Rabu, 20 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Melemah Pagi Ini, Sentuh Rp16.700 per Dolar AS

Rupiah Melemah Pagi Ini, Sentuh Rp16.700 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pagi ini, Selasa (11/11/2025). Rupiah dibuka melemah 46 poin atau 0,28 persen menjadi Rp16.700 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.654 per dolar AS.

Rupiah melemah bersama sejumlah mata uang Asia lainnya. Sementara indeks dolar AS menguat 0,10 persen ke 99,68.

Yen Jepang turun 0,09%, dolar Hong Kong stagnan, dolar Singapura melemah 0,05%, dolar Taiwan melemah 0,03%, dan won Korea Selatan melemah 0,50%. Lalu peso Filipina menguat 0,12%, yuan China melemah 0,04%, ringgit Malaysia turun 0,01%, dan baht Thailand melemah 0,16%.

Sebelumnya, Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah akan menguat pada rentang Rp16.600—Rp16.660 hari ini, Selasa (11/11/2025). Ibrahim sebelumnya menuturkan pasar berekspektasi bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada Desember 2025. Hal tersebut menyusul laporan data sektor tenaga kerja AS yang melemah.

“Data pekerjaan Challenger menunjukkan bahwa AS mengalami gelombang PHK [pemutusan hubungan kerja] terburuk dalam sekitar 20 tahun pada bulan Oktober,” ucap Ibrahim dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, kondisi itu memicu spekulasi The Fed akan menurunkan suku bunga untuk mencegah pelemahan pasar tenaga kerja lebih lanjut. CME Fedwatch memperkirakan peluang 61,9% pemangkasan suku bunga The Fed.

Di dalam negeri, keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional kembali meningkat pada Oktober 2025. Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) melonjak ke 121,2 dari 115,0 pada September, menandakan optimisme yang kuat terhadap prospek ekonomi. Kenaikan IKK didorong oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) dari level 102,7 menjadi 109,1. Survei mencerminkan perbaikan persepsi masyarakat terhadap penghasilan dan lapangan kerja saat ini.

Adapun Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) naik dari 127,2 ke 133,4 dan memperlihatkan optimisme terhadap kondisi ekonomi 6 bulan ke depan. Keyakinan konsumen ini menjadi sinyal positif bagi konsumsi rumah tangga, yang diproyeksikan mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal IV/2025.(*)

 

 

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • jalan tol

    Dua Tol di Jambi Masuk Proyek Strategis Nasional

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua ruas tol di Provinsi Jambi masuk dalam daftar 50 proyek jalan tol Proyek Strategis Nasional (PSN). Bila tak ada aral melintang pembangunan tol ini bisa memangkas waktu tempuh Jambi ke provinsi tetangga, manakala proyek rampung. Dua jalan tol yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) itu menghubungkan Jambi dengan Provinsi Sumatera Selatan dan […]

  • Pantauan Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi, Cabai Merah dan Rawit Turun

    Pantauan Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi, Cabai Merah dan Rawit Turun

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (15/1/2026). Berdasarkan data pembaruan terakhir, mayoritas komoditas pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan, sementara beberapa jenis cabai justru mengalami penurunan. Penurunan harga tercatat pada komoditas cabai. Cabai merah besar turun sebesar 16,67 persen menjadi Rp 20.000 per kilogram. […]

  • IHSG Cetak Rekor Baru 8.295, Saham UNVR, TLKM, dan ASII Kompak Menguat

    IHSG Cetak Rekor Baru 8.295, Saham UNVR, TLKM, dan ASII Kompak Menguat

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.295,61, pada perdagangan Jumat (24/10/2025). Kenaikan ini ditopang oleh pergerakan positif saham-saham berkapitalisasi besar seperti PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Telkom Indonesia (TLKM), dan PT Astra International Tbk. (ASII). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,26% atau 21,25 […]

  • Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 dan UBS Stabil

    Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 dan UBS Stabil

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk Galeri24 dan UBS hari ini kompak stabil. Dua produk logam mulia andalan Pegadaian tersebut harganya tidak berubah dari kemarin . Mengutip Antara, Senin (23/2/2026), harga emas UBS bertahan di angka Rp 3.061.000 per gram. Sementara Galeri24 stagnan di angka Rp 3.047.000 per gram. Harga jual emas UBS dan Galeri24 di […]

  • AS-China Gelar Perundingan di Kuala Lumpur, Cegah Eskalasi Perang Dagang Jelang Pertemuan Trump-Xi

    AS-China Gelar Perundingan di Kuala Lumpur, Cegah Eskalasi Perang Dagang Jelang Pertemuan Trump-Xi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pejabat ekonomi terkemuka dari Amerika Serikat (AS) dan China memulai perundingan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Sabtu (25/10/2025). Langkah ini diambil untuk mencegah eskalasi perang dagang antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia, sekaligus mempersiapkan pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Mengutip CNBC, pembicaraan […]

  • Harga Ayam Hidup Anjlok ke Rp18 Ribu per Kg

    Harga Ayam Hidup Anjlok ke Rp18 Ribu per Kg

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga ayam hidup di tingkat peternak dilaporkan anjlok hingga Rp18 ribu per kilogram (kg), jauh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp25 ribu per kg. Kondisi ini membuat peternak mengalami kerugian cukup besar. Berdasarkan data Persatuan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo), Harga Pokok Produksi (HPP) ayam hidup saat ini […]

expand_less