Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun, Cabai Merah Kecil Anjlok 20 Persen

Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun, Cabai Merah Kecil Anjlok 20 Persen

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Senin (12/1/2026). Penurunan harga hanya terjadi pada beberapa jenis cabai, sementara beras, daging, minyak goreng, telur, hingga bawang masih bertahan di level sebelumnya.

Berdasarkan data SIHARKO Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar tercatat sebesar Rp 24.000 per kilogram, turun 14,29 persen dibandingkan sebelumnya. Penurunan lebih dalam terjadi pada cabai merah kecil yang turun 20 persen ke harga Rp 24.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau dan cabai rawit merah masing-masing dijual Rp 50.000 per kilogram, turun 10,71 persen dan 9,09 persen.

Sementara itu harga beras terpantau stabil. Untuk harga beras Belido berada di angka Rp 15.000 per kilogram, sementara beras operasi pasar Bulog dijual Rp 12.000 per kilogram.

Harga daging sapi murni masih bertahan di Rp 140.000 per kilogram, daging ayam kampung di Rp 65.000 per kilogram, dan ayam broiler di kisaran Rp 38.000 per kilogram. Komoditas protein hewani lainnya seperti telur ayam ras juga stabil di Rp 1.800 per butir, sedangkan telur ayam kampung di Rp 2.500 per butir.

Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah dijual Rp 35.000 per kilogram dan bawang putih Rp 34.000 per kilogram, keduanya tidak mengalami perubahan harga.

Harga minyak goreng curah tercatat Rp 18.000 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan refill 1 liter berada di angka Rp 15.700 per liter. Tepung terigu merek Cakra Kembar dan Segitiga Biru masing-masing dijual Rp 14.000 dan Rp 12.000 per kilogram.

Komoditas lainnya seperti ikan kembung (Rp 50.000 per kilogram), ikan asin teri (Rp 75.000 per kilogram), tempe mentah (Rp 7.000 per kilogram), dan tahu mentah (Rp 800 per kilogram) juga tercatat stabil.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tarif Global Trump Naik 15%, RI Upayakan Sawit hingga Tekstil Tetap 0% ke AS

    Tarif Global Trump Naik 15%, RI Upayakan Sawit hingga Tekstil Tetap 0% ke AS

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia berupaya memastikan sejumlah komoditas unggulan tetap mendapatkan tarif 0% ke Amerika Serikat (AS), meskipun Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif global baru. Trump menetapkan tarif impor global sebesar 10% dan kemudian menaikkannya menjadi 15%. Kebijakan ini muncul setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif resiprokal yang sebelumnya diumumkan pada April […]

  • PHK Tembus 79 Ribu Orang Selama 2025, Ini Kata Purbaya

    PHK Tembus 79 Ribu Orang Selama 2025, Ini Kata Purbaya

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mencapai 79 ribu sepanjang 2025. Menurut Purbaya, tingginya jumlah PHK mengindikasikan adanya perlambatan ekonomi. Yang membuat dari sisi demand juga melemah. “PHK terjadi ketika demand-nya lemah sekali. Itu terjadi 10 bulan awal, 9 bulan pertama tahun lalu kan. Tahun […]

  • Kulit Pinang yang Dulu Jadi Sampah Kini Disulap Jadi Briket, Inovasi Mahasiswa KKN di Muaro Jambi

    Kulit Pinang yang Dulu Jadi Sampah Kini Disulap Jadi Briket, Inovasi Mahasiswa KKN di Muaro Jambi

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bertahun-tahun, kulit pinang di Desa Kunangan, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, hanya dianggap sebagai sampah. Limbah dari perkebunan pinang itu biasanya menumpuk di pekarangan rumah, dibakar, atau dibiarkan membusuk tanpa memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Kini, kondisi tersebut mulai berubah. Tumpukan kulit pinang yang selama ini tidak bernilai justru disulap menjadi briket arang, bahan […]

  • Sebulan Menjabat, Menkeu Purbaya Hadapi Banyak Tantangan tapi Yakin Kondisi Terkendali

    Sebulan Menjabat, Menkeu Purbaya Hadapi Banyak Tantangan tapi Yakin Kondisi Terkendali

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku bulan pertamanya menjabat sebagai bendahara negara penuh dengan tantangan besar, namun ia memastikan situasi keuangan Indonesia masih dalam kondisi terkendali. Langkah-langkah awal yang ia ambil bahkan mulai menunjukkan arah baru dalam kebijakan fiskal nasional. “Kesannya (jadi Menkeu) menarik. Penuh tantangan, tapi pasti bisa kami kendalikan,” ujar […]

  • Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raksasa makanan dan minuman global Nestlé SA akan memangkas 16.000 karyawan di seluruh dunia sebagai bagian dari strategi efisiensi biaya di bawah kepemimpinan CEO barunya, Philipp Navratil. Langkah ini menjadi upaya perusahaan untuk memangkas pengeluaran dan mengembalikan kepercayaan investor. Navratil menyebutkan bahwa target penghematan biaya perusahaan dinaikkan menjadi 3 miliar franc Swiss (setara […]

  • Toyota Tertarik Bangun Pabrik Etanol di Indonesia, Lampung dan Merauke Jadi Kandidat Lokasi

    Toyota Tertarik Bangun Pabrik Etanol di Indonesia, Lampung dan Merauke Jadi Kandidat Lokasi

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengungkapkan bahwa perusahaan otomotif global asal Jepang, Toyota, menunjukkan ketertarikan untuk membangun pabrik etanol di Indonesia. “Ya, bangun pabrik etanol. Toyota salah satu yang tertarik, di luar itu ada beberapa lagi,” ujar Todotua di Jakarta, Selasa (28/10). Todotua menjelaskan, Toyota sudah lama […]

expand_less