Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Properti » Bos Pengusaha Ungkap 2 Kunci Manufaktur RI Bisa Perkasa di 2026

Bos Pengusaha Ungkap 2 Kunci Manufaktur RI Bisa Perkasa di 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Dunia usaha menilai kinerja industri manufaktur Indonesia pada 2026 akan sangat ditentukan oleh kombinasi faktor domestik dan global. Setelah melewati fase pemulihan pada 2025, tantangan berikutnya adalah memastikan momentum tersebut tidak berhenti sebagai rebound jangka pendek.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani menyebutkan, terdapat dua faktor utama yang akan membentuk outlook industri manufaktur nasional pada 2026.

“Outlook 2026 akan sangat dipengaruhi oleh dua hal. Pertama, efek lanjutan kebijakan 2025, seperti paket stimulus, deregulasi impor, dan pembenahan perizinan. Jika implementasinya konsisten, ini bisa menurunkan sebagian tantangan struktur biaya dan memberi ruang ekspansi manufaktur,” ujar Shinta kepada CNBC Indonesia, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, kebijakan pemerintah sepanjang 2025 menjadi fondasi penting bagi efisiensi iklim usaha. Namun, keberhasilan kebijakan tersebut sangat bergantung pada konsistensi implementasi dan koordinasi antarinstansi di lapangan.

Selain faktor domestik, Shinta menegaskan bahwa dinamika global juga akan berperan besar dalam menentukan arah industri manufaktur nasional.

“Kedua, kita juga menghadapi peluang sekaligus risiko eksternal dan policy shock, mulai dari dinamika geopolitik, tarif resiprokal Amerika Serikat, implementasi IEU-CEPA, hingga kebijakan lingkungan Eropa seperti EUDR dan CBAM, serta arah kebijakan The Fed,” jelasnya.

Ia menilai tantangan utama ke depan bukan sekadar bertahan dari tekanan global, melainkan bagaimana mengubah pemulihan manufaktur 2025 menjadi proses reindustrialisasi yang lebih dalam dan berkelanjutan.

“Kuncinya ada pada seberapa cepat pemerintah dan dunia usaha bisa mengubah momentum pemulihan 2025 menjadi re-industrialisasi yang lebih dalam, bukan hanya pemantulan jangka pendek,” tegas Shinta.

Dalam jangka menengah, peluang peningkatan nilai tambah manufaktur dinilai sangat bergantung pada keberhasilan Indonesia memanfaatkan tren hilirisasi, digitalisasi, dan ekonomi hijau.

“Prospek nilai tambah manufaktur Indonesia di 2026 akan sangat ditentukan oleh kemampuan kita naik kelas, dari eksportir bahan mentah menjadi basis produksi bernilai tambah,” katanya.

Shinta juga menyoroti pentingnya kebijakan industri yang lebih terarah agar investasi hilirisasi memberi dampak luas bagi perekonomian domestik.

“Investasi hilirisasi yang tumbuh cepat, jika diikuti kebijakan industri berbasis komoditas, pengembangan klaster, kemitraan riset, serta integrasi UMKM ke dalam rantai nilai lokal, berpotensi meningkatkan domestic value added ekspor secara bertahap,” jelasnya.

Meski demikian, pekerjaan rumah di dalam negeri dinilai masih besar. Penurunan biaya logistik, energi, dan bunga pinjaman, serta kepastian regulasi dan penegakan hukum terhadap impor ilegal menjadi agenda krusial untuk menjaga daya saing industri.

Apindo memproyeksikan ekspor manufaktur Indonesia pada 2026 masih memiliki ruang tumbuh, meski tidak akan melonjak tajam.

“Kami melihat masih ada ruang bagi ekspor manufaktur Indonesia untuk tumbuh di 2026, tetapi lebih dalam koridor measured growth, bukan lonjakan spektakuler,” ujar Shinta.

Ke depan, fokus kebijakan diharapkan bergeser dari sekadar mengejar volume ekspor menuju peningkatan kualitas dan nilai tambah industri, sekaligus menciptakan lapangan kerja formal dan memperkuat kelas menengah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santap Paket Makan “Sedulang” di Swiss-Belhotel Jambi, Hidang Sarat Akan Makna

    Santap Paket Makan “Sedulang” di Swiss-Belhotel Jambi, Hidang Sarat Akan Makna

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Swiss-Belhotel Jambi kembali mempersembahkan pengalaman kuliner istimewa melalui paket makan siang “Sedulang” di BnB Lounge yang terletak di lantai lobi Swiss-Belhotel Jambi yang akan tersedia hingga 26 Desember 2026. “Sedulang” merupakan rangkaian hidangan yang dirancang khusus untuk dinikmati bersama oleh empat orang berasal dari tradisi masyarakat Bangka Belitung yang bermakna makan bersama, sebagai […]

  • Prabowo Bertolak ke Rusia, Akan Bertemu Vladimir Putin Bahas Energi dan Geopolitik

    Prabowo Bertolak ke Rusia, Akan Bertemu Vladimir Putin Bahas Energi dan Geopolitik

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Rusia, pada Minggu malam (12/4/2026) untuk melakukan kunjungan resmi kenegaraan. Dalam lawatan ini, Prabowo dijadwalkan bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin guna membahas kerja sama strategis di tengah dinamika global. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa keberangkatan Presiden merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral, […]

  • Prediksi Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

    Prediksi Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laga puncak FIFA Series 2026 akan mempertemukan Timnas Indonesia melawan Timnas Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026). Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit dengan tensi tinggi. Tim Garuda melangkah ke final usai tampil meyakinkan dengan mengalahkan Saint Kitts and Nevis 4-0. Sementara Bulgaria menunjukkan kekuatan ofensif luar biasa setelah menghancurkan Kepulauan […]

  • Transaksi QRIS di Bank Muamalat Tumbuh 89,37 Persen

    Transaksi QRIS di Bank Muamalat Tumbuh 89,37 Persen

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat, jumlah transaksi melalui QRIS di aplikasi mobile banking Muamalat DIN per November 2025 tercatat lebih dari 5 juta atau tumbuh sekitar 89,37 persen secara tahunan (year on year/yoy). Lonjakan tersebut juga diikuti dengan kenaikan volume transaksi pada periode yang sama yaitu sebesar 71,06 persen (yoy). Direktur Bank […]

  • Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia

    Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pendiri bursa mata uang kripto terbesar di dunia, Binance, yakni Changpeng Zhao (CZ), kini kembali menjadi sorotan dunia. Setelah sempat mendekam di penjara selama empat bulan karena kasus pencucian uang, CZ kini justru tampil sebagai tokoh penting di industri aset digital Asia Tengah. CZ sebelumnya dijatuhi hukuman karena terbukti melanggar undang-undang anti pencucian […]

  • Terpukul Lagi! Nilai Tukar Rupiah Segini Pagi Ini

    Terpukul Lagi! Nilai Tukar Rupiah Segini Pagi Ini

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali terpukul Kamis (9/4/2026) pagi ini. Pelemahan ini terjadi karena tertekan sentimen global di tengah ketidakpastian gencatan senjata AS-Iran dan arah kebijakan suku bunga The Fed. Berdasarkan data dari Antara, rupiah melemah 18 poin atau 0,11 persen menjadi Rp17.030 per dolar Amerika Serikat (AS) dari penutupan sebelumnya di level Rp17.012 […]

expand_less