Senin, 11 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Selat Hormuz Kembali Panas, Trump Tolak Proposal Balasan Iran

Selat Hormuz Kembali Panas, Trump Tolak Proposal Balasan Iran

  • account_circle -
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Penolakan cepat Presiden Donald Trump terhadap tanggapan Iran dari proposal perdamaian AS menyebabkan harga minyak melonjak lebih tinggi pada awal perdagangan hari ini, Senin (11/5/2026).  Selain itu, penolakan ini menghancurkan harapan akan segera berakhirnya konflik yang telah berlangsung selama 10 minggu yang telah menyebabkan kerusakan luas di Iran dan Lebanon serta melumpuhkan lalu lintas maritim di Selat Hormuz.

Beberapa hari setelah AS mengajukan tawaran dengan harapan membuka kembali negosiasi, Iran pada Minggu (10/5/2026) merilis tanggapan yang berfokus pada pengakhiran perang di semua lini, terutama Lebanon, tempat sekutu AS, Israel, memerangi militan Hizbullah yang didukung Iran.

Iran juga menyertakan tuntutan kompensasi atas kerusakan perang dan menekankan kedaulatan Iran atas Selat Hormuz, kata televisi pemerintah Iran.

Sementara itu, Irlandia juga menyerukan AS untuk mengakhiri blokade angkatan lautnya, menjamin tidak akan ada serangan lebih lanjut, mencabut sanksi, dan mengakhiri larangan AS terhadap penjualan minyak Iran, kata kantor berita semi-resmi Tasnim.

Dalam beberapa jam, Trump langsung menolak proposal Iran dengan sebuah unggahan di media sosial.

“Saya tidak menyukainya — SAMA SEKALI TIDAK DAPAT DITERIMA,” tulis Trump di Truth Social, tanpa memberikan detail lebih lanjut. AS telah mengusulkan penghentian pertempuran sebelum memulai pembicaraan tentang isu-isu yang lebih kontroversial, termasuk program nuklir Iran.

Harga minyak melonjak US$ 3 per barel pada hari Senin menyusul berita tentang kebuntuan yang terus berlanjut yang menyebabkan Selat Hormuz yang sempit sebagian besar tertutup.

Sebelum perang, jalur air ini membawa seperlima pasokan minyak dunia dan telah muncul sebagai salah satu titik tekanan utama dalam perang.

Survei menunjukkan, perang tersebut tidak populer di kalangan pemilih AS yang menghadapi kenaikan harga bensin yang tajam kurang dari enam bulan sebelum pemilihan nasional yang akan menentukan apakah partai Republik Trump mempertahankan kendali atas Kongres.

AS juga hanya mendapat sedikit dukungan internasional, dengan sekutu NATO menolak seruan untuk mengirim kapal guna membuka Selat Hormuz tanpa kesepakatan damai penuh dan misi yang diamanatkan secara internasional.

Belum jelas langkah diplomatik atau militer baru apa yang mungkin akan diambil.

Trump diperkirakan akan tiba di Beijing pada hari Rabu (13/5/2026). Dengan meningkatnya tekanan untuk mengakhiri perang dan krisis energi global yang ditimbulkannya, Iran termasuk di antara topik yang akan dibahas oleh Trump dan Presiden China Xi Jinping.

Trump telah menekan China untuk menggunakan pengaruhnya guna mendorong Teheran untuk membuat kesepakatan dengan Washington.

Menanggapi pertanyaan apakah operasi tempur terhadap Iran telah berakhir, Trump mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan pada hari Minggu: “Mereka telah dikalahkan, tetapi itu tidak berarti mereka sudah selesai.”

Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial bahwa Iran “tidak akan pernah tunduk kepada musuh” dan akan “membela kepentingan nasional dengan kekuatan.”

Meskipun ada upaya diplomatik untuk memecah kebuntuan, ancaman terhadap jalur pelayaran dan perekonomian kawasan tetap tinggi. Beberapa hari terakhir telah terjadi peningkatan pertempuran terbesar di dalam dan sekitar selat sejak gencatan senjata dimulai.

Pada hari Minggu, Uni Emirat Arab mengatakan telah mencegat dua drone yang datang dari Iran. Sementara Qatar mengutuk serangan drone yang menghantam kapal kargo yang datang dari Abu Dhabi di perairannya. Kuwait mengatakan pertahanan udaranya telah menangani drone musuh yang memasuki wilayah udaranya.

Bentrokan juga terus berlanjut di Lebanon selatan antara Israel dan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran, meskipun gencatan senjata yang dimediasi AS diumumkan pada 16 April.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI dan Danantara Serahkan 600 Huntara untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

    BRI dan Danantara Serahkan 600 Huntara untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BRI bersama Danantara Indonesia resmi menyalurkan 600 unit Hunian Darurat (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. Penyerahan Huntara dilakukan oleh Managing Director Danantara, Rohan Hafas, dan disaksikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta sejumlah pejabat BUMN. Setiap unit Huntara dibangun sesuai standar hunian darurat, […]

  • Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

    Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Situasi Timur Tengah kian memanas setelah Iran mulai menyerang kapal-kapal tanker minyak yang melintas di Selat Hormuz. Serangan ini memicu kekhawatiran serius terhadap lonjakan harga minyak dunia dan potensi guncangan ekonomi global. Militer Iran pada Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi telah menyerang kapal tanker yang disebut melanggar larangan melintas di Selat Hormuz. Kapal tanker berbendera […]

  • Hari Ini Harga BBM Pertamina Naik, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter

    Hari Ini Harga BBM Pertamina Naik, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang dijual Pertamina mengalami kenaikan mulai Senin (4/5/2026). Kenaikan ini terjadi pada sejumlah produk, terutama jenis diesel dan bensin beroktan tinggi. Berdasarkan data resmi Pertamina Patra Niaga, harga Pertamina Dex (CN 53) naik signifikan dari Rp23.900 menjadi Rp27.900 per liter. Kenaikan juga terjadi pada Dexlite (CN 51) […]

  • HUT ke-69 Provinsi Jambi, Ketua DPRD M Hafiz Fattah Ajak Warga Teladani Semangat Para Tokoh Pendiri

    HUT ke-69 Provinsi Jambi, Ketua DPRD M Hafiz Fattah Ajak Warga Teladani Semangat Para Tokoh Pendiri

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz Fattah mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mengingat dan meresapi semangat para tokoh pendiri Provinsi Jambi dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi, Selasa (6/1/2026). Ajakan tersebut disampaikan Hafiz saat membuka rapat paripurna istimewa DPRD Provinsi Jambi yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Provinsi […]

  • Prabowo Hapus Kredit Macet Rp2,4 Triliun, 67 Ribu UMKM Dapat Nafas Baru

    Prabowo Hapus Kredit Macet Rp2,4 Triliun, 67 Ribu UMKM Dapat Nafas Baru

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menandai tahun pertama kepemimpinannya dengan langkah besar di sektor keuangan rakyat: penghapusan kredit macet senilai Rp2,4 triliun untuk 67.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Kebijakan yang diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 ini mencakup sektor pertanian, […]

  • Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

    Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan pembuat pesawat raksasa, Airbus, mengonfirmasi mereka menemukan masalah kualitas industri yang memengaruhi panel logam pada sejumlah pesawat A320. Menurut laporan Reuters yang dikutip pada Selasa (2/12/2025), kabar tersebut menambah tantangan terbaru bagi Airbus setelah penarikan kembali pesawatnya untuk pembaruan perangkat lunak (software) akhir pekan lalu. Diluar dugaan, saham Airbus anjlok hingga 10 […]

expand_less