Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Warga Keluhkan Tambang Ilegal ke Gibran, Banjir di Kalimantan Selatan Disebut Kian Parah

Warga Keluhkan Tambang Ilegal ke Gibran, Banjir di Kalimantan Selatan Disebut Kian Parah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menerima keluhan langsung dari warga terkait dugaan maraknya aktivitas pertambangan ilegal yang disebut menjadi salah satu penyebab banjir berulang di Kalimantan Selatan.

Keluhan tersebut disampaikan seorang mahasiswa saat Gibran meninjau wilayah terdampak banjir di Desa Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (14/1/2026). Dalam pertemuan itu, warga menilai persoalan izin tambang yang tidak tertib telah berdampak serius terhadap lingkungan dan perekonomian masyarakat.

Perwakilan mahasiswa menyebutkan, terdapat lebih dari 180 tambang ilegal yang diduga beroperasi di Kalimantan Selatan. Aktivitas tersebut dinilai memperparah kerusakan lingkungan hingga memicu banjir yang kini seolah menjadi kejadian rutin setiap tahun.

“Banjir ini seperti sudah dianggap biasa. Padahal dampaknya besar bagi aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat,” ujar mahasiswa tersebut, sebagaimana dikutip dari unggahan media sosial Gibran.

Mahasiswa itu berharap pemerintah pusat dapat mengambil langkah tegas dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya dalam penataan izin dan pengawasan pertambangan.

Menanggapi hal tersebut, Gibran mengapresiasi masukan yang disampaikan masyarakat dan mahasiswa. Ia mengakui bahwa evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola sumber daya alam, termasuk aktivitas tambang ilegal, perlu dilakukan untuk mengatasi kerusakan lingkungan dan menekan risiko bencana.

Gibran juga menyoroti faktor lain yang berpotensi memperparah banjir, seperti pendangkalan sungai serta pelanggaran tata ruang, termasuk perubahan zona hijau menjadi kawasan permukiman.

“Masalah banjir ini harus dilihat secara menyeluruh. Mulai dari tambang, kondisi sungai, hingga tata ruang wilayah,” kata Gibran.

Ia menegaskan, aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam merumuskan kebijakan agar solusi yang diambil benar-benar menyentuh akar persoalan banjir di Kalimantan Selatan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Targetkan Penghimpunan Dana Pasar Modal Rp250 T 2026

    OJK Targetkan Penghimpunan Dana Pasar Modal Rp250 T 2026

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana melalui pasar modal Indonesia mencapai Rp250 triliun pada tahun 2026. Target tersebut disampaikan Penjabat Sementara (Pjs) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari, dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan yang digelar di Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026). Friderica menekankan, pencapaian target penghimpunan dana di pasar […]

  • Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun, Cek  Update-nya

    Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun, Cek Update-nya

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan terpantau turun di Hartadinata Abadi, Raja Emas Indonesia, dan Laku Emas  pada Senin siang (2/2/2026). Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dari industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas. Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli […]

  • Harga Perak Antam Turun Rp750, Terus Merosot!

    Harga Perak Antam Turun Rp750, Terus Merosot!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali merosot. Penurunan ini menarik perhatian investor dan pelaku pasar untuk mengevaluasi strategi investasi mereka Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, Selasa (7/4/2026), harga perak per gram berada di angka Rp45.450. Angka ini mengalami koreksi sebesar Rp750 dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp46.200 per gram. Antam menawarkan perak […]

  • Buruan ke Pegadaian! Harga Emas UBS, Antam hingga Galeri24 Turun Hari Ini

    Buruan ke Pegadaian! Harga Emas UBS, Antam hingga Galeri24 Turun Hari Ini

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar baik bagi warga Jambi yang memburu logam mulia. Harga emas yang dijual di Pegadaian kompak mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Penurunan terjadi pada seluruh produk emas yang dipasarkan, mulai dari UBS, Antam, hingga Galeri24. Harga emas UBS tercatat turun menjadi Rp2.862.000 per gram dari sebelumnya Rp2.891.000 per gram. Artinya, emas UBS […]

  • Kontan Chess Championship 2026 Digelar di Jakarta, 16 Tim Korporasi Siap Adu Strategi

    Kontan Chess Championship 2026 Digelar di Jakarta, 16 Tim Korporasi Siap Adu Strategi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Turnamen catur bergengsi antar korporasi, Kontan Chess Championship 2026, kembali digelar dan siap menjadi ajang adu strategi, ketelitian, serta ketangguhan mental para pelaku dunia usaha. Memasuki tahun keempat sejak pertama kali diselenggarakan pada 2023, kompetisi ini semakin mengukuhkan diri sebagai ruang pertemuan unik antara olahraga intelektual dan dunia profesional. Bertempat di South Quarter, […]

  • Menkeu Purbaya Siapkan Legalisasi Rokok Ilegal, Target Berlaku Mei 2026

    Menkeu Purbaya Siapkan Legalisasi Rokok Ilegal, Target Berlaku Mei 2026

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menyiapkan kebijakan baru untuk menekan peredaran rokok ilegal sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai. Purbaya mengungkapkan, pemerintah telah merampungkan skema legalisasi rokok ilegal yang bertujuan mendorong pelaku usaha masuk ke dalam sistem resmi dan membayar cukai sesuai ketentuan. “Pelaku usaha harus masuk ke sistem […]

expand_less