Kamis, 23 Jul 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » JBC Jadi “Ladang Rezeki” Driver Ojek Online, Grab dan Maxim Ramai Mangkal Disini

JBC Jadi “Ladang Rezeki” Driver Ojek Online, Grab dan Maxim Ramai Mangkal Disini

  • account_circle Syaiful Amri
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Keberadaan Jambi Business Center (JBC) tak hanya berdampak pada geliat bisnis dan kelancaran akses jalan yang ada dalam Kota Jambi.

Sebagai kawasan yang menggabungkan pusat perbelanjaan, hotel, convention center, dan ruko, JBC telah menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai kalangan datang kesini. Baik itu berbelanja, berkuliner ria, maupun rekreasi dan berolahraga.

Terlebih lagi, dengan aktivitas yang berlangsung hampir 24 jam membuat kawasan superblok ini menjadi selalu ramai dan lokasi favorit masyarakat Kota Jambi.

Tingginya mobilitas tersebut secara otomatis menciptakan permintaan transportasi yang tinggi, termasuk layanan ojek online.

Tak heran jika di sejumlah titik strategis dalam kawasan ini, terlihat banyak driver berbasis aplikasi tersebut yang mangkal sambil menunggu pesanan masuk.

Para driver ojek online seperti Maxim dan Grab berkumpul di area pintu masuk, sekitar ruko, hingga jalur utama yang ramai dilalui pengunjung. Mereka memanfaatkan momen sibuk, seperti jam pulang kerja, malam hari, hingga akhir pekan, untuk memaksimalkan pendapatan.

Rizky, salah satu driver Grab, mengaku JBC menjadi salah satu titik paling “basah” di Kota Jambi.

“Kalau mangkal di JBC, peluang dapat order itu besar. Hampir setiap saat ada saja penumpang, apalagi malam hari. Kadang habis antar, langsung dapat order lagi di sekitar sini,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Andi, pengemudi Maxim yang sudah cukup lama beroperasi di Kota Jambi. Ia menyebut JBC sebagai lokasi strategis yang tidak pernah sepi.

“Di sini itu lengkap, ada mall, hotel, tempat makan, jadi orang pasti butuh transportasi. Kami driver jadi lebih mudah cari penumpang. Dalam sehari bisa bolak-balik dapat order dari area ini saja,” katanya.

Selain karena ramainya aktivitas, faktor lain yang membuat JBC diminati para driver adalah akses jalannya yang terbuka dan terhubung ke berbagai titik penting di kota. Jalur alternatif yang menghubungkan kawasan Mayang ke Sungai Kambang menjadi keuntungan tersendiri.

Dengan akses tersebut, driver bisa lebih cepat mengantar penumpang tanpa harus terjebak kemacetan. Waktu tempuh yang lebih singkat juga memungkinkan mereka mengambil lebih banyak order dalam sehari.

“Sekarang enak, jalannya sudah terbuka. Antar penumpang jadi lebih cepat, tidak perlu mutar jauh. Ini sangat membantu kami untuk kejar target harian,” tambah Andi.

Kemudahan akses ini juga membuat penumpang lebih memilih memesan ojek online dari kawasan JBC karena waktu tunggu yang relatif singkat.

Menariknya, JBC tidak hanya menjadi tempat mencari penumpang, tetapi juga menjadi lokasi “nongkrong produktif” bagi para driver. Sambil menunggu order masuk, mereka biasanya berkumpul, berbincang, hingga beristirahat sejenak.

Suasana kawasan yang hidup dan fasilitas yang tersedia membuat para driver merasa nyaman menunggu di area ini. Ditambah lagi, peluang mendapatkan penumpang yang tinggi membuat waktu menunggu tidak terasa sia-sia.

“Kalau di sini, nunggu juga nggak lama. Paling beberapa menit sudah dapat order lagi. Jadi walaupun ramai driver, tetap kebagian,” ujar Rizky.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kehadiran JBC tidak hanya menguntungkan pelaku usaha besar, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi sektor informal seperti pengemudi ojek online.

