Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Layanan Bongkar Muat Pelabuhan Dinilai Buruk, Pelaku Usaha Logistik Minta Pemerintah Turun Tangan

Layanan Bongkar Muat Pelabuhan Dinilai Buruk, Pelaku Usaha Logistik Minta Pemerintah Turun Tangan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pelaku usaha logistik dan kepelabuhanan meminta pemerintah pusat segera turun tangan menyikapi memburuknya layanan bongkar muat barang di sejumlah pelabuhan nasional. Produktivitas yang rendah dan keterbatasan fasilitas dinilai memicu keterlambatan pengiriman serta meningkatkan biaya operasional.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Trismawan Sanjaya mengatakan, keluhan datang dari hampir seluruh pelabuhan domestik, terutama terkait keterbatasan jumlah dan kinerja alat bongkar muat yang menyebabkan antrean kapal semakin panjang.

“Keluhan paling banyak terkait keterbatasan alat bongkar muat dan rendahnya produktivitas, sehingga waktu tunggu kapal menjadi lebih lama,” ujar Sanjaya, Jumat (6/2/2026).

Ia menambahkan, berdasarkan laporan anggota ALFI di Jawa Tengah dan Jawa Timur, keterlambatan pengiriman barang kerap terjadi baik saat keberangkatan maupun saat tiba di tujuan. Kondisi ini disebabkan molornya jadwal sandar kapal serta rendahnya produktivitas bongkar muat di pelabuhan.

Menurut Sanjaya, aktivitas logistik domestik melalui jalur laut terus meningkat. Oleh karena itu, peningkatan layanan pelabuhan domestik perlu menjadi prioritas agar rantai pasok berjalan lebih efisien dan tidak membebani konsumen dengan biaya tambahan.

“Jika tidak segera dibenahi, biaya logistik akan terus naik dan berdampak pada harga barang di tingkat konsumen,” kata dia.

Keluhan serupa juga disampaikan ALFI Jawa Timur. Ketua ALFI Jawa Timur Sebastian Wibisono menyebut waktu tunggu kapal di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, mengalami peningkatan signifikan. Keterbatasan alat bongkar muat, khususnya crane yang sudah berusia tua, membuat proses bongkar muat berlangsung jauh lebih lambat dari kapasitas ideal.

Di Pelabuhan Belawan, Medan, masalah pendangkalan alur pelayaran turut memperparah kondisi. Ketua ALFI Sumatra Utara Surianto Butong mengatakan, pendangkalan menyebabkan kapal berukuran besar sulit bersandar, sehingga pengangkutan barang harus menggunakan kapal berkapasitas lebih kecil.

Menanggapi keluhan tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyatakan layanan bongkar muat di sejumlah terminal peti kemas di Pelabuhan Tanjung Perak berjalan sesuai perencanaan. Pelindo juga membantah adanya antrean kapal hingga enam hari.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra menegaskan, seluruh kapal telah memiliki jadwal sandar yang terencana melalui sistem berthing window.

“Kami memastikan tidak ada keterlambatan signifikan yang berdampak pada jadwal sandar kapal,” ujarnya.

Meski demikian, Pelindo mengakui masih perlu melakukan pembenahan. Perseroan berencana mendatangkan alat bongkar muat baru pada 2026, termasuk quay container crane (QCC) dan rubber tyred gantry (RTG) di sejumlah terminal.

Pelindo menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan bongkar muat di seluruh wilayah kerja, dari Belawan hingga Merauke.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Vs Arab Saudi, Berat Tapi Menantang

    Indonesia Vs Arab Saudi, Berat Tapi Menantang

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi akan berlangsung dini hari nanti, pukul 00.15 WIB. Duel putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik dan menegangkan di babak kualifikasi Zona Asia. Secara performa terkini, Arab Saudi menunjukkan keunggulan dan dominasi dengan catatan kemenangan beruntun di babak […]

  • Tragedi Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang, Prabowo Turun ke Lapangan

    Tragedi Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang, Prabowo Turun ke Lapangan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total 442 korban meninggal dunia dan 402 warga masih hilang akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga Senin (1/12/2025). Pemerintah mempercepat penanganan darurat, mulai dari pencarian korban, evakuasi warga, hingga pembukaan akses wilayah terisolasi. Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyampaikan bahwa […]

  • Berantas Ekonomi Bawah Tanah, Bea Cukai dan Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

    Berantas Ekonomi Bawah Tanah, Bea Cukai dan Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aparat gabungan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Direktorat Jenderal Pajak melakukan penyegelan terhadap sejumlah kapal mewah di kawasan Teluk Jakarta. Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menindak praktik ekonomi bawah tanah (underground economy) yang dinilai merugikan negara. Penyegelan tersebut merupakan hasil pengawasan intensif terhadap kepemilikan dan penggunaan kapal mewah yang […]

  • Emas Antam Turun Rp7.000, Segini Harganya Per Gram Sekarang

    Emas Antam Turun Rp7.000, Segini Harganya Per Gram Sekarang

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam melorot pada perdagangan hari ini, Rabu (11/2/2026). Sekarang harga emas Antam dibanderol Rp2.947.000 per gram. Harga tersebut turun Rp 7.000 per gram dibanding perdagangan kemarin yang mencapai Rp2.954.000. Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam ditetapkan menjadi seharga Rp2.741.000 per gram. Harga tersebut sewaktu-waktu bisa berubah. ‎Transaksi harga jual […]

  • Rupiah Menguat 0,11 Persen Menjadi Rp16.699 per Dolar AS

    Rupiah Menguat 0,11 Persen Menjadi Rp16.699 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah mengalami penguatan pada awal perdagangan hari ini, Kamis (6/11/2025). Meski kenaikannya tipis, penguatan rupiah sebesar  18 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.699 per dolar Amerika Serikat (AS) sangat berarti. Pada saat yang sama, indeks dolar AS bertahan di kisaran 100. Pada perdagangan kemarin, rupiah ditutup melemah 9 poin dan parkir […]

  • Toyota: E10 Bisa Dorong Ekonomi dan Sejahterakan Petani

    Toyota: E10 Bisa Dorong Ekonomi dan Sejahterakan Petani

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, menilai wacana pemerintah terkait mandatori campuran 10 persen etanol (E10) untuk bahan bakar minyak (BBM) berpotensi memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/10/2025), Bob menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dapat menciptakan multiplier effect terhadap sektor […]

expand_less