Jumat, 22 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Sultan HB X Ingatkan Bahaya ‘Makan Utang’ di Era Digital

Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Sultan HB X Ingatkan Bahaya ‘Makan Utang’ di Era Digital

  • account_circle say say
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ledakan pinjaman online yang menembus Rp101 triliun memunculkan peringatan serius dari Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang menyebut fenomena ini sebagai tanda masyarakat mulai “makan utang” di tengah kemudahan akses keuangan digital.

Pernyataan itu disampaikan Sultan saat membuka Jogja Financial Festival 2026 di Yogyakarta, Kamis, 22 Mei 2026. Menurut Sultan, kemajuan teknologi finansial tidak selalu berbanding lurus dengan kedewasaan dalam mengelola keuangan. Akses yang semakin mudah justru berpotensi mendorong perilaku konsumtif dan ketergantungan utang.

“Pertanyaan mendasarnya, apakah akses itu membuat manusia berdaya, atau justru semakin mudah diarahkan oleh hasrat konsumsi, algoritma, dan utang yang tampak mudah?” ujar Sultan.

Sultan menekankan pentingnya literasi keuangan berbasis nilai budaya. Ia mengangkat falsafah Jawa “Gemi, Nastiti, Ngati-ati” sebagai fondasi menghadapi derasnya arus fintech.

Nilai “Gemi”, kata dia, bukan sekadar hemat, tetapi kemampuan menahan diri dari konsumsi impulsif, termasuk tren “beli sekarang bayar nanti”.

“Kebebasan finansial bukan soal kemampuan membeli, melainkan kemampuan menahan,” ujarnya.

Sementara “Nastiti” dimaknai sebagai kecermatan dalam mengambil keputusan keuangan. Sultan menyoroti data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan literasi keuangan masih 66,46 persen, tertinggal dari inklusi keuangan yang sudah mencapai 80,51 persen.

Kesenjangan ini, menurut dia, menandakan banyak masyarakat sudah menggunakan layanan keuangan tanpa memahami risikonya.

Nilai “Ngati-ati” atau kehati-hatian menjadi semakin relevan di tengah lonjakan pinjaman online.

Data menunjukkan outstanding pinjol nasional per Maret 2026 mencapai Rp101,03 triliun dengan lebih dari 26 juta peminjam aktif.

“Fenomena ‘makan utang’ membuktikan, kemudahan akses tanpa literasi justru mempercepat kesulitan,” kata Sultan.

Tags
  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tentara Myanmar Gerebek Markas Penipuan Online, 350 WNA Ditangkap

    Tentara Myanmar Gerebek Markas Penipuan Online, 350 WNA Ditangkap

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Militer Myanmar melakukan penggerebekan besar-besaran terhadap pusat penipuan online di kawasan perbatasan Thailand, Shwe Kokko, dan menangkap hampir 350 warga negara asing yang terlibat dalam operasi tersebut. Langkah agresif ini menjadi bagian dari upaya junta menindak kompleks pasar gelap dan jaringan kejahatan digital yang selama bertahun-tahun berkembang di wilayah konflik itu. Menurut laporan […]

  • BI Sebut Pasar Finansial Global Kena Dampak tak Langsung Konflik AS-Iran

    BI Sebut Pasar Finansial Global Kena Dampak tak Langsung Konflik AS-Iran

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan bahwa perang AS-Israel terhadap Iran memberikan dampak tidak langsung terhadap pasar keuangan global yang sangat besar. “Kalau direct impact (dampak langsung), Iran dan Israel ini sebenarnya bukan financial hub secara global. Jadi kontribusi mereka dalam financial sector yang tidak terlalu besar, dan reaksi pasar […]

  • Harga Emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Kompak Melonjak

    Harga Emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Kompak Melonjak

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS yang ditawarkan di Pegadaian hari ini melonjak di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah dan kondisi ekonomi global. Berdasarkan data terbaru, Rabu (11/3/2026), emas Galeri 24 dijual dengan harga Rp3.083.000 per gram. Sementara itu, emas UBS dibanderol sebesar Rp3.106.000 per gram. Harga tersebut naik dari angka yang tertera di […]

  • Purbaya Kucurkan Rp150 Miliar Bangun Jembatan di Perbatasan Kaltara, Cegah Warga Bergantung ke Malaysia

    Purbaya Kucurkan Rp150 Miliar Bangun Jembatan di Perbatasan Kaltara, Cegah Warga Bergantung ke Malaysia

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah upaya memperkuat kemandirian wilayah perbatasan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berkomitmen mengalokasikan dana hingga Rp150 miliar untuk membangun jembatan penghubung di Kalimantan Utara (Kaltara). Langkah ini menjadi simbol keseriusan pemerintah memperkuat konektivitas nasional dan mencegah ketergantungan warga pada fasilitas di Malaysia akibat minimnya infrastruktur di kawasan perbatasan. Purbaya menjelaskan, keputusan tersebut […]

  • Naik Drastis, Harga Perak Antam Sentuh Rp42.465 per Gram

    Naik Drastis, Harga Perak Antam Sentuh Rp42.465 per Gram

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni Antam terpantau naik drastis pada Rabu (24/12/2025). Harga perak Antam kini mendekati level Rp 44.000 per gram. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam naik sebesar Rp 1.500 ke level Rp 43.965 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam sebesar Rp 900 ke angka Rp 42.465 per gram. Hari ini […]

  • B50 Resmi Berlaku Juli 2026, 3,5 Juta Ton CPO Disiapkan untuk Biofuel

    B50 Resmi Berlaku Juli 2026, 3,5 Juta Ton CPO Disiapkan untuk Biofuel

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah akan mulai menerapkan program biodiesel 50 persen (B50) pada 1 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Dalam kebijakan ini, sekitar 3,5 juta ton crude palm oil (CPO) dialokasikan sebagai bahan baku utama biofuel. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk […]

expand_less