Ronaldo vs Modric, Duel Klasik Eropa!
- account_circle -
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Aroma pertandingan besar akan tersaji pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Portugal dan Kroasia saling berhadapan dalam duel klasik sesama kekuatan Eropa yang dipenuhi bintang berpengalaman. Sorotan utama tentu mengarah kepada dua legenda sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric.
Laga Portugal kontra Kroasia akan berlangsung di Toronto Stadium, Kanada, Jumat (3/7/2026) pukul 06.00 WIB dan disiarkan langsung oleh TVRI.
Portugal akan menghadapi Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Dalam duel klasik Eropa ini, dua jago tua sama-sama menjadi tumpuan kemenangan. Portugal mengandalkan Cristiano Ronaldo, sedangkan Kroasia lewat Luka Modric.
Meski usia keduanya tak lagi muda, Ronaldo dan Modric masih menjadi figur sentral di tim masing-masing. Pengalaman, kepemimpinan, dan kualitas mereka diyakini akan sangat menentukan nasib tim dalam pertandingan hidup-mati tersebut.
Portugal datang dengan modal cukup meyakinkan setelah lolos ke fase gugur sebagai runner-up Grup K. Selecao das Quinas membuka perjalanan mereka dengan hasil imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo. Pada laga kedua, Portugal kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan Kolombia tanpa gol.
Sementara Kroasia melangkah ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup L. Finalis Piala Dunia 2018 itu sempat tumbang 2-4 dari Inggris pada laga pembuka. Namun bisa bangkit pada 2 laga berikutnya; menang 1-0 lawan Panama dan 2-1 saat menghadapi Ghana.
Pertemuan dua kekuatan Eropa ini diprediksi berlangsung sengit. Portugal unggul dari sisi kualitas individu dan kedalaman skuad. Sementara Kroasia mengandalkan pengalaman serta kematangan bermain di laga-laga besar.
Pelatih Portugal Roberto Martinez diperkirakan kembali mengandalkan kreativitas Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Joao Neves, dan Vitinha di lini tengah. Di lini belakang, duet Ruben Dias dan Goncalo Inacio menjadi benteng utama. Sedangkan di sektor depan, Rafael Leao siap menjadi motor serangan dari sisi sayap untuk menopang Cristiano Ronaldo sebagai ujung tombak.
Sebaliknya, pelatih Kroasia Zlatko Dalic masih mengandalkan lini tengah berpengalaman yang dikomandoi Luka Modric dan Mateo Kovacic. Martin Baturina serta Ivan Perisic diproyeksikan membantu membangun serangan dan melancarkan serangan balik cepat.
Laga ini juga menjadi panggung reuni dua mantan rekan setim di Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric. Keduanya menghabiskan enam musim bersama di Santiago Bernabeu dan mempersembahkan empat gelar Liga Champions.
Meski Portugal lebih diunggulkan, Modric menegaskan Kroasia datang tanpa rasa gentar. “Mereka tim yang fenomenal, tim hebat. Tapi kami yakin Portugal juga tidak senang harus menghadapi kami. Kami tidak takut kepada siapa pun. Kami hanya harus tampil maksimal, bertarung, dan memberikan segalanya,” ujar Modric.
Sementara itu, Roberto Martinez meminta anak asuhnya tidak terlena menghadapi babak gugur. Menurutnya, Portugal harus mampu mengendalikan permainan melalui penguasaan bola.
“Pertandingan nanti adalah ujian yang berharga. Dominasi permainan menjadi kunci. Kami perlu lebih banyak menguasai bola dan memanfaatkan kemampuan para pemain secara maksimal,” kata mantan pelatih Everton tersebut.(*)
- Penulis: -
- Editor: Darmanto Zebua
