KSPM Universitas Jambi Dorong Literasi Investasi, Cetak Generasi Muda Cerdas Finansial
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month Jum, 17 Okt 2025
- comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Upaya memperluas literasi keuangan di kalangan generasi muda terus digencarkan. Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Jambi menggelar kegiatan “KSPM Insight Room: Spesial Nobar Capital Market and Summit Expo 2025” di Paviliun Jambi Business Center, Jumat (17/10).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Peringatan 48 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia, yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama KPEI dan KSEI, serta didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Langkah ini sejalan dengan komitmen industri pasar modal untuk meningkatkan jumlah investor ritel domestik dan memperkuat partisipasi mahasiswa dalam ekosistem investasi nasional.
Edukasi Investasi di Era Ekonomi Digital
Direktur KSPM UNJA, Muhammad Royyan, menyampaikan bahwa peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap pasar modal merupakan langkah strategis dalam membangun perekonomian nasional yang tangguh.
“Generasi muda perlu memahami konsep pengelolaan keuangan dan investasi sejak dini. Literasi finansial yang baik akan membentuk perilaku ekonomi yang cerdas dan berkelanjutan,” ujar Royyan.
Menurutnya, kegiatan seperti Insight Room menjadi jembatan penting untuk mengenalkan pasar modal secara sederhana dan menyenangkan, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa investasi merupakan pilar utama pertumbuhan ekonomi digital.
Simulasi Saham Lewat Stocklab Battle
Salah satu agenda unggulan dalam acara ini adalah kompetisi Stocklab Battle, yang menggambarkan mekanisme transaksi saham secara interaktif.
Direktur UKM KSPM UNJA, Muhammad Royyan, menjelaskan bahwa permainan ini mengajarkan dasar analisis saham dengan pendekatan praktis.
“Peserta diajak memahami cara jual beli saham, mengenal sektor industri, dan membaca pola candle chart untuk analisis teknikal. Lewat simulasi ini, mahasiswa belajar konsep investasi tanpa tekanan, tapi tetap edukatif,” paparnya.
Royyan menambahkan, melalui program seperti ini, KSPM UNJA berkomitmen mencetak mahasiswa yang melek investasi, disiplin secara finansial, dan berani menjadi investor mandiri.
Hadirkan Narasumber Nasional dan Tokoh Pasar Modal
Acara turut menghadirkan berbagai narasumber nasional, di antaranya Zelahayani, founder Youthinspireid, yang membahas “Peluang dan Inovasi Generasi Muda di Era Pasar Modal Digital.”
Selain itu, sejumlah figur publik seperti Raden Pardede, Pandu P. Sjahrir, Nycta Gina, dan El Rumi juga hadir secara daring dalam sesi Investment Talk bertema “Investasi Sahih! No FOMO, No Panik.”
Kehadiran para tokoh ini diharapkan mampu memperkuat literasi pasar modal di kalangan muda, terutama terkait pentingnya investasi yang rasional dan berorientasi jangka panjang.
Bangun Budaya Investasi Sejak di Kampus
KSPM UNJA menjadi contoh nyata bagaimana lembaga mahasiswa dapat berperan aktif dalam mendukung visi pemerintah dan otoritas keuangan untuk membangun budaya investasi sejak di lingkungan kampus.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Road to Jambi Financial Festival (JFF) dengan tema “Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang.”
Lewat inisiatif ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami teori ekonomi, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata melalui aktivitas investasi produktif.
Kontribusi terhadap Pembangunan Ekonomi Nasional
Dengan semakin banyaknya generasi muda yang memahami mekanisme pasar modal, diharapkan kontribusi sektor ini terhadap pembangunan ekonomi nasional dan inklusi keuangan akan semakin besar.
Kegiatan seperti KSPM Insight Room 2025 menjadi bagian penting dari upaya memperkuat fondasi ekonomi berbasis literasi finansial, sekaligus menumbuhkan investor muda yang cerdas, visioner, dan tangguh menghadapi dinamika pasar global.
- Penulis: darmanto zebua

Saat ini belum ada komentar