Tak Lekang Zaman! Kelezatan Kue Tradisional Jambi Ini Terus Diburu
- account_circle Darmanto Zebua
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

ILUSTRASI: Kue tradisional Jambi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Provinsi Jambi tidak hanya dikenal dengan kekayaan budaya dan kuliner khasnya, tetapi juga memiliki beragam kue tradisional yang hingga kini masih menjadi favorit masyarakat. Di tengah gempuran makanan modern, sejumlah kue warisan leluhur tetap eksis karena cita rasanya yang khas dan memiliki nilai budaya yang kuat.
Salah satu yang paling populer adalah Kue Padamaran. Kue berwarna hijau ini memiliki tekstur lembut dengan perpaduan rasa manis dan gurih dari santan serta gula merah. Ciri khas lainnya adalah penyajiannya menggunakan takir atau wadah dari daun pisang yang memberikan aroma khas saat disantap.
Selain padamaran, masyarakat Jambi juga akrab dengan Kue Gandus. Berbeda dari padamaran yang manis, gandus menawarkan cita rasa gurih. Kue ini dibuat dari campuran tepung beras dan santan, kemudian diberi taburan ebi, bawang goreng, cabai, atau seledri yang membuat rasanya semakin nikmat.
Tak kalah menarik, ada pula Kue Putri Kandis yang kerap hadir dalam berbagai acara adat. Kue berlapis dengan warna hijau, kuning, dan cokelat ini memiliki tampilan cantik sekaligus rasa manis yang khas. Dalam tradisi masyarakat Melayu Jambi, Putri Kandis bahkan sering menjadi bagian dari hantaran pernikahan atau antar belanjo.
Kemudian Kue Muso, dikenal dengan bentuknya yang menyerupai mangkuk kecil. Bagian luarnya berwarna cokelat karena menggunakan campuran tepung ketan dan cokelat bubuk, sedangkan bagian tengahnya diisi adonan santan dan pandan yang lembut. Perpaduan rasa manis, gurih, dan tekstur kenyal membuat kue ini menjadi salah satu jajanan tradisional favorit masyarakat Jambi.
Sementara itu, Cepak Kapung merupakan kue warisan leluhur yang berasal dari Desa Terusan, Kabupaten Batanghari. Kue berwarna hijau ini berbentuk bulat dengan rongga di bagian tengah yang berisi cairan manis dari campuran gula aren dan santan. Saat digigit, sensasi kenyal dari kulit kue berpadu dengan isian manis yang lumer di mulut menjadi daya tarik utamanya.
Keberadaan kue-kue tradisional tersebut menjadi bukti bahwa kuliner Jambi memiliki kekayaan rasa yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia. Selain menjadi camilan sehari-hari, berbagai kue khas ini juga menyimpan cerita budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Di tengah tren kuliner kekinian, kue tradisional Jambi justru memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah. Dengan inovasi kemasan dan pemasaran yang tepat, Padamaran, Gandus, Putri Kandis, Muso, hingga Cepak Kapung berpotensi menjadi oleh-oleh khas yang semakin dikenal di tingkat nasional.(*)
- Penulis: Darmanto Zebua
- Editor: Darmanto Zebua
