Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Disorot Presiden Prabowo, BEI Suspensi Saham Toba Pulp Lestari (INRU)

Disorot Presiden Prabowo, BEI Suspensi Saham Toba Pulp Lestari (INRU)

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) di seluruh pasar. Langkah ini diambil menyusul adanya ketidakpastian kelangsungan usaha perseroan akibat penghentian sementara kegiatan operasional oleh pemerintah.

Suspensi tersebut sebagaimana tercantum dalam pengumuman BEI No. Peng-SPT-00021/BEI.PP3/12-2025, yang berlaku mulai Sesi II perdagangan Rabu, 17 Desember 2025, hingga pengumuman lebih lanjut dari bursa.

BEI menyampaikan, penghentian perdagangan dilakukan karena adanya ketidakpastian operasional INRU setelah pemerintah menangguhkan sementara kegiatan usaha perseroan, terutama yang berkaitan dengan akses penatausahaan hasil hutan.

Sebelumnya, manajemen INRU telah menyampaikan klarifikasi melalui keterbukaan informasi tertanggal 16 Desember 2025. Dalam penjelasannya, perseroan menyebut penghentian operasional terjadi seiring kebijakan otoritas kehutanan yang menangguhkan sementara akses penatausahaan hasil hutan di sejumlah wilayah.

Manajemen INRU menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari proses pengendalian, evaluasi, dan verifikasi pengelolaan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH). Penangguhan tersebut mencakup penghentian sementara kegiatan penebangan dan pengangkutan kayu yang wajib dipatuhi oleh perusahaan.

Meski demikian, perseroan memastikan bahwa penangguhan tersebut tidak memengaruhi izin usaha PBPH yang dimiliki. Seluruh izin usaha INRU disebut masih tetap berlaku dan tidak ada izin material yang dicabut.

Namun hingga kini, perseroan mengaku belum memperoleh kepastian waktu dari pemerintah terkait dibukanya kembali akses penatausahaan hasil hutan. Kondisi tersebut membuat INRU belum dapat memastikan kapan kegiatan operasional dapat kembali berjalan normal.

Dari sisi operasional, INRU menghentikan sementara kegiatan produksi pabrik dan pemanenan kayu yang membutuhkan penatausahaan hasil hutan. Dampaknya, perseroan berpotensi mengalami penundaan pendapatan akibat terhentinya proses produksi selama kebijakan tersebut berlangsung.

Manajemen juga menegaskan, selama masa penghentian ini perseroan tidak melakukan produksi, tidak mencari bahan baku di luar mekanisme regulator, serta belum memiliki sumber pendapatan alternatif di luar kegiatan usaha utama.

Di sisi lain, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto telah memberikan arahan khusus untuk melakukan audit dan evaluasi total terhadap PT Toba Pulp Lestari Tbk.

Presiden Prabowo disebut meminta agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh terkait pengelolaan PBPH yang dikuasai perseroan dalam beberapa tahun terakhir. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan diumumkan ke publik, termasuk kemungkinan pencabutan atau rasionalisasi izin PBPH.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Tak Berdaya! Pagi Ini Melemah ke Rp17.845 per Dolar AS

    Rupiah Tak Berdaya! Pagi Ini Melemah ke Rp17.845 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah jeblok lagi. Pada perdagangan Jumat (19/6/2026) pagi, kurs rupiah dibuka bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kini rupiah di level Rp17.845 per dolar AS. Berdasarkan data dari Antara, mata uang Indonesia melemah 51 poin atau tergerus 0,29 persen menjadi Rp17.845 per dolar AS. Penutupan sebelumnya rupiah diposisi Rp17.794 per […]

  • Malam Tahun Baru 2026, LRT Jabodebek Layani Penumpang hingga Dini Hari

    Malam Tahun Baru 2026, LRT Jabodebek Layani Penumpang hingga Dini Hari

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang jam operasional LRT Jabodebek untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Layanan kereta ringan ini akan beroperasi hingga dini hari, tepatnya sampai pukul 01.44 WIB pada 1 Januari 2026. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika Putra, mengatakan bahwa kebijakan ini diberlakukan […]

  • ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan RI Jadi 5 Persen

    ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan RI Jadi 5 Persen

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asian Development Bank (ADB) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 5,0 persen, lebih tinggi dibandingkan prakiraan sebelumnya yang dirilis pada September 2025 sebesar 4,9 persen. Dalam laporan Asian Development Outlook (ADO) Desember 2025 yang dirilis pada Rabu, ADB juga menaikkan proyeksi pertumbuhan Indonesia pada 2026 berada di angka 5,1 persen dari […]

  • Cuaca Jambi Hari Ini Cerah, Tapi Suhu Tembus 32 Derajat!

    Cuaca Jambi Hari Ini Cerah, Tapi Suhu Tembus 32 Derajat!

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Warga Jambi diprediksi bakal menikmati cuaca cerah sepanjang Rabu (5/8/2026). Namun, jangan terlena. Suhu udara diperkirakan menembus 32 derajat Celsius pada siang hari. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diperbarui pukul 04.03 WIB, kondisi cuaca di wilayah Jambi secara umum didominasi langit cerah sejak pagi hingga malam. Suhu udara diperkirakan […]

  • Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Turun

    Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Turun

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Pegadaian hari ini, Kamis (26/2/2026), terpantau mengalami penurunan. Emas batangan produksi UBS dan Galeri24 kompak melemah dibandingkan perdagangan sebelumnya. Berdasarkan laman resmi Pegadaian, harga emas UBS turun Rp 17.000 menjadi Rp 3.082.000 per gram dari sebelumnya Rp 3.099.000. Sementara itu, emas Galeri24 terkoreksi lebih dalam, yakni Rp 28.000 menjadi Rp 3.057.000 […]

  • Cabai Merah, Daging Ayam, hingga Bensin Jadi Biang Kerok Inflasi Jambi Juni 2026

    Cabai Merah, Daging Ayam, hingga Bensin Jadi Biang Kerok Inflasi Jambi Juni 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lonjakan harga sejumlah komoditas pangan dan energi menjadi penyebab utama inflasi di Provinsi Jambi pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat inflasi tahunan mencapai 3,85 persen, dengan kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang terbesar terhadap kenaikan harga secara keseluruhan. Kelompok makanan mengalami inflasi 6,65 persen dan memberikan andil 2,10 […]

expand_less