Perputaran ekonomi yang terjadi di kawasan ini turut membuka peluang bagi banyak orang untuk meningkatkan pendapatan. Dari pengunjung yang datang, aktivitas bisnis yang berjalan, hingga kebutuhan transportasi, semuanya saling terhubung dalam satu ekosistem.

Bagi para driver Grab dan Maxim, JBC bukan sekadar titik mangkal, melainkan salah satu sumber utama penghasilan harian mereka. Dengan kondisi kawasan yang terus berkembang dan ramai, peluang tersebut diperkirakan akan terus terbuka lebar.

Ke depan, Jambi Business Center diprediksi akan tetap menjadi salah satu pusat aktivitas utama di Kota Jambi, sekaligus menjadi “ladang rezeki” bagi banyak pihak, termasuk para pejuang jalanan yang menggantungkan hidup dari layanan transportasi online.(*)

  • Penulis: Syaiful Amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Lesu, Perak Antam Meledak! Naik Rp900 Hari Ini

    Usai Lesu, Perak Antam Meledak! Naik Rp900 Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam terpantau melesat pada perdagangan Jumat (10/7/2026). Harga logam mulia warna putih ini naik sebesar Rp900 menjadi Rp40.400 per gram. Kenaikan tersebut turut mengerek harga perak dalam berbagai ukuran. Untuk perak batangan Antam seberat 250 gram, kini dibanderol Rp10.500.000. Jika sudah termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) 11 persen, harganya […]

  • Harga Pertamax di Jambi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, BBM Subsidi Tetap

    Harga Pertamax di Jambi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, BBM Subsidi Tetap

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Provinsi Jambi kembali mengalami penyesuaian. PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax (RON 92) menjadi Rp16.250 per liter mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan ini cukup signifikan, yakni sebesar Rp3.650 dari harga sebelumnya Rp12.600 per liter. Selain Pertamax, harga Pertamax Green 95 juga ikut naik dan […]

  • Investor Norwegia Tolak Rencana Tesla Beri Gaji Fantastis ke Elon Musk

    Investor Norwegia Tolak Rencana Tesla Beri Gaji Fantastis ke Elon Musk

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Tesla memberikan gaji superbesar kepada CEO-nya, Elon Musk, menuai pro dan kontra di kalangan investor. Salah satu yang menolak secara terbuka adalah Dana Kekayaan Negara Norwegia (Norges Bank Investment Management/NBIM), salah satu pemegang saham institusional terbesar Tesla. NBIM menyatakan akan menolak proposal kompensasi baru bagi Elon Musk yang nilainya bisa mencapai USD […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Kembali Turun, Rp 3.406,67 per Kg

    Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Kembali Turun, Rp 3.406,67 per Kg

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki akhir tahun, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Jambi tidak menunjukkan tren positif. Kali ini harga kelapa sawit Provinsi Jambi kembali turun. Hasil rapat Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada 24 Desember 2025 lalu, harga periode 26 Desember – 1 Januari 2026 berlaku untuk periode setelahnya, yakni periode 2-8 Januari 2026. Berkaca […]

  • Rencana KRL Beroperasi 24 Jam Harus Dikaji Ulang

    Rencana KRL Beroperasi 24 Jam Harus Dikaji Ulang

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana operasional kereta rel listrik (KRL) commuter line selama 24 jam dinilai perlu kajian mendalam sebelum diterapkan. Hal ini disampaikan Pengamat Transportasi Publik bidang Perkeretaapian, Joni Martinus, merespons pernyataan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang membuka opsi operasional KRL sepanjang hari. Wacana tersebut mencuat setelah muncul fenomena warga yang menginap di Stasiun Cikarang demi […]

  • Naik Rp250, Perak Antam Tembus Rp46.850 per Gram

    Naik Rp250, Perak Antam Tembus Rp46.850 per Gram

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam kembali melesat pada perdagangan Rabu (17/6/2026). Harga logam mulia ini naik sebesar Rp250 menjadi Rp46.850 per gram. Kenaikan ini turut mengerek harga perak dalam berbagai ukuran. Untuk perak batangan Antam seberat 250 gram, kini dibanderol Rp12.112.500. Jika sudah termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) 11 persen, harganya mencapai Rp13.444.875. […]

expand_less