Breaking News
light_mode
Beranda » Properti » Bos Pengusaha Ungkap 2 Kunci Manufaktur RI Bisa Perkasa di 2026

Bos Pengusaha Ungkap 2 Kunci Manufaktur RI Bisa Perkasa di 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Dunia usaha menilai kinerja industri manufaktur Indonesia pada 2026 akan sangat ditentukan oleh kombinasi faktor domestik dan global. Setelah melewati fase pemulihan pada 2025, tantangan berikutnya adalah memastikan momentum tersebut tidak berhenti sebagai rebound jangka pendek.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani menyebutkan, terdapat dua faktor utama yang akan membentuk outlook industri manufaktur nasional pada 2026.

“Outlook 2026 akan sangat dipengaruhi oleh dua hal. Pertama, efek lanjutan kebijakan 2025, seperti paket stimulus, deregulasi impor, dan pembenahan perizinan. Jika implementasinya konsisten, ini bisa menurunkan sebagian tantangan struktur biaya dan memberi ruang ekspansi manufaktur,” ujar Shinta kepada CNBC Indonesia, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, kebijakan pemerintah sepanjang 2025 menjadi fondasi penting bagi efisiensi iklim usaha. Namun, keberhasilan kebijakan tersebut sangat bergantung pada konsistensi implementasi dan koordinasi antarinstansi di lapangan.

Selain faktor domestik, Shinta menegaskan bahwa dinamika global juga akan berperan besar dalam menentukan arah industri manufaktur nasional.

“Kedua, kita juga menghadapi peluang sekaligus risiko eksternal dan policy shock, mulai dari dinamika geopolitik, tarif resiprokal Amerika Serikat, implementasi IEU-CEPA, hingga kebijakan lingkungan Eropa seperti EUDR dan CBAM, serta arah kebijakan The Fed,” jelasnya.

Ia menilai tantangan utama ke depan bukan sekadar bertahan dari tekanan global, melainkan bagaimana mengubah pemulihan manufaktur 2025 menjadi proses reindustrialisasi yang lebih dalam dan berkelanjutan.

“Kuncinya ada pada seberapa cepat pemerintah dan dunia usaha bisa mengubah momentum pemulihan 2025 menjadi re-industrialisasi yang lebih dalam, bukan hanya pemantulan jangka pendek,” tegas Shinta.

Dalam jangka menengah, peluang peningkatan nilai tambah manufaktur dinilai sangat bergantung pada keberhasilan Indonesia memanfaatkan tren hilirisasi, digitalisasi, dan ekonomi hijau.

“Prospek nilai tambah manufaktur Indonesia di 2026 akan sangat ditentukan oleh kemampuan kita naik kelas, dari eksportir bahan mentah menjadi basis produksi bernilai tambah,” katanya.

Shinta juga menyoroti pentingnya kebijakan industri yang lebih terarah agar investasi hilirisasi memberi dampak luas bagi perekonomian domestik.

“Investasi hilirisasi yang tumbuh cepat, jika diikuti kebijakan industri berbasis komoditas, pengembangan klaster, kemitraan riset, serta integrasi UMKM ke dalam rantai nilai lokal, berpotensi meningkatkan domestic value added ekspor secara bertahap,” jelasnya.

Meski demikian, pekerjaan rumah di dalam negeri dinilai masih besar. Penurunan biaya logistik, energi, dan bunga pinjaman, serta kepastian regulasi dan penegakan hukum terhadap impor ilegal menjadi agenda krusial untuk menjaga daya saing industri.

Apindo memproyeksikan ekspor manufaktur Indonesia pada 2026 masih memiliki ruang tumbuh, meski tidak akan melonjak tajam.

“Kami melihat masih ada ruang bagi ekspor manufaktur Indonesia untuk tumbuh di 2026, tetapi lebih dalam koridor measured growth, bukan lonjakan spektakuler,” ujar Shinta.

