BGN Angkat 32.000 Petugas Makan Bergizi Gratis Jadi PPPK Februari 2026
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Rab, 21 Jan 2026
- comment 0 komentar

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana saat ditemui di kantor Kemenko Pangan
JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan akan mengangkat sebanyak 32.000 petugas program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Februari 2026. Pemerintah telah menyiapkan anggaran besar untuk mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM) di lembaga tersebut.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan, proses rekrutmen PPPK telah dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, BGN sudah mengangkat 2.080 pegawai PPPK yang efektif mulai bertugas pada 1 Juli 2025.
Sementara itu, pada tahap kedua, BGN telah menyelesaikan proses seleksi terhadap 32.000 peserta. Seluruh peserta telah melalui tahapan pendaftaran hingga ujian berbasis komputer.
“Pada tahap kedua kami sudah melakukan seleksi sebanyak 32 ribu orang. Mereka telah mendaftar dan mengikuti tes dengan sistem komputer,” ujar Dadan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Selasa (20/1/2026).
Dari total 32.000 pegawai yang akan diangkat, sebanyak 31.250 orang berasal dari formasi khusus, sementara 750 orang lainnya berasal dari formasi umum. Formasi umum tersebut terdiri atas 375 tenaga akuntan dan 375 tenaga gizi.
Nantinya, seluruh PPPK tersebut akan ditempatkan di berbagai Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Indonesia.
Dadan juga memaparkan jadwal pengangkatan PPPK tahap kedua. Pengumuman kelulusan peserta seleksi dijadwalkan pada 12–13 Januari 2026, dilanjutkan dengan pengisian daftar riwayat hidup pada 14–23 Januari 2026.
Setelah itu, proses pengusulan Nomor Induk PPPK akan berlangsung pada 24–31 Januari 2026. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pengangkatan resmi PPPK BGN ditargetkan dapat dilakukan mulai 1 Februari 2026.
Untuk mendukung penguatan SDM tersebut, BGN menyiapkan anggaran hingga Rp71 triliun, yang akan digunakan guna memastikan kelancaran operasional layanan gizi nasional, khususnya dalam mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis.
Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pemenuhan gizi masyarakat.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar