Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » IHSG Dibuka Melemah 1,38 Persen ke 6.763, Sentimen MSCI dan Rupiah Tekan Pasar

IHSG Dibuka Melemah 1,38 Persen ke 6.763, Sentimen MSCI dan Rupiah Tekan Pasar

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dibuka melemah pada perdagangan Rabu pagi, 13 Mei 2026. Indeks turun 94,96 poin atau sekitar 1,38 persen ke level 6.763,94.

Analis pasar menilai pelemahan ini dipicu kombinasi sentimen global dan domestik. Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menyebut keluarnya sejumlah saham Indonesia dari indeks MSCI menjadi salah satu faktor utama yang menekan pasar.

Dalam rebalancing Mei 2026, MSCI mengeluarkan sejumlah saham besar dari Global Standard Index, di antaranya Amman Mineral Internasional (AMMN), Barito Renewables Energy (BREN), hingga Sumber Alfaria Trijaya (AMRT). Selain itu, belasan saham lain juga tersingkir dari MSCI Small Cap Index.

Menurut Liza, keputusan tersebut meningkatkan risiko arus keluar dana asing dari pasar saham domestik. “Hal ini memperburuk sentimen investor, apalagi di tengah pelemahan rupiah,” ujarnya.

Nilai tukar rupiah tercatat telah menembus level psikologis Rp17.500 per dolar Amerika Serikat, menambah tekanan terhadap IHSG. Pelemahan mata uang ini memperbesar kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi domestik.

Dari sisi global, penguatan dolar AS turut memicu tekanan pasar. Data inflasi Amerika Serikat yang lebih tinggi dari perkiraan memperbesar peluang kenaikan suku bunga oleh bank sentral Federal Reserve.

Kondisi ini diperparah oleh dinamika politik di AS, termasuk proses pergantian kepemimpinan di bank sentral serta meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Pasar juga mencermati rencana pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang diperkirakan membahas isu perdagangan dan geopolitik.

Tekanan dari berbagai faktor tersebut membuat pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati, sehingga IHSG masih berpotensi bergerak fluktuatif dalam jangka pendek.

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran demi Bertahan

    Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran demi Bertahan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kenaikan harga kedelai impor memaksa perajin tempe di Ponorogo, Jawa Timur, mengubah strategi produksi. Alih-alih menaikkan harga jual, pelaku usaha memilih memperkecil ukuran tempe demi menjaga daya beli konsumen. Perajin tempe di Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, Hadi Prayitno, mengatakan lonjakan harga bahan baku membuat biaya produksi meningkat signifikan. Harga kedelai impor kini mencapai […]

  • Indonesia–Singapura Perkuat Kerja Sama Strategis, Dorong Integrasi Ekonomi dan Investasi Hijau

    Indonesia–Singapura Perkuat Kerja Sama Strategis, Dorong Integrasi Ekonomi dan Investasi Hijau

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia dan Singapura kembali memperkuat kemitraan strategis sebagai dua negara kunci di Asia Tenggara. Kerja sama ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Momentum penguatan hubungan kedua negara tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto […]

  • LHKPN Terbaru: Harta Hasan Basri Agus Turun Drastis dari Rp 19 M Jadi Rp 4,9 Miliar

    LHKPN Terbaru: Harta Hasan Basri Agus Turun Drastis dari Rp 19 M Jadi Rp 4,9 Miliar

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Hasan Basri Agus kembali menjadi sorotan. Dalam laporan periodik 2025 yang disampaikan pada 29 Maret 2026, total kekayaan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu tercatat sebesar Rp 4,9 miliar. Angka tersebut menunjukkan penurunan tajam dibandingkan laporan tahun sebelumnya. Pada periode 2024, kekayaan Hasan Basri […]

  • B50 Tanpa Impor Mulai Juli 2026, Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Solar 5 Juta Ton

    B50 Tanpa Impor Mulai Juli 2026, Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Solar 5 Juta Ton

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan program biodiesel B50 akan mulai diterapkan secara nasional pada 1 Juli 2026. Kebijakan ini menandai langkah besar Indonesia menuju kemandirian energi, dengan seluruh bahan baku dipastikan berasal dari dalam negeri tanpa impor. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi […]

  • IHSG Melemah ke 7.095 pada Sesi I, Saham JPFA, ADRO, dan AMRT Jadi Top Losers LQ45

    IHSG Melemah ke 7.095 pada Sesi I, Saham JPFA, ADRO, dan AMRT Jadi Top Losers LQ45

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah pada sesi pertama perdagangan Selasa, 28 April 2026. Indeks turun 10,93 poin atau 0,15 persen ke level 7.095,58 di tengah tekanan mayoritas sektor. Data perdagangan menunjukkan pergerakan pasar cenderung fluktuatif. Sebanyak 312 saham menguat, sementara 340 saham melemah dan 161 saham bergerak stagnan. Pelemahan indeks […]

  • Harga Referensi CPO Naik Jadi USD 963,75 per Ton, Dipicu Rencana Penerapan Biodiesel B50

    Harga Referensi CPO Naik Jadi USD 963,75 per Ton, Dipicu Rencana Penerapan Biodiesel B50

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat kenaikan harga referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk periode November 2025 menjadi USD 963,75 per metrik ton (MT). Nilai tersebut naik tipis sebesar USD 0,14 dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat USD 963,61 per MT. Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menjelaskan […]

expand_less