Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Ini 8 Kebijakan Pajak Purbaya di 2026, dari PPN hingga Pajak Global

Ini 8 Kebijakan Pajak Purbaya di 2026, dari PPN hingga Pajak Global

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Tahun pajak 2026 menjadi periode penuh pertama bagi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam mengendalikan kebijakan perpajakan nasional. Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan tarif pajak maupun penambahan jenis pajak baru, meski target penerimaan pajak 2026 dipatok meningkat.

Target penerimaan pajak pada 2026 ditetapkan sebesar Rp 2.357,7 triliun atau naik 7,69 persen dibandingkan target 2025. Purbaya menegaskan, peningkatan penerimaan akan ditempuh melalui perbaikan sistem dan kepatuhan, bukan dengan menaikkan tarif.

“Tidak ada gunanya menaikkan pajak saat ekonomi belum tumbuh lebih cepat. Pemerintah akan menaikkan pajak ketika pertumbuhan ekonomi sudah kuat,” ujar Purbaya.

Berikut delapan kebijakan pajak utama yang akan berlaku pada 2026:

1. Tarif Pajak Tidak Naik

Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan tarif pajak maupun pungutan pajak baru pada 2026. Penyesuaian tarif baru akan dipertimbangkan jika pertumbuhan ekonomi nasional mampu menembus level 6 persen.

2. Tarif PPN Tetap

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak mengalami perubahan tarif pada 2026. Pemerintah masih mencermati kondisi ekonomi sebelum membuka ruang penyesuaian kebijakan PPN.

3. Optimalisasi Sistem Coretax

Pemerintah mengandalkan sistem inti administrasi pajak (Coretax) untuk meningkatkan kepatuhan dan efisiensi pemungutan pajak. Mulai 2026, seluruh wajib pajak diwajibkan melaporkan SPT Tahunan melalui sistem Coretax.

4. Penerapan Penuh Pajak Minimum Global

Indonesia akan mulai menerapkan penuh kebijakan Pajak Minimum Global (Global Minimum Tax) pada 2026. Kebijakan ini menyasar perusahaan multinasional dengan peredaran bruto konsolidasi minimal 750 juta euro dan tarif pajak efektif di bawah 15 persen.

5. Perluasan Akses Data Keuangan Wajib Pajak

Direktorat Jenderal Pajak akan memperluas cakupan pertukaran data keuangan melalui skema Automatic Exchange of Information (AEOI), termasuk data e-wallet dan transaksi aset kripto, sesuai standar internasional OECD.

6. Pajak Marketplace Ditunda

Penerapan pungutan PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen bagi pedagang online di e-commerce ditunda hingga pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu mencapai 6 persen.

7. Insentif Pajak bagi Pekerja Berlanjut

Pemerintah melanjutkan insentif PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) bagi pekerja bergaji hingga Rp 10 juta di sektor padat karya dan pariwisata. Pada 2026, insentif ini ditargetkan menjangkau lebih dari 2 juta pekerja.

8. Insentif Properti dan Tax Holiday Berlanjut

Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun diperpanjang hingga 2027. Selain itu, skema tax holiday tetap berlanjut dengan penyesuaian agar selaras dengan ketentuan pajak minimum global 15 persen.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Bandang Putus Jembatan, Kampung Karikil Sukabumi Terisolasi

    Banjir Bandang Putus Jembatan, Kampung Karikil Sukabumi Terisolasi

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjir bandang memutus akses menuju Kampung Karikil, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan penghubung utama menuju kampung tersebut dilaporkan hanyut akibat derasnya arus banjir pada Minggu (28/12/2025) malam. Peristiwa banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Nyalindung sejak siang hari. Akibat kejadian ini, seluruh warga Kampung Karikil terisolasi […]

  • Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Angso Duo Jambi Tembus Rp 100.000 per Kilogram

    Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Angso Duo Jambi Tembus Rp 100.000 per Kilogram

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil per 19 Februari 2026. Namun, beberapa komoditas mengalami kenaikan dan penurunan harga berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi melalui sistem SIHARKO. Kenaikan harga tercatat pada komoditas cabai. Cabe rawit hijau naik 10 persen menjadi Rp 40.000 per kilogram. […]

  • Pemerintah Setop Impor Solar 2026, Bahlil: Indonesia Siap Mandiri Energi Lewat B50

    Pemerintah Setop Impor Solar 2026, Bahlil: Indonesia Siap Mandiri Energi Lewat B50

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan akan menghentikan impor solar mulai tahun 2026. Kebijakan ini dilakukan melalui penerapan mandatori Biodiesel B50, yakni campuran 50 persen bahan nabati atau fatty acid methyl ester (FAME) dalam bahan bakar solar. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, langkah ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk […]

  • Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran demi Bertahan

    Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran demi Bertahan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kenaikan harga kedelai impor memaksa perajin tempe di Ponorogo, Jawa Timur, mengubah strategi produksi. Alih-alih menaikkan harga jual, pelaku usaha memilih memperkecil ukuran tempe demi menjaga daya beli konsumen. Perajin tempe di Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, Hadi Prayitno, mengatakan lonjakan harga bahan baku membuat biaya produksi meningkat signifikan. Harga kedelai impor kini mencapai […]

  • SLCN BMKG 2026 Dorong Nelayan Tanjab Barat Lebih Aman Melaut dan Efisien Menangkap Ikan

    SLCN BMKG 2026 Dorong Nelayan Tanjab Barat Lebih Aman Melaut dan Efisien Menangkap Ikan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) yang diselenggarakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi salah satu upaya meningkatkan kapasitas nelayan dalam memanfaatkan informasi cuaca untuk mendukung keselamatan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor perikanan. Program bertema “Dengan SLCN, Nelayan Hebat, Selamat, dan Sejahtera” tersebut resmi dibuka Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., […]

  • Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

    Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegur pemerintah daerah (Pemda) karena realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih tergolong rendah hingga menjelang akhir tahun 2025. Akibatnya, dana daerah yang mengendap di perbankan masih mencapai Rp 218,2 triliun per akhir November 2025. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, rendahnya penyerapan belanja daerah berpotensi menghambat manfaat […]

expand_less