Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Lonjakan Harga Cabai dan Daging Ayam Picu Kenaikan IPH Selama Ramadan

Lonjakan Harga Cabai dan Daging Ayam Picu Kenaikan IPH Selama Ramadan

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di berbagai provinsi terutama dipicu oleh lonjakan harga cabai rawit dan daging ayam ras pada Ramadan atau minggu keempat Februari 2026.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan sejumlah kabupaten/kota mencatat kenaikan IPH signifikan dengan komoditas pemicu yang relatif seragam, terutama bahan pangan pokok yang banyak dibutuhkan selama bulan Ramadan.

“Yang paling menyebabkan kenaikan harga IPH di berbagai provinsi antara lain adalah karena harga cabai rawit dan daging ayam ras yang terus meningkat,” kata Amalia dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah secara daring dikutip dari Antara, Selasa (3/3/2026).

Di Pulau Sumatera, Kabupaten Bangka menjadi daerah dengan perubahan IPH tertinggi. Kenaikan tersebut dipicu oleh naiknya harga daging sapi, cabai rawit, dan daging ayam ras.

Sementara, di Pulau Jawa, Kabupaten Trenggalek mencatat kenaikan IPH hingga 7,5 persen, yang disebabkan oleh lonjakan harga cabai rawit, daging ayam ras, dan cabai merah.

Adapun di wilayah luar Sumatera dan Jawa, kenaikan IPH tertinggi terjadi di Kabupaten Lombok Timur. Komoditas utama yang mendorong kenaikan di wilayah ini adalah cabai rawit, cabai merah, dan daging sapi.

Amalia menjelaskan pola kenaikan harga tersebut mencerminkan karakteristik musiman menjelang Ramadhan, yang mana permintaan terhadap bahan pangan seperti cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, daging sapi, beras, dan bawang merah cenderung meningkat.

Harga rata-rata nasional cabai rawit hingga minggu keempat Februari 2026 tercatat sebesar Rp70.000 per kilogram. Sementara rata-rata nasional harga daging ayam ras Rp41.000 per kilogram.

Lebih lanjut, BPS juga mencatat, harga beras secara nasional relatif stabil. Namun, terdapat 114 kabupaten/kota yang tetap mencatat kenaikan IPH untuk komoditas beras, sehingga perlu menjadi perhatian.

Sementara itu, harga cabai rawit secara nasional telah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) konsumen, dengan rata-rata mencapai Rp70.000 per kilogram. Sebanyak 221 kabupaten/kota tercatat mengalami kenaikan IPH cabai rawit.

Harga cabai rawit tertinggi tercatat mencapai Rp200.000 per kilogram, sedangkan terendah sebesar Rp26.111 per kilogram. Harga tertinggi ditemukan di sejumlah daerah di Papua, yakni Kabupaten Nduga, Mappi, dan Intan Jaya.

Kenaikan IPH cabai rawit tertinggi terjadi di Kabupaten Situbondo, dengan harga saat ini Rp79.991 per kilogram dan lonjakan IPH mencapai 125,9 persen. Harga tersebut sekitar 40 persen di atas HAP.

Selain itu, Kabupaten Pasuruan juga menjadi sorotan dengan kenaikan IPH cabai rawit mencapai 115 persen dan harga saat ini Rp78.792 per kilogram.

BPS menekankan bahwa daerah-daerah dengan harga di atas HAP dan kenaikan IPH tinggi perlu mendapat perhatian lebih lanjut guna menjaga stabilitas harga pangan selama periode Ramadan.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

    Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus memperkuat posisi Indonesia dalam industri petrokimia nasional. Melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, fasilitas Kilang Balikpapan kini resmi mampu memproduksi propylene, salah satu bahan baku utama industri plastik, tekstil, hingga produk kimia. Pjs Corporate Secretary KPI Milla Suciyani menjelaskan bahwa sebelum proyek RDMP dijalankan, Kilang Balikpapan […]

  • Indonesia–Singapura Perkuat Kerja Sama Strategis, Dorong Integrasi Ekonomi dan Investasi Hijau

    Indonesia–Singapura Perkuat Kerja Sama Strategis, Dorong Integrasi Ekonomi dan Investasi Hijau

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia dan Singapura kembali memperkuat kemitraan strategis sebagai dua negara kunci di Asia Tenggara. Kerja sama ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Momentum penguatan hubungan kedua negara tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto […]

  • Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Terbesar se-ASEAN Milik Lotte Chemical di Cilegon

    Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Terbesar se-ASEAN Milik Lotte Chemical di Cilegon

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan pabrik petrokimia terbesar se-Asia Tenggara milik PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kota Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025). Fasilitas modern ini menjadi proyek strategis yang menandai penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korea Selatan. Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 107,8 hektare atau sekitar 1,08 juta […]

  • PHRI Ungkap Banyak Hotel Tutup & Dijual, Okupansi Anjlok Akibat Daya Beli Turun

    PHRI Ungkap Banyak Hotel Tutup & Dijual, Okupansi Anjlok Akibat Daya Beli Turun

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani mengungkapkan banyak hotel di Indonesia menutup operasional dan bahkan dijual akibat penurunan tingkat hunian atau okupansi sepanjang 2025. Salah satunya terjadi di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang mengalami penurunan okupansi cukup drastis. “Tadi pagi saya baru rapat internal untuk menggambarkan, satu […]

  • Menhan Sjafrie Soroti Banjir Sumatera-Aceh: Hutan Lindung Tak Terjaga, Butuh Tentara Kuat

    Menhan Sjafrie Soroti Banjir Sumatera-Aceh: Hutan Lindung Tak Terjaga, Butuh Tentara Kuat

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menilai bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi peringatan atas kondisi hutan lindung di Indonesia yang tidak terjaga. Menurut dia, pengelolaan kawasan hutan bahkan banyak dilakukan secara ilegal sehingga memperparah risiko bencana. “Hutan lindung di Indonesia harus dijaga. Banyak tambang dan […]

  • 27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) mengonfirmasi bahwa sekitar 27.000 hektare lahan padi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terdampak banjir besar yang terjadi sejak akhir November 2025. Dari total tersebut, 385 hektare dipastikan mengalami kerusakan berat atau puso, sementara sekitar 200 hektare lahan jagung turut terdampak. Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, mengatakan angka tersebut berasal […]

expand_less