masyarakat.

Namun kejayaan itu perlahan memudar. Sejak 1996, aktivitas bongkar muat yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia II mulai dipindahkan ke Pelabuhan Talang Duku di Kabupaten Muaro Jambi, sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Jambi. Perpindahan tersebut menjadi awal berakhirnya era emas Boom Batu.

Puncaknya terjadi pada 2007. Kawasan bekas pelabuhan disulap menjadi kompleks pertokoan, pusat perbelanjaan modern WTC Batanghari, serta hotel. Tak ada lagi sisa fisik pelabuhan yang pernah menjadi kebanggaan Kota Jambi.

“Lokasi pelabuhan Boom Batu itu berada di sekitar Angso Duo. Pada saat ini bekas-bekasnya tidak ada karena telah dibangun Mall WTC,” tulis Didik Pradjoko dan Bambang Budi Utomo dalam Atlas Pelabuhan-Pelabuhan Bersejarah di Indonesia (2013).

Kontrasnya begitu terasa. Dahulu kapal-kapal dagang berukuran besar bersandar di tepian Batanghari. Kini, hanya perahu-perahu kecil bermesin tempel yang sesekali melintas di antara deretan bangunan beton yang menutup wajah sungai.

Nasib Boom Batu juga berbeda dengan “saudaranya” di Palembang. Pelabuhan Boom Baru hingga kini masih beroperasi sebagai pelabuhan penting di Sumatera Selatan. Sementara Boom Batu di Jambi tinggal nama dalam lembaran sejarah.

Dibangun Belanda, Jadi Pusat Perdagangan

Keberadaan Boom Batu tak bisa dilepaskan dari Sungai Batanghari, sungai terpanjang di Pulau Sumatera dengan panjang sekitar 800 kilometer yang berhulu di Pegunungan Bukit Barisan. Selama berabad-abad, Batanghari menjadi jalur utama transportasi dan perdagangan masyarakat Jambi.

Melihat besarnya potensi perdagangan, pemerintah Hindia Belanda membangun pelabuhan di pusat Kota Jambi. Lokasinya dipilih sangat strategis, berdekatan dengan pusat pemerintahan kolonial.

Jejak kawasan administrasi kolonial itu masih dapat ditemukan hingga kini. Bekas rumah Residen Jambi kini menjadi Markas Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolair) Polda Jambi. Tak jauh dari sana berdiri bangunan bekas Kantor Telegraf yang kini digunakan sebagai Kantor Pos Indonesia.

Dalam Atlas Pelabuhan-Pelabuhan Bersejarah di Indonesia disebutkan bahwa Jambi saat itu menjadi tempat bertemunya para saudagar dari berbagai daerah dan bangsa. Hasil bumi dari pedalaman dikumpulkan di kota sebelum dikirim ke berbagai wilayah melalui jalur sungai.

Pemerintah kolonial kemudian membangun Boom Batu hanya dalam waktu tiga bulan. Pelabuhan tersebut resmi digunakan pada 1 April 1929 dan sejak saat itu menjadi gerbang utama perdagangan Jambi.

Dari Emas dan Lada, Kini Batu Bara dan Sawit

Peran Boom Batu turut mendorong berkembangnya ekonomi Jambi. Aktivitas pelayaran di Batanghari menjadikan masyarakat pedalaman sebagai pemasok komoditas ekspor yang bernilai tinggi.

Dalam buku Jambi Dalam Sejarah 1500–1942 karya Lindayati, Junaidi T. Noor, dan Ujang Hariadi dijelaskan bahwa Jambi merupakan pelabuhan ekspor bagi berbagai komoditas unggulan seperti emas, lada, hasil hutan, karet, rotan, pinang, hingga kopra.

Seiring berjalannya waktu, wajah ekonomi Jambi ikut berubah. Ketika hasil hutan tak lagi menjadi primadona, ekspor bergeser ke komoditas baru seperti batu bara dan minyak kelapa sawit yang kini mendominasi perekonomian daerah.

Meski fungsi perdagangan tetap berjalan melalui pelabuhan yang lebih modern di Talang Duku, hilangnya Boom Batu menyisakan pertanyaan tentang pelestarian warisan sejarah kota. Sebab, pelabuhan yang pernah menjadi saksi lahirnya denyut perdagangan Jambi itu kini benar-benar lenyap, terkubur di bawah beton dan hanya hidup dalam catatan sejarah.(*)

 

Catatan Redaksi : Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber dan narasumber.

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Makin Perkasa! Sentuh Rp17.778 per Dolar AS

    Rupiah Makin Perkasa! Sentuh Rp17.778 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah makin perkasa terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Di perdagangan Senin (15/6/2026) ini mata uang Indonesia menguat signifikan dan kini bertengger di level Rp17.778 per dolar AS. Berdasarkan data dari Antara, kurs  rupiah tercatat menguat 82 poin atau 0,46 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.860 per dolar AS. Penguatan ini […]

  • Pemerintah Siap Tambah Dana BNPB untuk Tanggulangi Banjir Sumatra, Purbaya Pastikan Anggaran Cukup

    Pemerintah Siap Tambah Dana BNPB untuk Tanggulangi Banjir Sumatra, Purbaya Pastikan Anggaran Cukup

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menangani bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. DSP digunakan untuk kebutuhan darurat seperti evakuasi, logistik, pengungsian, hingga layanan kesehatan. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi […]

  • Ingat! Rumah Subsidi Bisa Dialihkan Setelah Penuhi Syarat Ini

    Ingat! Rumah Subsidi Bisa Dialihkan Setelah Penuhi Syarat Ini

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertanyaan mengenai apakah rumah subsidi bisa dijual lagi kerap muncul di kalangan penerima fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi. Ini mengingat rumah subsidi ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pemerintah menerapkan sejumlah batasan agar program ini tepat sasaran. Pemerintah telah menetapkan ketentuan mengenai kepemilikan dan pemindahtanganan rumah subsidi melalui berbagai regulasi, salah […]

  • Harga Perak Antam Hari Ini Meloncat Rp2.100

    Harga Perak Antam Hari Ini Meloncat Rp2.100

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali menguat signifikan pada Rabu, (25/3/2026). Kenaikan harga hari ini mengikuti harga emas Antam. Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam melesat Rp 2.100 menjadi Rp 46.550 per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam ditetapkan Rp 44.450. Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram, dan perak butiran murni […]

  • Istana dan DPR Gelisah, MK Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan

    Istana dan DPR Gelisah, MK Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan akan melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan pemisahan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) dari anggaran fungsi pendidikan. Kebijakan tersebut mulai diterapkan dalam penyusunan APBN 2028. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan mengikuti putusan MK sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan. Karena proses penyusunan APBN saat ini sudah memasuki […]

  • I2RI Perkuat Kolaborasi BUMN Infrastruktur untuk Inovasi dan Riset Berkelanjutan

    I2RI Perkuat Kolaborasi BUMN Infrastruktur untuk Inovasi dan Riset Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia Infrastructure Research and Innovation Institute (I2RI) resmi menjadi wadah kolaboratif bagi BUMN klaster infrastruktur untuk berbagi pengetahuan, sumber daya, serta hasil riset dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG menjadi salah satu perusahaan yang aktif berperan dalam penguatan riset terapan (applied research) di sektor konstruksi melalui […]

expand_less