Ke depan, fokus kebijakan diharapkan bergeser dari sekadar mengejar volume ekspor menuju peningkatan kualitas dan nilai tambah industri, sekaligus menciptakan lapangan kerja formal dan memperkuat kelas menengah.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naik Rp9000, Harga Emas Antam Jadi Rp2.296.000 per Gram

    Naik Rp9000, Harga Emas Antam Jadi Rp2.296.000 per Gram

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali naik pada hari ini, Jumat (7/11/2025). Harga emas Antam kini dibanderol Rp2.296.000 per gram. Harga emas Antam naik Rp 9.000 jika dibandingkan dengan harga pada Kamis (6/11/2025) yang berada di level Rp 2.287.000 per gram. Sementara harga emas Antam termahal kini telah mencapai Rp2,23 […]

  • Drainase Tersumbat Picu Genangan di Simpang Mayang, Tim Gabungan Bersama-sama Bersihkan Saluran Air

    Drainase Tersumbat Picu Genangan di Simpang Mayang, Tim Gabungan Bersama-sama Bersihkan Saluran Air

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Genangan air yang menghambat lalu lintas di Simpang Mayang saat hujan dengan curah tinggi di Kota Jambi pada Jumat (12/12/2025) turut dipicu adanya penyumbatan drainase. Aliran air di drainase yang berada di RT 23, Kelurahan Simpang Tiga Sipin, Kecamatan Telanaipura, Simpang Mayang tersebut tersumbat sehingga melimpah ke jalan raya dan nyaris masuk ke […]

  • Dari Jambi untuk Indonesia: Cikmas Hadi Salasa Siap Berkontribusi di Dewas BPJS Ketenagakerjaan

    Dari Jambi untuk Indonesia: Cikmas Hadi Salasa Siap Berkontribusi di Dewas BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam perjalanan di Bandara Sultan Thaha Jambi, tim awak media tanpa sengaja bertemu dengan Cikmas Hadi Salasa, salah satu peserta seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk melakukan wawancara singkat mengenai motivasi serta rencana kerja yang akan dibawanya apabila dipercaya menjadi bagian dari Dewas BPJS Ketenagakerjaan. Cikmas, yang dikenal […]

  • Disorot Presiden Prabowo, BEI Suspensi Saham Toba Pulp Lestari (INRU)

    Disorot Presiden Prabowo, BEI Suspensi Saham Toba Pulp Lestari (INRU)

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) di seluruh pasar. Langkah ini diambil menyusul adanya ketidakpastian kelangsungan usaha perseroan akibat penghentian sementara kegiatan operasional oleh pemerintah. Suspensi tersebut sebagaimana tercantum dalam pengumuman BEI No. Peng-SPT-00021/BEI.PP3/12-2025, yang berlaku mulai Sesi II perdagangan Rabu, 17 […]

  • Lampu Sein Mobil Mati Segera Perbaiki, Bagaimana Mengetahuinya?

    Lampu Sein Mobil Mati Segera Perbaiki, Bagaimana Mengetahuinya?

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peran lampu sein pada mobil cukup penting, yakni untuk memberikan sinyal kepada pengendara lain ketika di jalan. Dengan demikian, komunikasi antar pengendara dapat tercipta, sehingga lalu lintas bisa lebih kondusif. Maka dari itu, ketika lampu sein mati, pengemudi wajib segera memperbaikinya demi keselamatan bersama. Selain membahayakan, lampu sein mati juga bisa kena tilang […]

  • Ekonomi China Melambat Tajam pada Oktober 2025, Investasi dan Industri Tertekan Krisis Properti

    Ekonomi China Melambat Tajam pada Oktober 2025, Investasi dan Industri Tertekan Krisis Properti

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian China kembali menunjukkan pelemahan yang cukup signifikan pada Oktober 2025. Serangkaian data terbaru yang dirilis Biro Statistik Nasional China (NBS) menegaskan bahwa pemulihan ekonomi Negeri Tirai Bambu masih rapuh, terutama akibat krisis properti berkepanjangan, lemahnya permintaan domestik, hingga tekanan eksternal dari melemahnya ekonomi global. Kondisi ini menambah kekhawatiran investor dan pelaku pasar […]

expand_less