Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Aturan Baru Industri Tembakau Berpotensi Hilangkan 5,8 Juta Lapangan Kerja

Aturan Baru Industri Tembakau Berpotensi Hilangkan 5,8 Juta Lapangan Kerja

  • account_circle say say
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Gabungan asosiasi Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia meminta perlindungan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait sejumlah rencana regulasi baru yang dinilai berpotensi mengganggu keberlanjutan industri tembakau nasional.

Asosiasi menilai beberapa aturan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 dapat memberikan dampak besar terhadap ekosistem industri tembakau yang selama ini menyerap jutaan tenaga kerja.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/3/2026), pelaku industri menyampaikan kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut dapat mengancam penghidupan sekitar 5,8 juta pekerja yang bergantung pada sektor tembakau.

Ketua Umum Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI), Henry Najoan, mengatakan salah satu aturan yang menjadi sorotan adalah rencana penetapan batas maksimal kandungan nikotin dan tar pada produk rokok.

Menurut dia, kebijakan tersebut berpotensi memberikan dampak besar terhadap industri kretek yang selama ini mendominasi pasar rokok nasional.

“Industri kretek menguasai sekitar 97 persen pasar rokok nasional dan menggunakan tembakau lokal dari petani dalam negeri yang memiliki karakteristik kadar nikotin relatif tinggi,” ujar Henry.

Ia menilai, jika batas maksimal nikotin dan tar diberlakukan seperti yang saat ini diuji publik, maka sebagian besar produsen rokok nasional berpotensi terdampak.

Asosiasi menyebutkan, pengaturan kandungan nikotin dan tar sebenarnya telah diatur melalui Standar Nasional Indonesia (SNI) yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Standar tersebut disusun dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, produsen, konsumen, hingga para pakar di bidangnya.

Pelaku industri menilai, jika aturan baru tersebut diterapkan, maka hingga 97 persen produsen rokok nasional berpotensi mengalami kesulitan untuk memenuhi standar yang ditetapkan.

Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak pada hilangnya jutaan lapangan kerja serta mengganggu penerimaan negara dari sektor cukai tembakau.

Selama ini, industri tembakau memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan negara, dengan penerimaan cukai mencapai lebih dari Rp200 triliun per tahun, di luar kontribusi pajak lainnya.

Selain pembatasan kadar nikotin dan tar, asosiasi juga menyoroti rencana kebijakan larangan penggunaan bahan tambahan dalam produk tembakau serta standardisasi kemasan atau kemasan polos.

Kebijakan kemasan polos dinilai berpotensi menghilangkan identitas merek yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual serta dapat menimbulkan persoalan hukum baru.

Di sisi lain, pelaku industri juga mengkhawatirkan kebijakan tersebut justru dapat memperbesar peredaran rokok ilegal di pasar.

Gabungan asosiasi IHT menyampaikan dua permohonan kepada Presiden Prabowo. Pertama, meminta pemerintah menghentikan rencana kebijakan terkait pembatasan kadar nikotin dan tar, larangan bahan tambahan, serta penerapan kemasan polos.

Kedua, asosiasi meminta pemerintah segera menyusun peta jalan (roadmap) industri tembakau nasional agar terdapat kepastian hukum bagi pelaku industri sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan kesehatan masyarakat dan keberlanjutan ekonomi.

“Kami memohon kepada Presiden untuk menerima kami beraudiensi agar ada kepastian hukum bagi keberlangsungan industri hasil tembakau nasional,” ujar perwakilan asosiasi.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Rugikan Petani Sawit, Aspekpir Desak Kaji Ulang PP 45/2025

    Dinilai Rugikan Petani Sawit, Aspekpir Desak Kaji Ulang PP 45/2025

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR Indonesia (Aspekpir) mendesak pemerintah meninjau ulang Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2025 tentang pengenaan denda administratif di bidang kehutanan. Aturan baru tersebut dinilai sangat memberatkan petani sawit dan dapat mengancam keberlanjutan industri sawit nasional. Ketua Umum Aspekpir Setiyono menyampaikan keprihatinan mendalam atas kebijakan tersebut. Ia menilai, mayoritas […]

  • Tegas! Menkeu Purbaya Tolak Legalkan Thrifting

    Tegas! Menkeu Purbaya Tolak Legalkan Thrifting

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dengan tegas menolak melegalkan usaha penjualan baju bekas atau thrifting, meskipun para pedagang membayar pajak. “Saya gak peduli sama pedagangnya. Pokoknya barang masuk ilegal, saya berhentiin,” ujar Purbaya dikutip Antara, Kamis (20/11/2025). Purbaya menyatakan sikap tegasnya bertujuan untuk mencegah terbukanya pasar bagi barang-barang impor ilegal. Apabila pasar […]

  • Maya Watono Play Button

    Ini Dua Wanita Indonesia Paling Berpengaruh Versi Fortune

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua wanita Indonesia masuk dalam daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh di Asia 2025 versi majalah Fortune. Keduanya memiliki kiprah bisnis dan diniai dengan parameter terukur. Mengutip Bisnis.com, mereka yang ada dalam daftar dipilih karena dampaknya yang terukur, punya jangkauan strategi, dan kapasitas untuk membentuk masa depan, mencakup para pendiri, CEO, dan pemimpin C-suite […]

  • Ekspor Indonesia Tumbuh 8,14 Persen, Tapi Masih Kalah dari Vietnam dan Singapura

    Ekspor Indonesia Tumbuh 8,14 Persen, Tapi Masih Kalah dari Vietnam dan Singapura

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa kinerja ekspor Indonesia terus menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Namun, dibandingkan dengan negara tetangga seperti Vietnam dan Singapura, posisi Indonesia masih tertinggal dalam hal nilai dan struktur ekspor. Dalam paparannya di Jakarta, Selasa (4/11/2025), Budi menyebut total nilai ekspor Indonesia tahun ini telah mencapai US$209 miliar, […]

  • Harga Perak Antam Hari Ini Naik Tajam

    Harga Perak Antam Hari Ini Naik Tajam

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produk Antam mengalami kenaikan tajam pada Kamis (18/12/2025). Harga perak Antam meroket hingga mencapai level baru di kisaran Rp40.000. Hari ini harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 10.605.000, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 11.771.550. Sedangkan perak murni dengan berat 500 gram […]

  • NATO Tembak Jatuh Rudal Iran yang Nyaris Masuk Wilayah Udara Turki

    NATO Tembak Jatuh Rudal Iran yang Nyaris Masuk Wilayah Udara Turki

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sistem pertahanan udara North Atlantic Treaty Organization (NATO) menembak jatuh rudal balistik yang diluncurkan Iran dan bergerak menuju wilayah udara Turki, Rabu, 4 Maret 2026. Kementerian Pertahanan Turki menyatakan rudal itu melintas di atas Irak dan Suriah sebelum dihancurkan sistem pertahanan NATO di kawasan Laut Mediterania bagian timur. Tidak ada laporan korban akibat […]

expand_less