Selasa, 7 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Sultan HB X Ingatkan Bahaya ‘Makan Utang’ di Era Digital

Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Sultan HB X Ingatkan Bahaya ‘Makan Utang’ di Era Digital

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ledakan pinjaman online yang menembus Rp101 triliun memunculkan peringatan serius dari Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang menyebut fenomena ini sebagai tanda masyarakat mulai “makan utang” di tengah kemudahan akses keuangan digital.

Pernyataan itu disampaikan Sultan saat membuka Jogja Financial Festival 2026 di Yogyakarta, Kamis, 22 Mei 2026. Menurut Sultan, kemajuan teknologi finansial tidak selalu berbanding lurus dengan kedewasaan dalam mengelola keuangan. Akses yang semakin mudah justru berpotensi mendorong perilaku konsumtif dan ketergantungan utang.

“Pertanyaan mendasarnya, apakah akses itu membuat manusia berdaya, atau justru semakin mudah diarahkan oleh hasrat konsumsi, algoritma, dan utang yang tampak mudah?” ujar Sultan.

Sultan menekankan pentingnya literasi keuangan berbasis nilai budaya. Ia mengangkat falsafah Jawa “Gemi, Nastiti, Ngati-ati” sebagai fondasi menghadapi derasnya arus fintech.

Nilai “Gemi”, kata dia, bukan sekadar hemat, tetapi kemampuan menahan diri dari konsumsi impulsif, termasuk tren “beli sekarang bayar nanti”.

“Kebebasan finansial bukan soal kemampuan membeli, melainkan kemampuan menahan,” ujarnya.

Sementara “Nastiti” dimaknai sebagai kecermatan dalam mengambil keputusan keuangan. Sultan menyoroti data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan literasi keuangan masih 66,46 persen, tertinggal dari inklusi keuangan yang sudah mencapai 80,51 persen.

Kesenjangan ini, menurut dia, menandakan banyak masyarakat sudah menggunakan layanan keuangan tanpa memahami risikonya.

Nilai “Ngati-ati” atau kehati-hatian menjadi semakin relevan di tengah lonjakan pinjaman online.

Data menunjukkan outstanding pinjol nasional per Maret 2026 mencapai Rp101,03 triliun dengan lebih dari 26 juta peminjam aktif.

“Fenomena ‘makan utang’ membuktikan, kemudahan akses tanpa literasi justru mempercepat kesulitan,” kata Sultan.

Tags
  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • LHKPN Terbaru: Edi Purwanto Ungguli Hasan Basri Agus, Harta HBA Anjlok Tajam

    LHKPN Terbaru: Edi Purwanto Ungguli Hasan Basri Agus, Harta HBA Anjlok Tajam

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dua anggota DPR RI asal Jambi, Edi Purwanto dan Hasan Basri Agus, menunjukkan dinamika yang kontras. Satu relatif stabil dengan dominasi aset properti, sementara yang lain justru mengalami penurunan tajam dalam setahun terakhir. Edi Purwanto melaporkan total kekayaan sebesar Rp 8,74 miliar per 2025. Laporan yang disampaikan […]

  • debt collector

    Awas, Data 18 Ribu Kendaraan Bocor di Dewa Matel

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah harus mengambil tindakan terhadap aplikasi yang membuka akses data pribadi ke publik. Belakangan ramai perbicangan aplikasi salah satunya Dewa Matel. Siapa nyana, aplikasi itu memuat lebih dari 18.000 data kendaraan bermotor milik masyarakat Indonesia. Aplikasi tersebut diduga kuat digunakan oleh agen lapangan atau mata elang (matel) untuk melacak kendaraan dengan kredit bermasalah. […]

  • Harga Emas Antam Turun Rp53.000 Jadi Rp2,943 Juta per Gram pada 19 Maret 2026

    Harga Emas Antam Turun Rp53.000 Jadi Rp2,943 Juta per Gram pada 19 Maret 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan cukup tajam pada Kamis (19/3/2026). Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp53.000 menjadi Rp2.943.000 per gram dari sebelumnya Rp2.996.000 per gram. Penurunan juga terjadi pada harga beli kembali (buyback) yang kini berada di level Rp2.665.000 per gram. Pergerakan […]

  • Rupiah  Menguat Rp16.968 per Dolar AS Karena Faktor Ini

    Rupiah Menguat Rp16.968 per Dolar AS Karena Faktor Ini

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada perdagangan Selasa (17/3/2026). Kini rupiah di level Rp16.968 per dolar Amerika Serikat (AS) usai menguat 29 poin atau 0,17 persen dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.997 per dolar AS. Penguatan ini membawa harapan baru bagi mata uang Garuda setelah sebelumnya hampir menyentuh level psikologis Rp17.000 akibat sentimen negatif […]

  • Timnas Futsal Indonesia Libas Korea Selatan 6-2

    Timnas Futsal Indonesia Libas Korea Selatan 6-2

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Futsal Indonesia memiliki modal berharga jelang menghadapi Korea Selatan pada laga pembuka AFC Futsal 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (27/1/2026) pukul 19.00 WIB. Modal tersebut datang dari catatan kemenangan telak 6-2 atas Korea Selatan pada pertemuan sebelumnya. Pertandingan Indonesia vs Korea Selatan di AFC Futsal 2026 diprediksi berjalan ketat. […]

  • Menanjak ke Level Baru, Harga Perak Tembus Rp65.600 per Gram

    Menanjak ke Level Baru, Harga Perak Tembus Rp65.600 per Gram

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni PT Antam kembali menguat hingga menembus level baru pada Senin, 26 Januari 2026. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam menanjak Rp 1.350 ke level Rp 65.600 per gram. Angka ini merupakan level baru dengan melampaui Rp 65.000 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada Sabtu (24/1/2026) naik drastis […]

expand_less