Jumat, 1 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » APBN Terancam Jebol, Prabowo Tetap Pertahankan Anggaran MBG

APBN Terancam Jebol, Prabowo Tetap Pertahankan Anggaran MBG

  • account_circle say say
  • calendar_month Sel, 17 Mar 2026

JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan tidak akan mengutak-atik anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) meskipun risiko pelebaran defisit APBN 2026 kian nyata di tengah tekanan global.

Sikap ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyebut program unggulan Presiden Prabowo Subianto sebagai investasi jangka panjang yang tidak boleh dikorbankan.

“Program unggulan tidak ada yang diubah. Semua tetap berjalan karena itu investasi jangka panjang,” kata Airlangga di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan prioritas pemerintah yang tetap mempertahankan program populis, meskipun tekanan terhadap fiskal negara semakin besar akibat lonjakan harga minyak global dan ketidakpastian ekonomi dunia.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah membuka opsi efisiensi anggaran di berbagai pos kementerian dan lembaga. Pemangkasan disebut dapat dilakukan pada belanja perjalanan dinas, jasa, hingga pengadaan peralatan.

Namun, hingga kini pemerintah belum merinci besaran penghematan yang akan dilakukan, dengan alasan masih menunggu perkembangan situasi global, khususnya harga minyak dan pasar keuangan.

Di sisi lain, pemerintah juga mulai menyiapkan skenario terburuk jika konflik global berkepanjangan. Salah satu opsi yang mencuat adalah penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk melonggarkan batas defisit APBN di atas 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Meski demikian, Airlangga menegaskan opsi tersebut belum menjadi keputusan dalam waktu dekat.

“Perppu itu skenario krisis. Saat ini langkah yang diambil adalah efisiensi agar defisit tidak melewati 3 persen,” ujarnya.

Berdasarkan simulasi pemerintah, tekanan terhadap APBN sangat bergantung pada harga minyak mentah Indonesia (ICP) dan nilai tukar rupiah. Dalam skenario optimistis, defisit bisa menyentuh 3,18 persen dari PDB. Sementara dalam skenario moderat, defisit berpotensi naik ke 3,53 persen.

Adapun dalam kondisi terburuk, ketika harga minyak melonjak hingga US$115 per barel dan nilai tukar melemah, defisit diperkirakan dapat menembus 4,05 persen dari PDB. Tekanan ini tak lepas dari dampak konflik geopolitik global yang terus memanas, terutama di kawasan Timur Tengah, yang mendorong volatilitas harga energi.

Meski ancaman defisit mengintai, pemerintah tampak memilih menjaga program strategis tetap berjalan, sambil mengorbankan fleksibilitas belanja lainnya.

Kebijakan ini memunculkan pertanyaan baru: seberapa jauh ruang fiskal mampu menahan tekanan, jika konflik global berlangsung lebih lama dari perkiraan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dikembalikan Jadi Hutan, Nusron Batalkan 1.040 SHM Tesso Nilo

    Dikembalikan Jadi Hutan, Nusron Batalkan 1.040 SHM Tesso Nilo

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memastikan telah membatalkan 1.040 sertifikat hak milik (SHM) milik masyarakat yang berdampingan dengan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelawan, Provinsi Riau, agar mengembalikannya menjadi fungsi hutan. Nusron mengatakan hal ini usai Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pindana Pertanahan (PSKP) […]

  • Harga Kelapa Sawit Jambi Naik Lagi, Rp 3.434 per Kilogram

    Harga Kelapa Sawit Jambi Naik Lagi, Rp 3.434 per Kilogram

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar kelapa sawit Provinsi Jambi kembali naik. Kenaikannya jauh lebih tinggi dari periode sebelumnya. Hasil rapat Dinas Perkebunan Provinsi Jambi bersama asosiasi petani kelapa sawit dan pengusaha kelapa sawit, Kamis (12/) harga TBS kelapa sawit Jambi periode 5-11 Desember Rp 3.434,25 untuk umur tanam 10-20 tahun. Dengan harga itu, kenaikan […]

  • Berkah Umbul Pelem, Desa Ini Kasih THR ke Ribuan Warganya

    Berkah Umbul Pelem, Desa Ini Kasih THR ke Ribuan Warganya

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah membagikan tunjangan hari raya (THR) kepada warganya di Gedung Serbaguna Desa Wunut pada Kamis (5/3/2026). Anggaran yang dialokasikan untuk THR warga tahun ini mencapai Rp 585.250.000, di mana setiap jiwa menerima sebesar Rp 250.000. “Tahun kemarin kita memberikan per jiwa per orang Rp 200.000. […]

  • Terkoreksi, Perak Antam Dijual Rp50.500 per Gram

    Terkoreksi, Perak Antam Dijual Rp50.500 per Gram

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam terkoreksi hari ini. Akibat penurunan tersebut perak Antam kini menjadi Rp50.500 per gram. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, Senin (20/4/2026), perak Antam turun harga sebesar Rp900. Sementara itu, sehari sebelumnya perak Antam melesat sebesar Rp1.300 ke level Rp51.400 per gram. Komoditas logam mulia pada perdagangan hari ini kompak […]

  • Sektor Pertanian Gorontalo Jadi Tulang Punggung Ekonomi

    Sektor Pertanian Gorontalo Jadi Tulang Punggung Ekonomi

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor pertanian di Provinsi Gorontalo menjadi tulang punggung perekonomian daerah, menyumbang lebih dari sepertiga Produk Domestik Bruto (PDB). Data Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan bahwa dominasi sektor ini tidak hanya penting untuk ekonomi, tetapi juga bagi ketahanan pangan masyarakat. Komoditas unggulan Gorontalo, seperti jagung, berhasil menembus pasar ekspor internasional, sementara produksi padi tetap […]

  • Strategi Politik di Balik Kebijakan Ekonomi Purbaya: Antara Stabilitas Fiskal dan Konsolidasi Kekuasaan

    Strategi Politik di Balik Kebijakan Ekonomi Purbaya: Antara Stabilitas Fiskal dan Konsolidasi Kekuasaan

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di balik kebijakan ekonomi yang tampak teknokratis dan berbasis data, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ternyata memainkan strategi politik yang tak kalah cermat. Bagi pemerintahan baru, ekonomi bukan sekadar urusan angka dan pertumbuhan, melainkan juga alat untuk membangun stabilitas kekuasaan dan legitimasi politik jangka panjang. Pelantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Pemerintahan […]

expand_less