Kertajati Disiapkan Jadi Pusat Bengkel Hercules Asia
- account_circle say say
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Bandara Kertajati diproyeksikan menjadi pusat perawatan pesawat Hercules (MRO) skala Asia, dikutip dari CNN Indonesia.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Pemerintah mulai menyiapkan Bandara Kertajati sebagai pusat perawatan pesawat Hercules se-Asia setelah menerima tawaran dari Amerika Serikat untuk memusatkan layanan tersebut di Indonesia, dikutip dari CNN Indonesia.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkapkan rencana pengembangan fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) pesawat C-130/Hercules di Kertajati sebagai bagian dari penguatan industri pertahanan dan aviasi nasional.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan, pihak Amerika Serikat menawarkan agar seluruh pemeliharaan pesawat Hercules di kawasan Asia dipusatkan di Indonesia.
“Pemeliharaan C-130 di seluruh Asia ditawarkan dipusatkan di Indonesia dengan pembiayaan dari mereka,” ujar Sjafrie dalam rapat bersama DPR, dikutip dari CNN Indonesia.
Ia langsung melaporkan tawaran tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapat arahan lebih lanjut.
Kemhan segera mengkaji kesiapan Kertajati sebagai lokasi utama. Pemerintah memilih bandara tersebut karena memiliki lahan luas dan fasilitas penerbangan yang memadai.
Kemhan menegaskan pengembangan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dalam negeri, bukan untuk membangun pangkalan militer asing.
“Pengembangan ini fokus pada kapasitas industri dan kemandirian nasional,” demikian pernyataan Kemhan, dikutip dari CNN Indonesia.
Pemerintah masih membahas rencana ini pada tahap awal. Kemhan memastikan seluruh proses akan tetap mengedepankan kepentingan nasional dan menjaga kedaulatan Indonesia. Kementerian Perhubungan juga memastikan ketersediaan lahan di Kertajati masih mencukupi untuk pembangunan fasilitas MRO.
Pemerintah membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk produsen pesawat asal Amerika Serikat, Lockheed Martin, dalam pengembangan fasilitas tersebut.
Selain itu, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) telah lebih dulu merancang pembangunan fasilitas MRO helikopter di kawasan Kertajati.
- Penulis: say say

