Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Nilai Ekspor dan Impor Provinsi Jambi pada November 2025 Turun

Nilai Ekspor dan Impor Provinsi Jambi pada November 2025 Turun

  • account_circle Deddy Rachmawan
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai ekspor impor Provinsi Jambi pada November 2025 mengalami penurunan. Secara persentase, penurunan nilai impor sangat besar yakni mencapai 62,27 persen dibanding bulan Oktober 2025. Adapun penurunan nilai ekspor di angka 5,48 persen.

Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo dalam rilis BPS, Senin (5/1/2026) menyampaikan pada Oktober 2025, nilai ekspor asal Provinsi Jambi mencapai US$161,33 juta. Namun di November 2025 menjadi US$152,49 juta.

“Sedangkan secara kumulatif Jambi-November, nilai ekspor Provinsi Jambi turun 11 persen,” ujar Agus.

Menurutnya sampai dengan bulan November 2025, kelompok pertambangan memberikan kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Provinsi Jambi, yaitu sebesar 46,73 persen, diikuti kelompok industri sebesar 45,25 persen, dan kelompok pertanian sebesar 8,01 persen pada November 2025.

Singapura masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar pada bulan November 2025. Selanjutnya ada Thailand, Jepang, Cina, dan Malaysia.

ekspor impor Jambi

Grafik ekspor impor Jambi November 2025.

Sementara itu nilai impor Provinsi Jambi November 2025 turun sebesar 62,27 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari US$18,19 juta pada bulan Oktober 2025 menjadi
US$6,86 juta pada bulan November 2025.

BPS mencatat lima negara dengan transaksi impor terbesar pada bulan November 2025 adalah dari negara Cina, Singapura, Perancis, Finlandia, dan Australia.

“Sampai dengan bulan November 2025 kelompok komoditi mesin dan alat angkutan memiliki kontribusi terbesar terhadap total Impor di Jambi yaitu sebesar 48,62 persen, diikuti kelompok komoditi hasil industri dan lainnya sebesar 41,97 persen, serta kelompok komoditi bahan kimia dan sejenisnya sebesar 7,90 persen,” papar Agus.

  • Penulis: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Mobil Pribadi Masih Dominan

    Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Mobil Pribadi Masih Dominan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memprediksi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang. Lonjakan mobilitas masyarakat diperkirakan cukup tinggi dengan jumlah perjalanan mencapai 143,9 juta. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, angka tersebut berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. “Diperkirakan ada sekitar 143,9 juta […]

  • BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun Jadi 23,36 Juta Orang per September 2025

    BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun Jadi 23,36 Juta Orang per September 2025

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2025 mencapai 23,36 juta orang. Angka tersebut turun 490 ribu orang dibandingkan periode Maret 2025. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, secara persentase tingkat kemiskinan Indonesia pada September 2025 berada di level 8,25 persen, atau menurun 0,22 poin persentase dibandingkan Maret […]

  • Kembangkan Mobil Nasional, Airlangga Hartarto Pastikan Insentif Kendaraan Listrik Stop

    Kembangkan Mobil Nasional, Airlangga Hartarto Pastikan Insentif Kendaraan Listrik Stop

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah RI melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sinyal kuat bahwa insentif kendaraan listrik tidak akan dilanjutkan pada 2026. Kebijakan tersebut dinilai telah mencapai tujuan awalnya, yaitu mendorong produsen otomotif untuk membangun fasilitas produksi di dalam negeri. Meski demikian, ketiadaan insentif bukan berarti pengembangan industri otomotif dihentikan, melainkan akan mengalihkan fokus […]

  • Hingga Februari, 4 Juta Bidang Tanah Belum Bersertifikat

    Hingga Februari, 4 Juta Bidang Tanah Belum Bersertifikat

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat sebanyak 122 juta bidang tanah telah bersertifikat dari total sekitar 126 juta bidang tanah di Indonesia. Pemerintah kini mengejar penyelesaian sertifikasi terhadap sisa sekitar 4 juta bidang tanah. Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, mengatakan percepatan sertifikasi merupakan proses yang berjalan secara alami […]

  • Pertalite Langka di Kota Jambi, Gangguan Distribusi atau Pengawasan Makin Ketat? Ini Fakta-faktanya

    Pertalite Langka di Kota Jambi, Gangguan Distribusi atau Pengawasan Makin Ketat? Ini Fakta-faktanya

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite mulai dirasakan masyarakat Kota Jambi dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah SPBU di dalam kota dilaporkan kehabisan stok, sehingga pengendara terpaksa membeli Pertamax yang harganya lebih tinggi agar tetap bisa beraktivitas. Pantauan di salah satu SPBU di Jalan Pattimura pada Selasa (21/7/2026) menunjukkan dispenser Pertalite tidak […]

  • Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana Lantik TP PKK, Bunda PAUD dan Posyandu Tingkat Kecamatan dan Kelurahan

    Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana Lantik TP PKK, Bunda PAUD dan Posyandu Tingkat Kecamatan dan Kelurahan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana secara resmi melantik dan mengukuhkan pengurus TP PKK, Bunda PAUD, serta Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Jambi, Selasa (3/3/2026). Kegiatan yang digelar di Aula PKK Kota Jambi tersebut juga dirangkai dengan prosesi serah terima jabatan TP PKK Kecamatan Alam Barajo dan Telanaipura. […]

expand_less