Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » AS Tunda Tarif Baru Chip China Sampai Juni 2027

AS Tunda Tarif Baru Chip China Sampai Juni 2027

  • account_circle -
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR) akan menunda tarif tambahan produk semikonduktor asal China hingga Juni 2027. Pengumuman tersebut disampaikan setelah berakhirnya investigasi satu tahun oleh kantor perdagangan, dilakukan di tengah meredanya ketegangan antara AS dan China.

Kantor tersebut mengatakan tingkat tarif tambahan awal akan dipertahankan pada nol persen selama 18 bulan, meski penyelidikan berdasarkan Pasal 301 Undang-Undang perdagangan AS tahun 1974 menemukan bahwa “penargetan industri semikonduktor oleh China untuk dominasi tidak masuk akal dan membebani atau membatasi perdagangan AS dan karenanya dapat ditindaklanjuti”.

Dalam pemberitahuan Federal Register disebutkan bahwa tingkat tarif akan dinaikkan pada 23 Juni 2027, “ke tingkat yang akan diumumkan tidak kurang dari 30 hari sebelum tanggal tersebut”.

Investigasi dimulai pada Desember 2024, selama beberapa pekan terakhir pemerintahan Presiden Joe Biden sebelum Trump kembali ke Gedung Putih.

Pejabat AS secara khusus menyelidiki chip “peninggalan” non-canggih yang diproduksi di China, yang digunakan dalam produk harian mulai dari mobil hingga perangkat medis.

Pasal 301 memberi wewenang kepada pemerintah AS untuk menggunakan tarif guna menanggapi praktek-praktek yang diduga tidak adil dari negara asing.

Pasal itu menjadi alat favorit Trump dalam membenarkan pengenaan tarif yang lebih tinggi pada produk impor China ketika ia melancarkan perang dagang dengan Beijing selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden.

Berdasarkan penyelidikan Pasal 301 lainnya, pemerintahan Biden menggandakan tarif pada chip China menjadi 50 persen pada Januari tahun ini.

Pemberitahuan USTR, yang dirilis pada Selasa, menyebutkan rencana tarif baru akan ditambahkan ke bea masuk 50 persen yang sudah ada.

Penundaan tarif baru itu muncul ketika Trump berupaya mempertahankan hubungan kerja yang baik dengan China menyusul pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping pada akhir Oktober di Korea Selatan.

Selama pertemuan tersebut Trump, yang berencana mengunjungi China pada April, menyetujui gencatan senjata selama setahun dalam perang dagang dengan presiden Xi.

Sebagai bagian dari upaya untuk mengembalikan produksi chip ke AS, pemerintahan Trump kembali meluncurkan investigasi pada April berdasarkan Pasal 232 Undang-Undang Perluasan Perdagangan tahun 1962.

Pada Agustus Trump mengusulkan tarif sekitar 100 persen untuk impor chip dan tarif pungutan baru yang akan segera diumumkan, namun belum terealisasi.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Antara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mneteri Pertanian Play Button

    Setelah Kisruh Pembatasan Kuota Impor Daging, Pedagang Daging Sapi Batal Demo

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembatasan kuota impor daging sapi dan kuota perdagangan sapi hidup yang dipersoalkan pedagang menemui titik terang. Bahkan para pedagang daging sapi yang sedianya akan mogok selama tiga hari, mengurungkan rencana tersebut. APDI atau Asosiasi Pedagang Daging Indonesia kemarin menggelar pertemuan dengan perwakilan pemerintah dan pelaku usaha terkait dan dicapai kesepakatan. “Alhamdulillah tadi sore […]

  • 5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa sangka, di balik kesibukan para pejabat tinggi negara, mereka juga punya menu kuliner sederhana yang selalu menggoda: sate. Olahan daging bakar yang disiram bumbu kacang atau kecap ini ternyata jadi favorit banyak tokoh penting Tanah Air. Dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), masing-masing punya tempat langganan sate andalan. […]

  • Rupiah Melemah Pagi Ini, Kini Dilevel Rp16.673 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Pagi Ini, Kini Dilevel Rp16.673 per Dolar AS

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (16/12/2025). Rupiah tercatat melemah 6 poin atau sekitar 0,04 persen ke level Rp16.673 per dolar AS. Angka tersebut menunjukkan pelemahan tipis dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di level Rp16.667 per dolar AS. Meski pergerakannya tidak terlalu besar, arah […]

  • Sumur minyak

    Sumur Rakyat Diharapkan Mampu Katrol Produksi Migas

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Deputi Eksploitasi SKK Migas Taufan Marhaendrajana mengatakan legalisasi pertambangan rakyat diharapkan mampu meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional. Seperti diketahui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi menjadi dasar hukum bagi keterlibatan […]

  • Citibank: AI Bisa Dongkrak Laba Industri Perbankan Global hingga Rp33,46 Kuadriliun pada 2028

    Citibank: AI Bisa Dongkrak Laba Industri Perbankan Global hingga Rp33,46 Kuadriliun pada 2028

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – CEO Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) Batara Sianturi mengungkapkan bahwa penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berpotensi meningkatkan laba industri perbankan global hingga mencapai 2 triliun dolar AS atau setara Rp33,46 kuadriliun (kurs Rp16.728) dalam tiga tahun ke depan. “Riset Citi menunjukkan bahwa kecerdasan buatan akan menjadi salah satu kekuatan utama di era ini. […]

  • Buntut IHSG Anjlok, Direktur Utama BEI Iman Rachman Mundur

    Buntut IHSG Anjlok, Direktur Utama BEI Iman Rachman Mundur

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mundur pada Selasa (30/1/2026) pagi. Pengunduran dirinya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas gejolak di pasar modal yang terjadi dalam dua hari terakhir. “Sebagai bentuk tanggung jawab apa yang terjadi dua hari ini, saya menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama BEI. Saya berharap ini yang terbaik […]

expand_less