Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menkeu Purbaya Ungkap 10 Perusahaan Lakukan Under Invoicing

Menkeu Purbaya Ungkap 10 Perusahaan Lakukan Under Invoicing

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya praktik under invoicing yang dilakukan sejumlah perusahaan dan berpotensi menyebabkan kebocoran penerimaan negara.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam praktik tersebut dan saat ini tengah menghitung potensi kerugian yang ditimbulkan.

“Under invoicing kan banyak, kita sudah kejar. Kita sudah deteksi perusahaan-perusahaan yang melakukan dan jumlahnya berapa. Saya pikir itu akan memperbaiki income kita ke depan,” ujar Purbaya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Dari hasil pengujian awal, Purbaya menyebut praktik manipulasi nilai transaksi tersebut masih terjadi secara luas. Bahkan, dari sampel yang diuji, seluruh perusahaan terindikasi melakukan under invoicing.

“Saya tes 10 perusahaan, semuanya under invoicing,” katanya.

Meski demikian, pemerintah belum merinci nilai pasti kebocoran penerimaan negara karena proses penghitungan masih berlangsung.

Praktik under invoicing sendiri merupakan upaya pelaporan nilai transaksi yang lebih rendah dari nilai sebenarnya, sehingga berdampak pada berkurangnya kewajiban pajak yang harus dibayarkan.

Di sisi lain, pemerintah juga mulai menyiapkan langkah antisipasi terhadap tekanan anggaran negara, terutama akibat dinamika harga energi global.

Purbaya menyebut pemerintah telah meminta kementerian dan lembaga untuk menghitung potensi efisiensi anggaran sebagai langkah awal menjaga stabilitas fiskal.

“Kita sudah minta kementerian lembaga siapkan, berapa persen anggarannya dipotong. Tapi ini masih tahap awal,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kementerian Keuangan dalam waktu dekat akan memberikan arahan lebih lanjut terkait penyesuaian anggaran, meski belum tentu seluruh rencana tersebut akan dieksekusi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunga KUR Jambi 2026 Tetap 6 Persen, UMKM Masih Bisa Akses Modal hingga Rp100 Juta

    Bunga KUR Jambi 2026 Tetap 6 Persen, UMKM Masih Bisa Akses Modal hingga Rp100 Juta

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Jambi masih memiliki akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 6 persen per tahun. Hingga Agustus 2026, belum ada informasi resmi yang menunjukkan adanya kenaikan bunga KUR secara umum di Jambi. KUR merupakan program pembiayaan pemerintah yang ditujukan untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku […]

  • Banjir Bandang Sumatera, BCA Salurkan Bantuan Makanan dan Obat untuk Korban di Medan dan Langkat

    Banjir Bandang Sumatera, BCA Salurkan Bantuan Makanan dan Obat untuk Korban di Medan dan Langkat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di sejumlah daerah di Sumatera Utara. Bantuan diserahkan langsung di Kota Medan dan Kabupaten Langkat yang menjadi wilayah terdampak banjir terbesar. Dalam penyaluran ini, Bakti BCA bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bantuan diberikan di […]

  • Mentan lapor ke Presiden produksi beras 2025 naik 4,1 juta ton

    Mentan lapor ke Presiden produksi beras 2025 naik 4,1 juta ton

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto bahwa produksi beras nasional tahun 2025 mencapai capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir yakni naik sebesar 4,1 juta ton dibandingkan 2024. “Kami laporkan kepada Bapak Presiden, sesuai data BPS, produksi beras nasional meningkat signifikan sebesar 4,1 juta ton. Ini capaian […]

  • Update Kurs Rupiah Hari Ini: Tertekan

    Update Kurs Rupiah Hari Ini: Tertekan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali melemah pada perdagangan pagi ini, Jumat (13/3/2026). Rupiah melemah 30 poin atau 0,18 persen menjadi Rp16.923 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.893 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah dipicu lonjakan harga minyak dunia yang memicu kekhawatiran inflasi global dan potensi kebijakan moneter yang lebih agresif. Sementara itu, indeks […]

  • Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah untuk Kawal MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

    Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah untuk Kawal MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP). Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, Satgas P2SP bertujuan untuk mengkoordinasikan, mengkonsolidasikan, dan menyelaraskan […]

  • Rupiah Menguat 20 Poin, Jadi Rp16.686 per Dolar AS Pagi Ini

    Rupiah Menguat 20 Poin, Jadi Rp16.686 per Dolar AS Pagi Ini

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS (USD) pada perdagangan hari ini, Senin (23/2/2026), terpantau bergerak menguat. Rupiah dibuka menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.686 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.888 per dolar AS. Penguatan tersebut membuat rupiah menjauh dari level psikologis Rp17.000 yang sempat tersentuh bulan lalu. Pergerakan rupiah ini sejalan […]

expand_less