Besok, Polda Jabar dan Pemprov Jemput 13 Perempuan Korban TPPO dari Sikka NTT
- account_circle syaiful amri
- calendar_month 13 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Polda Jabar bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan penjemputan terhadap 13 korban dugaan tindak pidana perdagangan orang di Polres Sikka, Polda NTT, pada Jumat, 20 Februari 2026
JAMBISNIS.COM – Sebanyak 13 perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) akan dijemput pada Jumat, 20 Februari 2026. Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan rencana penjemputan tersebut. Ia mengatakan, Polda Jabar bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menjemput para korban di Polres Sikka, yang berada di bawah naungan Polda Nusa Tenggara Timur.
“Benar, Polda Jabar bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan penjemputan terhadap 13 korban dugaan tindak pidana perdagangan orang di Polres Sikka, Polda NTT, pada Jumat, 20 Februari 2026,” ujar Hendra dalam keterangan tertulis, Kamis (19/2/2026).
Saat ini, para korban berada di wilayah hukum Polres Sikka. Kasus tersebut telah dilaporkan dengan Nomor: LP/B/13/II/2026/SPKT/Polres Sikka/Polda NTT tertanggal 3 Februari 2026.
Pihak kepolisian menyatakan terus berkoordinasi dengan aparat setempat guna memastikan keamanan dan kondisi para korban sebelum dipulangkan ke Jawa Barat.
“Kami fokus memastikan kondisi para korban aman serta memberikan pendampingan yang dibutuhkan saat proses pemulangan,” katanya.
Adapun identitas korban yang disampaikan antara lain:
- IN (24), asal Bandung
- JTP (18), asal Cianjur
- DO (19), asal Cianjur
- GAT (20), asal Bandung
- R (22), asal Cianjur
- YAP (23), asal Bandung
- TRA (21), asal Cianjur
- SS (31)
- CN (25), asal Indramayu
Proses penjemputan ini juga mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang sebelumnya menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan keselamatan serta pemulihan para korban setibanya di Jawa Barat.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar