Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Mata Uang Iran Rial Anjlok ke Titik Terendah, Krisis Ekonomi dan Protes Nasional Makin Membesar

Mata Uang Iran Rial Anjlok ke Titik Terendah, Krisis Ekonomi dan Protes Nasional Makin Membesar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Nilai tukar mata uang Iran, rial, kembali terpuruk ke titik terendah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah tekanan krisis ekonomi berkepanjangan dan gelombang protes nasional. Pelemahan mata uang ini semakin memperberat kondisi ekonomi masyarakat Iran yang telah lama dibayangi inflasi tinggi, sanksi internasional, serta instabilitas politik.

Mengutip laporan Yahoo Finance, Selasa (13/1/2026), nilai tukar rial kini diperdagangkan di kisaran 1.400.000 per dolar AS, mencerminkan tekanan berat yang dihadapi perekonomian Iran. Kondisi tersebut terjadi setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali memberlakukan sanksi terhadap Iran terkait program nuklirnya sejak September lalu.

Krisis ekonomi Iran juga dipicu dampak konflik geopolitik, termasuk perang singkat selama 12 hari dengan Israel pada Juni 2025 serta serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran. Tekanan tersebut mempercepat pelemahan mata uang dan memicu lonjakan harga barang kebutuhan pokok.

Inflasi di Iran tercatat bertahan di atas 40% selama satu dekade terakhir, menyebabkan harga minyak goreng, daging, dan kebutuhan sehari-hari melonjak tajam. Kondisi ini memicu kemarahan pelaku usaha, khususnya pedagang pasar tradisional, yang kesulitan menyesuaikan harga di tengah depresiasi mata uang yang terjadi hampir setiap hari.

“Pendapatan masyarakat kini hanya sepertiga hingga seperempat dari sebelumnya,” ujar Ekonom Center for Middle East and Global Order, Mahdi Ghodsi, dikutip dari New York Times.

Gelombang protes bermula dari kalangan pedagang pasar yang kemudian menyebar ke berbagai kota. Aksi demonstrasi ini dinilai memiliki makna simbolis kuat karena pedagang pasar juga pernah menjadi motor utama dalam Revolusi Iran 1979. Pemerintah Iran merespons protes dengan pembatasan internet dan komunikasi, di tengah maraknya kampanye disinformasi di media sosial.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian berupaya meredam ketegangan dengan mengganti gubernur bank sentral serta mengakui secara terbuka tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Ia juga memerintahkan pemberian bantuan tunai bulanan sekitar US$7 per orang, meski dinilai ekonom belum cukup untuk mengatasi krisis struktural yang terjadi.

Di sisi lain, gejolak Iran turut berdampak pada pasar energi global. Harga minyak dunia tercatat menguat di tengah kekhawatiran berkurangnya pasokan dari Iran. Harga minyak mentah Brent naik ke level US$64,01 per barel, sementara minyak WTI AS menguat ke US$59,50 per barel, menurut laporan CNBC.

Pemerintah Iran menyatakan tetap membuka jalur komunikasi dengan Amerika Serikat, meskipun situasi politik dan keamanan terus memburuk. Gelombang protes ini disebut sebagai salah satu tantangan terbesar bagi rezim ulama Iran sejak Revolusi Islam 1979.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Emas Pegadaian Kompak Anjlok, UBS Paling Dalam

    Tiga Emas Pegadaian Kompak Anjlok, UBS Paling Dalam

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian kembali kompak melemah. Tiga produk logam mulia yang menjadi pilihan masyarakat, yakni UBS, Galeri24, dan Antam, sama-sama mengalami penurunan harga pada perdagangan Kamis (24/9/2026). Penurunan paling dalam terjadi pada emas UBS. Mengutip laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas UBS turun Rp36.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kini, emas UBS […]

  • Cabai Merah Turun, Rawit Merah Makin Pedas! Ini Harga Sembako Jambi di Tengah Kabut Asap

    Cabai Merah Turun, Rawit Merah Makin Pedas! Ini Harga Sembako Jambi di Tengah Kabut Asap

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pangan di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, bergerak beragam pada Jumat (4/9/2026). Di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda sejumlah wilayah Jambi, harga cabai menjadi komoditas yang paling mencuri perhatian. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar kini […]

  • Harga Emas di Pegadaian Tambah Mahal, Simak Daftar Terbaru di Sini

    Harga Emas di Pegadaian Tambah Mahal, Simak Daftar Terbaru di Sini

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian hari ini, Rabu (1/4/2026), naik. Baik itu harga untuk logam mulia UBS maupun Galeri24, masing-masing dibanderol Rp2.857.000 dan Rp2.844.000 per gram. Sebagai perbandingan, harga emas pada Selasa (31/3/2026) lalu tercatat Rp2.846.000 untuk UBS dan Rp2.833.000 untuk Galeri24. Harga emas di Pegadaian sewaktu-waktu bisa berubah. Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas […]

  • Dana Rp83 Triliun Disiapkan untuk Koperasi Desa Merah Putih, Dukung Ekonomi dan Pembangunan Desa 2026

    Dana Rp83 Triliun Disiapkan untuk Koperasi Desa Merah Putih, Dukung Ekonomi dan Pembangunan Desa 2026

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan dana sebesar Rp83 triliun untuk mendukung pembangunan dan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Dana besar ini akan menjadi salah satu pendorong utama kebangkitan ekonomi desa di tahun 2026. Direktur Sistem Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Subandono, menjelaskan bahwa pendanaan tersebut akan ditempatkan di perbankan nasional […]

  • Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.707 per Dolar AS

    Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.707 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah berhasil mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan hari ini, Jumat (14/11/2025). Rupiah ditutup di level Rp 16.707 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah menguat 0,13 persen dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.728 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia. Mayoritas mata […]

  • RS Dilarang Tolak Pasien PBI-JK, Reaktivasi Cepat

    RS Dilarang Tolak Pasien PBI-JK, Reaktivasi Cepat

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan rumah sakit dan fasilitas kesehatan tidak boleh menolak pasien peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), meskipun status kepesertaannya sempat dinonaktifkan. Mekanisme reaktivasi BPJS PBI-JK dijamin dapat dilakukan secara cepat, terutama untuk kasus darurat. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan pelayanan kesehatan merupakan hak dasar warga negara yang tidak […]

expand_less