Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Eropa Tolak Permintaan Trump Kirim Militer ke Selat Hormuz, Jerman dan Inggris Pilih Jalur Diplomasi

Eropa Tolak Permintaan Trump Kirim Militer ke Selat Hormuz, Jerman dan Inggris Pilih Jalur Diplomasi

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sejumlah pemimpin Eropa menolak permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengerahkan kekuatan militer dalam menjaga keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz yang tengah memanas akibat konflik Timur Tengah.

Dalam pertemuan Uni Eropa di Brussels, Belgia, Senin (16/3/2026), Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menegaskan bahwa negaranya belum memiliki rencana untuk terlibat dalam operasi militer di kawasan tersebut.

Ia menyatakan bahwa Jerman masih membutuhkan kejelasan terkait tujuan dan arah operasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut, termasuk merumuskan arsitektur keamanan kawasan bersama negara-negara terkait.

Sikap tegas juga disampaikan Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, yang menegaskan bahwa konflik tersebut bukan bagian dari kepentingan langsung negaranya.

“Ini bukan perang kami. Kami tidak memulainya,” ujar Pistorius.

Menurut dia, kekuatan militer Amerika Serikat sudah lebih dari cukup untuk mengamankan wilayah tersebut tanpa harus melibatkan armada tambahan dari negara-negara Eropa.

Pernyataan senada disampaikan juru bicara Kanselir Jerman yang menegaskan bahwa konflik di Selat Hormuz tidak memiliki kaitan dengan NATO.

Di sisi lain, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga menegaskan bahwa operasi di Selat Hormuz tidak pernah direncanakan sebagai bagian dari misi NATO.

Ia memastikan Inggris tidak akan terseret dalam konflik yang lebih luas, meskipun tetap membuka ruang komunikasi dengan Amerika Serikat dan sekutu lainnya.

Namun demikian, Inggris disebut tengah mempertimbangkan penggunaan teknologi non-konvensional, seperti drone pemburu ranjau, untuk membantu menjaga keamanan jalur pelayaran tanpa keterlibatan militer langsung.

Penolakan dari negara-negara Eropa ini mencerminkan kehati-hatian dalam merespons eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya setelah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis perdagangan minyak dunia. Setiap gangguan di wilayah tersebut berpotensi memicu gejolak harga energi global serta berdampak luas terhadap perekonomian internasional.

Sikap Eropa yang lebih mengedepankan jalur diplomasi dinilai sebagai upaya meredam konflik agar tidak meluas menjadi krisis global yang lebih besar.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eri Cahyadi Tegaskan SILPA Surabaya Rp234,44 Miliar Bukan Dana Mengendap

    Eri Cahyadi Tegaskan SILPA Surabaya Rp234,44 Miliar Bukan Dana Mengendap

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) per Oktober 2025 yang mencapai Rp234,44 miliar bukan merupakan dana mengendap. Menurutnya, SILPA tersebut adalah bagian dari pola pengelolaan keuangan daerah yang menyesuaikan dengan alur pendapatan dan kebutuhan rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Eri menjelaskan, secara garis besar pendapatan daerah terdiri […]

  • Rupiah Bangkit ke Level Rp16.788 per Dolar AS

    Rupiah Bangkit ke Level Rp16.788 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Selasa (30/12/2025) pagi ini. Rupiah bangkit menuju level Rp 16.781 per dolar AS. Rupiah menguat 0,04 persen atau 7 poin dibandingkan Harga penutupan kemarin, Senin (29/12) yang berada di level Rp 16,788 per dolar AS. Penguatan ini seiring tekanan dolar jelang rilis risalah […]

  • Bulog Siapkan Kios di 146 Pasar Jakarta, Jaga Stok Minyakita Sesuai HET Rp15.700

    Bulog Siapkan Kios di 146 Pasar Jakarta, Jaga Stok Minyakita Sesuai HET Rp15.700

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog menyiapkan kios penyimpanan di setiap pasar yang dikelola PD Pasar Jaya di DKI Jakarta guna menjaga stabilitas stok dan harga minyak goreng Minyakita. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan kerja sama tersebut memungkinkan Bulog memanfaatkan satu los atau kios di masing-masing pasar sebagai gudang mini. Langkah ini ditempuh untuk mendekatkan […]

  • PTMP Targetkan Omzet Naik 15% di 2026, Bidik Laba Bersih dari Ekspansi dan Teknologi

    PTMP Targetkan Omzet Naik 15% di 2026, Bidik Laba Bersih dari Ekspansi dan Teknologi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Mitra Pack Tbk (PTMP) menggeber ekspansi bisnis dan penguatan teknologi untuk membalikkan kinerja menjadi laba pada 2026, sekaligus menargetkan lonjakan omzet hingga 15 persen. Direktur Utama PTMP Ardi Kusuma menegaskan perseroan tetap agresif mendorong pertumbuhan di tengah tantangan industri melalui strategi ekspansi pasar dan efisiensi operasional. “Perseroan tetap optimistis menjaga stabilitas kinerja […]

  • Harga Perak Antam Hari Ini Merosot Tajam

    Harga Perak Antam Hari Ini Merosot Tajam

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak keluaran Antam tampaknya belum stabil. Pada perdagangan Kamis (9/4/2026) ini harga perak Antam merosot. Koreksi harga perak Antam hari ini mengikuti harga emas Antam dan perak dunia. Berdasarkan data terbaru dari laman logam mulia, harga perak Antam merosot Rp1.400 menjadi Rp47.050. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam sempat naik tinggi Rp3.000 […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabe Rawit Merah Naik Tajam

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabe Rawit Merah Naik Tajam

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) pada Senin (26/1/2026). Meski demikian, cabe rawit merah mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Berdasarkan data SIHARKO milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi (26/1), harga cabe rawit merah tercatat mencapai Rp […]

expand_less