Selasa, 14 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mempercepat transfer ke daerah (TKD) menuai tanggapan dari Komisi Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD). Kebijakan ini dinilai positif untuk mendorong percepatan belanja daerah, namun juga memiliki tantangan dari sisi kesiapan pemerintah daerah.

Direktur Eksekutif KPPOD Herman Suparman mengatakan, percepatan penyaluran TKD harus diimbangi dengan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Ia menyoroti masih banyaknya daerah yang sangat bergantung pada dana transfer dari pusat.

“Apa yang disampaikan Menkeu mesti diikuti kemampuan daerah meningkatkan PAD tiap bulan,” kata Herman kepada Bisnis.com, Senin (27/10/2025).

Data menunjukkan, realisasi TKD hingga kuartal III/2025 mencapai Rp644,9 triliun, lebih dari dua kali lipat PAD yang hanya Rp253,4 triliun. Bahkan, PAD nasional turun 10,86% secara tahunan, menunjukkan lemahnya optimalisasi penerimaan daerah.

Herman juga menekankan pentingnya percepatan petunjuk teknis (juknis) dari pusat agar pengadaan barang dan jasa di daerah tidak molor. Selama ini, keterlambatan juknis sering membuat proses lelang baru berjalan pada pertengahan tahun.

Selain itu, KPPOD mengingatkan agar sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tidak terus menumpuk di perbankan. Berdasarkan data Bank Indonesia, dana simpanan pemerintah daerah di bank mencapai Rp234 triliun hingga September 2025, tertinggi sejak 2021.

“APBD itu seharusnya jadi stimulus pertumbuhan ekonomi. Kalau Silpa besar karena belanja tidak jalan, itu justru jadi masalah,” ujar Herman.

KPPOD menilai, rencana Menkeu untuk mempercepat TKD bisa efektif asalkan dibarengi dengan efisiensi belanja dan penguatan PAD di setiap daerah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Lengkap APBD Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi Tahun 2026

    Daftar Lengkap APBD Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan merilis  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Hasilnya, Kota Jambi mencatatkan APBD terbesar di provinsi tersebut. Pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1,77 triliun, sementara belanja daerah sebesar Rp1,80 triliun. Selisih antara pendapatan dan belanja menunjukkan defisit sebesar Rp34,63 miliar […]

  • Ini Cara Mengecek Notaris dan PPAT Bodong atau Tidak

    Ini Cara Mengecek Notaris dan PPAT Bodong atau Tidak

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mayoritas masyarakat berpikir notaris maupun Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) adalah satu profesi yang sama. Memang, keduanya berhubungan dengan pembuatan akta pertanahan, namun memiliki perbedaan dari tugas maupun wewenangnya. PPAT merupakan pejabat umum yang secara khusus diberi kewenangan membuat akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu yang berkaitan dengan tanah dan bangunan. Dasar hukumnya […]

  • Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

    Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tercatat tidak bergerak terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (3/12/2025). Rupiah dibuka stagnan sehingga tetap di angka Rp16.625, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp16.625 per dolar AS. Berbeda dengan rupiah, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand menguat […]

  • Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran demi Bertahan

    Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran demi Bertahan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kenaikan harga kedelai impor memaksa perajin tempe di Ponorogo, Jawa Timur, mengubah strategi produksi. Alih-alih menaikkan harga jual, pelaku usaha memilih memperkecil ukuran tempe demi menjaga daya beli konsumen. Perajin tempe di Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, Hadi Prayitno, mengatakan lonjakan harga bahan baku membuat biaya produksi meningkat signifikan. Harga kedelai impor kini mencapai […]

  • Toyota Tertarik Bangun Pabrik Etanol di Indonesia, Lampung dan Merauke Jadi Kandidat Lokasi

    Toyota Tertarik Bangun Pabrik Etanol di Indonesia, Lampung dan Merauke Jadi Kandidat Lokasi

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengungkapkan bahwa perusahaan otomotif global asal Jepang, Toyota, menunjukkan ketertarikan untuk membangun pabrik etanol di Indonesia. “Ya, bangun pabrik etanol. Toyota salah satu yang tertarik, di luar itu ada beberapa lagi,” ujar Todotua di Jakarta, Selasa (28/10). Todotua menjelaskan, Toyota sudah lama […]

  • IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5 Persen pada 2026

    IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5 Persen pada 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5 persen, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,1 persen. Dalam laporan World Economic Outlook edisi April 2026, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali meningkat menjadi 5,1 persen pada 2027. Selain itu, tingkat inflasi diproyeksikan naik menjadi 3 persen pada 2026, […]

expand_less