Rabu, 24 Jun 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Minyak Dunia Tembus US$112 per Barel Imbas Serangan Fasilitas Energi Iran

Harga Minyak Dunia Tembus US$112 per Barel Imbas Serangan Fasilitas Energi Iran

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia melonjak tajam pada perdagangan Kamis (19/3/2026) setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, menyusul serangan terhadap fasilitas energi di Iran.

Minyak mentah jenis Brent crude oil tercatat naik 4,27 persen menjadi US$112 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,73 persen ke level US$98,95 per barel.

Lonjakan harga dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan fasilitas energi Iran, termasuk ladang gas raksasa South Pars yang menjadi salah satu cadangan gas terbesar di dunia.

Fasilitas tersebut diketahui menyuplai sekitar 70 persen kebutuhan gas domestik Iran, sehingga gangguan operasionalnya langsung memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global.

Selain itu, konflik yang terus memanas juga berdampak pada jalur distribusi energi dunia di Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair global.

Gangguan di jalur strategis ini diperkirakan menyebabkan penurunan produksi minyak di kawasan Timur Tengah hingga 7 juta sampai 10 juta barel per hari, atau sekitar 7–10 persen dari permintaan global.

Ketegangan semakin meningkat setelah Iran melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah infrastruktur energi di kawasan Teluk. Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) bahkan memperingatkan akan menargetkan fasilitas energi negara-negara sekutu Amerika Serikat.

Ancaman tersebut mencakup negara-negara produsen minyak utama seperti Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab, yang berpotensi memperluas gangguan pasokan energi global.

Dampak konflik ini tidak hanya dirasakan di sektor energi, tetapi juga berpotensi memicu lonjakan harga berbagai komoditas global, termasuk biaya transportasi dan logistik.

Sejumlah analis memperingatkan, jika eskalasi konflik terus berlanjut, harga minyak dunia berpotensi menembus level yang lebih tinggi dan memberi tekanan terhadap perekonomian global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penderita GERD dan Asam Lambung Boleh Puasa? Ini Penjelasan Dokter Pencernaan

    Penderita GERD dan Asam Lambung Boleh Puasa? Ini Penjelasan Dokter Pencernaan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penderita GERD (gastroesophageal reflux disease) dan asam lambung kerap ragu menjalani puasa Ramadan karena khawatir gejala kambuh. Namun, dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi menegaskan, puasa tetap bisa dijalani selama kondisi dalam keadaan stabil. Dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi, Ari Fahrial Syam, menjelaskan bahwa pasien dengan riwayat maag atau GERD sebaiknya memastikan […]

  • Rupiah Menguat Jadi Rp16.986 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Jadi Rp16.986 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat signifikan pada Rabu (1/4/2026). Penguatan itu ditopang optimisme meredanya konflik Timur Tengah dan melemahnya indeks dolar. Berdasarkan data dari Antara, nilai tukar rupiah menguat 55 poin atau 0,32 persen menjadi Rp16.986 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.041 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun […]

  • Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pagi ini. Rupiah dibuka melemah sebesar 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.749 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.736 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS melemah 0,06% ke 99,53. Sementara itu, sejumlah mata uang di kawasan Asia dibuka bervariasi. Mata uang yen […]

  • BBM E10: Campuran Etanol 10 Persen Siap Diterapkan di Indonesia

    BBM E10: Campuran Etanol 10 Persen Siap Diterapkan di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam beberapa minggu terakhir, publik Indonesia, khususnya para pemilik kendaraan bermotor, ramai memperbincangkan wacana kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang akan menerapkan campuran etanol 10 persen dalam bahan bakar minyak (BBM) atau disebut E10 mulai tahun 2027. Wacana ini memunculkan kekhawatiran di masyarakat. Banyak yang khawatir kendaraan akan kurang bertenaga (ngempos) dan lebih […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo 10 Juni 2026: Cabai Merah Naik, Bawang Merah Turun

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo 10 Juni 2026: Cabai Merah Naik, Bawang Merah Turun

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Rabu (10/6/2026) terpantau relatif stabil. Namun, beberapa komoditas strategis mengalami fluktuasi, terutama pada kelompok cabai dan bawang. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil mengalami kenaikan sebesar 12,5 persen. Keduanya kini dijual di […]

  • Resmi, Pemerintah Kenakan Pungutan Ekspor Biji Kakao

    Resmi, Pemerintah Kenakan Pungutan Ekspor Biji Kakao

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM: – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi memperluas cakupan pungutan dana perkebunan dengan memasukkan biji kakao sebagai komoditas yang dikenai pungutan ekspor, selain kelapa sawit dan produk turunannya. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 69 Tahun 2025. Mengutip Kontan, pengenaan tarif pungutan ekspor untuk biji kakao ini akan mulai berlaku Jumat […]

expand_less