Senin, 11 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Dampak Perang Iran vs AS-Israel, Negara Asia Mulai Hemat BBM

Dampak Perang Iran vs AS-Israel, Negara Asia Mulai Hemat BBM

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sejumlah negara di Asia mulai menerapkan kebijakan darurat menyusul krisis bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Krisis energi ini dipicu terganggunya jalur distribusi minyak global di Selat Hormuz, salah satu rute vital yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia.

Sejumlah negara pun bergerak cepat mengantisipasi dampak lonjakan harga dan potensi kelangkaan BBM. Filipina menjadi salah satu negara yang mengambil langkah tegas dengan menetapkan status darurat energi nasional. Presiden Ferdinand Marcos Jr. mengeluarkan kebijakan tersebut untuk menjaga stabilitas pasokan energi domestik.

Sebagai negara importir minyak, Filipina dinilai sangat rentan terhadap gangguan distribusi global. Langkah serupa juga dilakukan Korea Selatan dengan membentuk tim darurat ekonomi guna menghadapi dampak konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah.

Sementara itu, Myanmar menerapkan kebijakan penghematan BBM dengan sistem ganjil-genap untuk kendaraan, serta membatasi distribusi bahan bakar menggunakan kode QR.

Pemerintah Myanmar juga memberlakukan kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) untuk menekan konsumsi energi.

Di sisi lain, Vietnam memilih memberikan insentif berupa pemotongan pajak BBM, termasuk bahan bakar pesawat, guna menjaga daya beli masyarakat dan sektor industri.

Bagaimana dengan Indonesia? Pemerintah tengah mengkaji opsi penerapan WFH satu hari dalam sepekan sebagai langkah efisiensi konsumsi energi.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyebut kebijakan tersebut telah dibahas dalam rapat lintas kementerian yang dipimpin oleh Airlangga Hartarto.

Lonjakan harga minyak dunia terjadi setelah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, termasuk ancaman Iran untuk menutup total Selat Hormuz jika serangan terhadap infrastruktur energi mereka berlanjut. Kondisi ini memicu kekhawatiran global karena ketergantungan banyak negara Asia terhadap impor energi.

Dengan berbagai langkah darurat yang ditempuh, negara-negara Asia kini berpacu menjaga stabilitas ekonomi di tengah ancaman krisis energi yang belum menunjukkan tanda mereda.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menanjak ke Level Baru, Harga Perak Tembus Rp65.600 per Gram

    Menanjak ke Level Baru, Harga Perak Tembus Rp65.600 per Gram

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni PT Antam kembali menguat hingga menembus level baru pada Senin, 26 Januari 2026. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam menanjak Rp 1.350 ke level Rp 65.600 per gram. Angka ini merupakan level baru dengan melampaui Rp 65.000 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada Sabtu (24/1/2026) naik drastis […]

  • Toyota: E10 Bisa Dorong Ekonomi dan Sejahterakan Petani

    Toyota: E10 Bisa Dorong Ekonomi dan Sejahterakan Petani

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, menilai wacana pemerintah terkait mandatori campuran 10 persen etanol (E10) untuk bahan bakar minyak (BBM) berpotensi memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/10/2025), Bob menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dapat menciptakan multiplier effect terhadap sektor […]

  • Garuda Indonesia Gelar GOTF 2026 Diskon 65%

    Garuda Indonesia Gelar GOTF 2026 Diskon 65%

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77, maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia kembali menggandeng Bank Mandiri sebagai bank partner untuk menyelenggarakan Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) 2026, yang merupakan GOTF pertama di tahun ini. Melalui ajang penjualan tiket berbasis digital tersebut, Garuda Indonesia menghadirkan sekitar 140 ribu kursi penerbangan domestik dan […]

  • Pagi Cerah, Rupiah Menguat Jadi Rp16.731 per Dolar AS

    Pagi Cerah, Rupiah Menguat Jadi Rp16.731 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pagi ini. Rupiah dibuka menguat 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp16.731 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.736 per dolar AS. Penguatan rupiah juga diikuti mata uang di kawasan Asia dengan pergerakan bervariasi. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah […]

  • Dari Remaja hingga Lansia 101 Tahun, Ini Potret Jemaah Haji Aceh 2026

    Dari Remaja hingga Lansia 101 Tahun, Ini Potret Jemaah Haji Aceh 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jemaah haji asal Aceh tahun 2026 mencatat rentang usia yang mencolok. Calon jemaah tertua berusia 101 tahun, sementara yang termuda baru menginjak usia 15 tahun. Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Arijal, mengungkapkan bahwa jemaah tertua bernama Ramlah, berasal dari Kota Langsa dan tergabung dalam kloter 4. Sementara […]

  • Mazda Tetap Pertahankan Filosofi Jinba Ittai dalam Desain Mobil

    Mazda Tetap Pertahankan Filosofi Jinba Ittai dalam Desain Mobil

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Pabrikan kendaraan dari Jepang Mazda mempertahankan filosofi turun temurun-temurun jinba ittai dalam desain mobil mereka yang modern, termasuk untuk mobil yang beredar di Indonesia. “Apapun powertrain (sistem tenaga)-nya yang penting harus jinba ittai,” kata Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia Ricky Thio, selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) Mazda di Indonesia, dikutip dari […]

expand_less