Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Investasi Whoosh Lebih Besar dari Kereta Cepat Arab Saudi

Investasi Whoosh Lebih Besar dari Kereta Cepat Arab Saudi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) memiliki nilai investasi lebih tinggi dibanding proyek Saudi Land Bridge, meski jarak trayek Whoosh jauh lebih pendek. Panjang jalur Whoosh tercatat 142,3 km, sementara Saudi Land Bridge yang menghubungkan Jeddah di Laut Merah dengan Dammam di Teluk Arab melalui Riyadh mencapai 1.500 km. Nilai investasi proyek Whoosh mencapai USD 7,27 miliar atau sekitar Rp 120,6 triliun (kurs Rp 16.602 per USD). Angka ini lebih besar daripada investasi Saudi Land Bridge senilai USD 7 miliar atau Rp 116,2 triliun.

Proyek Saudi Land Bridge diproyeksikan memangkas waktu perjalanan antara Riyadh dan Jeddah dari sekitar 12 jam menjadi kurang dari empat jam, dan menjadi bagian dari Saudi Vision 2030.

Sedangkan, nilai investasi Whoosh sebesar USD 7,27 miliar sudah termasuk pembengkakan biaya (cost overrun) senilai USD 1,2 miliar atau Rp 19,8 triliun. Untuk menutupi pembengkakan biaya ini, PT KAI, sebagai ketua konsorsium BUMN dalam proyek Whoosh, memiliki beban utang Rp 6,9 triliun kepada China Development Bank (CDB).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan utang proyek Whoosh tidak akan dibayar menggunakan APBN karena berada di bawah pengelolaan Danantara, bukan pemerintah. Sejak Maret 2025, setoran dividen BUMN dialihkan ke Danantara. Purbaya menyatakan, “Kalau di bawah Danantara mereka kan sudah manajemen sendiri, punya dividen sendiri yang rata-rata bisa Rp 80 triliun lebih, harusnya mereka sudah di situ jangan di kita lagi.”

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Suminto, menambahkan utang tersebut tidak tercatat di pemerintah karena proyek dikerjakan oleh PT KAI dan konsorsium BUMN.

Opsi restrukturisasi utang Whoosh yang disiapkan Danantara termasuk penambahan ekuitas dan penyerahan beberapa infrastruktur KCJB kepada pemerintah untuk dijadikan Badan Layanan Umum (BLU).

Dengan nilai investasi tinggi dan strategi pengelolaan utang yang jelas, proyek Whoosh menjadi salah satu proyek transportasi strategis di Indonesia yang patut diperhitungkan dibanding proyek kereta cepat global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana BTT Rp4,9 Miliar untuk Depo Sampah Dipertanyakan, Apa Saja Syarat Penggunaannya Menurut Aturan?

    Dana BTT Rp4,9 Miliar untuk Depo Sampah Dipertanyakan, Apa Saja Syarat Penggunaannya Menurut Aturan?

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Pemerintah Kota Jambi menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp4,9 miliar untuk pembangunan depo sampah dan mendukung sistem Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) memunculkan perdebatan di tengah masyarakat. Polemik tidak hanya menyangkut efektivitas kebijakan pengelolaan sampah, tetapi juga menyasar aspek legalitas penggunaan anggaran. Sejumlah kalangan mempertanyakan apakah pembangunan depo sampah […]

  • Rupiah Makin Perkasa! Tembus Rp17.718 per Dolar AS, Menguat Lagi

    Rupiah Makin Perkasa! Tembus Rp17.718 per Dolar AS, Menguat Lagi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menunjukkan keperkasaannya. Setelah mengalami penguatan sebelumnya, kini mata uang Indonesia kembali melanjutkan tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (28/8/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.718 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 26 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level […]

  • Di Pabrik Ini GAC Hasilkan 1 Mobil Setiap 53 Detik

    Di Pabrik Ini GAC Hasilkan 1 Mobil Setiap 53 Detik

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – GAC Group kembali menegaskan posisinya di industri otomotif global lewat kehadiran Smart Eco-Factory. Difasilitas produksi modern ini GAC mampu menghasilkan satu kendaraan hanya dalam waktu 53 detik. Pencapaian ini menjadi bukti nyata integrasi teknologi digital, efisiensi produksi, standar kualitas tinggi, serta komitmen terhadap keberlanjutan dalam satu ekosistem manufaktur. Berdasarkan keterangan resmi dari perusahaan, […]

  • Harga Cabai Rawit di Pasar Angso Duo Naik 20 Persen Menjadi Rp55.000 per Kilogram.

    Harga Cabai Rawit di Pasar Angso Duo Naik 20 Persen Menjadi Rp55.000 per Kilogram.

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Senin (6/7/2026), terpantau stabil. Meski demikian, sejumlah komoditas hortikultura, terutama cabai, mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Berdasarkan data SIHARKO Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, terlihat kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit hijau yang naik 20 persen menjadi Rp55.000 per […]

  • Ekspor Mobil Toyota ke Timur Tengah Tertunda Akibat Konflik Iran dan AS

    Ekspor Mobil Toyota ke Timur Tengah Tertunda Akibat Konflik Iran dan AS

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konflik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran berdampak pada aktivitas ekspor mobil dari Indonesia ke kawasan Timur Tengah. Salah satu yang terdampak adalah pengiriman kendaraan produksi Toyota dari pabrik di Indonesia. Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, mengatakan proses produksi kendaraan untuk pasar ekspor masih berjalan normal sesuai pesanan […]

  • Bisnis Naik Kelas Bukan Sekadar Tambah Omzet, Ini yang Harus Berubah

    Bisnis Naik Kelas Bukan Sekadar Tambah Omzet, Ini yang Harus Berubah

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Meningkatkan omzet sering menjadi target utama pelaku usaha. Namun, kenaikan penjualan tidak selalu berarti sebuah bisnis sudah naik kelas. Bisnis yang benar-benar berkembang perlu mengalami perubahan dari sisi sistem, keuangan, sumber daya manusia, operasional hingga cara pemilik mengelola pelanggan. Di Jambi, karakteristik industri mikro dan kecil cukup beragam. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi […]

expand_less