Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Dampak Perang Iran vs AS-Israel, Negara Asia Mulai Hemat BBM

Dampak Perang Iran vs AS-Israel, Negara Asia Mulai Hemat BBM

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sejumlah negara di Asia mulai menerapkan kebijakan darurat menyusul krisis bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Krisis energi ini dipicu terganggunya jalur distribusi minyak global di Selat Hormuz, salah satu rute vital yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia.

Sejumlah negara pun bergerak cepat mengantisipasi dampak lonjakan harga dan potensi kelangkaan BBM. Filipina menjadi salah satu negara yang mengambil langkah tegas dengan menetapkan status darurat energi nasional. Presiden Ferdinand Marcos Jr. mengeluarkan kebijakan tersebut untuk menjaga stabilitas pasokan energi domestik.

Sebagai negara importir minyak, Filipina dinilai sangat rentan terhadap gangguan distribusi global. Langkah serupa juga dilakukan Korea Selatan dengan membentuk tim darurat ekonomi guna menghadapi dampak konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah.

Sementara itu, Myanmar menerapkan kebijakan penghematan BBM dengan sistem ganjil-genap untuk kendaraan, serta membatasi distribusi bahan bakar menggunakan kode QR.

Pemerintah Myanmar juga memberlakukan kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) untuk menekan konsumsi energi.

Di sisi lain, Vietnam memilih memberikan insentif berupa pemotongan pajak BBM, termasuk bahan bakar pesawat, guna menjaga daya beli masyarakat dan sektor industri.

Bagaimana dengan Indonesia? Pemerintah tengah mengkaji opsi penerapan WFH satu hari dalam sepekan sebagai langkah efisiensi konsumsi energi.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyebut kebijakan tersebut telah dibahas dalam rapat lintas kementerian yang dipimpin oleh Airlangga Hartarto.

Lonjakan harga minyak dunia terjadi setelah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, termasuk ancaman Iran untuk menutup total Selat Hormuz jika serangan terhadap infrastruktur energi mereka berlanjut. Kondisi ini memicu kekhawatiran global karena ketergantungan banyak negara Asia terhadap impor energi.

Dengan berbagai langkah darurat yang ditempuh, negara-negara Asia kini berpacu menjaga stabilitas ekonomi di tengah ancaman krisis energi yang belum menunjukkan tanda mereda.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Setop Impor Solar 2026, Bahlil: Indonesia Siap Mandiri Energi Lewat B50

    Pemerintah Setop Impor Solar 2026, Bahlil: Indonesia Siap Mandiri Energi Lewat B50

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan akan menghentikan impor solar mulai tahun 2026. Kebijakan ini dilakukan melalui penerapan mandatori Biodiesel B50, yakni campuran 50 persen bahan nabati atau fatty acid methyl ester (FAME) dalam bahan bakar solar. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, langkah ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk […]

  • Evakuasi KA Purwojaya Rampung, Jalur Bekasi Kembali Dibuka Bertahap

    Evakuasi KA Purwojaya Rampung, Jalur Bekasi Kembali Dibuka Bertahap

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Proses evakuasi Kereta Api (KA) Purwojaya 58F yang anjlok di wilayah Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, telah rampung. Jalur hulu arah timur kini sudah kembali dapat dilalui kereta api secara terbatas setelah proses perbaikan selesai dilakukan oleh tim teknis PT KAI. “Pada pukul 04.47 WIB, KA 134 Parahyangan relasi Stasiun Gambir–Bandung menjadi kereta pertama […]

  • VF8 Generasi Kedua Jadi Sorotan, Performa Dinilai Lebih Lambat

    VF8 Generasi Kedua Jadi Sorotan, Performa Dinilai Lebih Lambat

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast resmi meluncurkan VF8 generasi kedua di pasar Vietnam. Peluncuran model terbaru ini langsung menarik perhatian karena muncul penilaian bahwa performanya tidak seagresif model sebelumnya. Berdasarkan laporan yang diwartakan CarsCoops pada Jumat (22/5/2026), VF8 generasi terbaru dinilai memiliki tingkat kecepatan yang kurang optimal dibandingkan varian pendahulunya. Meski hadir dengan […]

  • Rupiah Tikung Dolar AS, Melesat Rp16.762

    Rupiah Tikung Dolar AS, Melesat Rp16.762

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Rupiah menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.762 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.798 per dolar AS. Penguatan ini seiring melemahnya indeks dolar di tengah sentimen global yang mereda. Saat ini indeks dolar mengalami depresiasi sebesar 0,18% menuju posisi 97,45. Mayoritas mata uang di kawasan […]

  • Laba Emiten Sawit Haji Isam (PGUN) Melesat 449% di Kuartal III/2025

    Laba Emiten Sawit Haji Isam (PGUN) Melesat 449% di Kuartal III/2025

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN), emiten sawit milik Haji Isam, mencatat lonjakan laba bersih 449% menjadi Rp101,4 miliar pada kuartal III/2025 dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan laba ini didorong oleh penjualan bersih yang naik 38,68% menjadi Rp537,8 miliar, terutama dari minyak kelapa sawit senilai Rp471,17 miliar dan inti kelapa sawit Rp66,08 […]

  • Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia

    Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pendiri bursa mata uang kripto terbesar di dunia, Binance, yakni Changpeng Zhao (CZ), kini kembali menjadi sorotan dunia. Setelah sempat mendekam di penjara selama empat bulan karena kasus pencucian uang, CZ kini justru tampil sebagai tokoh penting di industri aset digital Asia Tengah. CZ sebelumnya dijatuhi hukuman karena terbukti melanggar undang-undang anti pencucian […]

expand_less