Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Perkasa Pagi Ini! Tembus Rp17.930 per Dolar AS

Rupiah Perkasa Pagi Ini! Tembus Rp17.930 per Dolar AS

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat (12/6/2026) pagi bergerak ke zona hijau. Mata uang Indonesia tercatat menguat 59 poin atau 0,33 persen menjadi Rp17.930 per dolar Amerika Serikat (AS).

Posisi tersebut lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.989 per dolar AS.

Di saat yang sama, indeks dolar AS mengalami pelemahan. Mata uang AS itu melemah 0,03 persen ke level 99.829.

Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyampaikan bahwa investor asing merespons positif penguatan bauran kebijakan, yakni kenaikan BI-Rate serta penguatan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN).

“Hal ini tercermin dari meningkatnya aliran masuk modal asing ke instrumen SRBI pasca lelang SRBI pada 10 Juni 2026. Aliran masuk modal asing juga mulai kembali terjadi di pasar SBN, terutama pada tenor pendek dan menengah,” kata Ramdan.

Ia menambahkan bahwa bank sentral Indonesia akan terus mencermati perkembangan pasar keuangan global dan domestik serta menjaga daya tarik instrumen keuangan domestik guna mendukung aliran masuk modal asing.

Selain itu, BI juga akan terus mengoptimalkan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar rupiah melalui intervensi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri (offshore) serta transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik secara konsisten dan terukur.

Pada Selasa (9/6) melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan, BI memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) sehingga kini berada pada level 5,5 persen.

Sejalan dengan itu, suku bunga deposit facility dan lending facility juga dinaikkan masing-masing sebesar 25 bps sehingga menjadi 4,50 persen dan 6,25 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pelemahan kurs rupiah telah melebihi proyeksi bank sentral sehingga Dewan Gubernur BI melalui Rapat Mingguan pada Selasa memutuskan untuk menaikkan BI-Rate.

Dalam siaran persnya, BI juga mengumumkan langkah-langkah penguatan stabilisasi rupiah di antaranya kenaikan struktur suku bunga SRBI untuk seluruh tenor, pemberian insentif berupa penurunan tingkat swap lindung nilai bagi investor asing, pembukaan kembali window lelang instrumen repo bagi perbankan, serta peningkatan intensitas operasi moneter, baik rupiah maupun valas.

Adapun BI belum lama ini telah menaikkan BI-Rate sebesar 50 bps pada RDG Bulanan pada 19-20 Mei 2026.(*)

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turun Rp350, Harga Perak Antam Jadi Segini

    Turun Rp350, Harga Perak Antam Jadi Segini

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak keluaran Antam terpantau melemah pada Senin (6/4/2026). Kini harga perak Antam dipatok sebesar Rp46.200 per gram. Penurunan ini menjadi perhatian bagi para pelaku pasar dan investor. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga perak Antam terkoreksi sebesar Rp350 dibandingkan harga perdagangan sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Jumat lalu, harga perak Antam […]

  • OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi dan Keuangan Berkelanjutan di ASEAN

    OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi dan Keuangan Berkelanjutan di ASEAN

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asian Development Bank (ADB) terus mendorong penguatan pasar obligasi berdenominasi mata uang lokal serta pengembangan keuangan berkelanjutan di kawasan ASEAN+3. Upaya tersebut mengemuka dalam pembukaan rangkaian kegiatan 45th ASEAN+3 Bond Market Forum (ABMF) Meeting and Other Events yang digelar di Yogyakarta, Senin (2/2/2026). Forum ini diselenggarakan OJK bekerja […]

  • OJK Dorong Transformasi Keuangan Digital yang Aman, Adaptif, dan Inklusif

    OJK Dorong Transformasi Keuangan Digital yang Aman, Adaptif, dan Inklusif

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan inovasi keuangan digital yang bertanggung jawab melalui pengembangan kerangka tokenisasi aset yang adaptif dan inklusif. Demikian disampaikan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara dalam sambutannya pada hari kedua pelaksanaan OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 yang diselenggarakan OJK berkolaborasi […]

  • Pertamina NRE Gandeng Bank Mandiri Luncurkan “AKU NET-ZERO HERO”

    Pertamina NRE Gandeng Bank Mandiri Luncurkan “AKU NET-ZERO HERO”

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya mendorong partisipasi publik dalam pengurangan emisi karbon terus diperkuat. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jejakin, dan IDXCarbon meluncurkan kampanye bertajuk “AKU NET-ZERO HERO”. Peluncuran inisiatif tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Bumi sebagai respons atas semakin nyata dampak perubahan iklim yang dirasakan masyarakat. Kampanye […]

  • PLN Gandeng Brasil Kembangkan PLTA, Dorong Transisi Energi Indonesia

    PLN Gandeng Brasil Kembangkan PLTA, Dorong Transisi Energi Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT PLN (Persero) resmi menjalin kerja sama dengan perusahaan investasi asal Brasil J&F S.A. untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Indonesia. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/10/2025). Kolaborasi […]

  • Komitmen BEI untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

    Komitmen BEI untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Menindaklanjuti pengumuman yang disampaikan oleh MSCI Inc. (MSCI), pada Rabu (28/01/2026) lalu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya yaitu PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan MSCI. Kautsar Primadi […]

expand_less