Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Perdagangan Ditutup, IHSG Turun 0,44% ke Level 8.671

Perdagangan Ditutup, IHSG Turun 0,44% ke Level 8.671

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 38,72 poin atau 0,44% ke 8.671,97 pada akhir perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (9/12/2025).

Sebanyak 244 saham naik, 407 saham turun dan 149 saham stagnan.

Hanya tiga indeks sektoral yang selamat ke zona hijau. Sedangkan delapan indeks sektoral lainnya tergelincir ke zona merah, mengikuti pelemahan IHSG.

Indeks sektoral yang menguat adalah sektor teknologi yang naik 1,93%, sektor infrastruktur naik 1,61% dan sektor kesehatan yang naik 0,45%.

Sedangkan indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektor perindustrian yang turun 0,97%, sektor barang baku turun 0,92% dan sektor properti yang turun 0,77%.

Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 32,29 miliar saham dengan total nilai Rp 14,39 triliun.

Sementara itu, ada lima saham justru terbang ke batas auto rejection atas (ARA) dan masuk daftar top gainers. Harga sahamnya melonjak di atas 24%.

Saham-saham ARA tersebut adalah PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) melonjak 25% menjad Rp 775, PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) melesat 24,87% menjadi Rp 1.205, dan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) melejit 24,78% menjadi Rp 282.

Selanjutnya adalah PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) terkerek 24,63% menjadi Rp 1.670 dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) melejit 24,32% menjadi Rp 690.

Sebaliknya, ada lima saham paling boncos masuk dalam daftar top losers. Saham PT Andalan Sakt Primaindo Tbk (ASPI) teratas dalam daftar top losers dan membentur batas auto rejection bawah (ARB), karena ambles 14,61% menjadi Rp 760.

Diikuti saham PT Golden Flower Tbk (POLU) terpangkas 11,28% ke Rp 22.800, PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV) jatuh 9,89% ke Rp 82, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) turun 8,33% ke Rp 121, dan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) melemah 8,16% menjadi Rp 90.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kontan

Rekomendasi Untuk Anda

  • 187 Pendaki Termasuk Tim Kemenpar Berhasil Dievakuasi

    187 Pendaki Termasuk Tim Kemenpar Berhasil Dievakuasi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu, 19 November 2025, membuat 187 pendaki, termasuk rombongan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar), sempat terjebak di Ranu Kumbolo. Keberadaan Tim tersebut saat itu sedang bertugas membuat materi promosi wisata namun terjadi erupsi saat itu. Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis Kemenpar, Fadjar Hutomo, memastikan seluruh anggota […]

  • Rupiah Stagnan Diposisi Rp16.780 per Dolar AS

    Rupiah Stagnan Diposisi Rp16.780 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini, Kamis (8/1/2026). Melansir dari Antara, mata uang rupiah stagnan di posisi Rp16.780. Nilai itu sama seperti penutupan hari sebelumnya. Di Asia, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS pagi ini. Dolar Taiwan mencatat pelemahan terdalam yakni 0,27%, disusul ringgit Malaysia […]

  • BEI Lakukan Trading Halt Dua Hari Beruntun, Menkeu Purbaya Prediksi Pasar Pulih 2–3 Hari

    BEI Lakukan Trading Halt Dua Hari Beruntun, Menkeu Purbaya Prediksi Pasar Pulih 2–3 Hari

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan saham atau trading halt pada Kamis (29/1/2026). Penghentian perdagangan dilakukan pada pukul 09.26 WIB di sistem Jakarta Automated Trading System (JATS), setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam. Trading halt ini menjadi yang kedua kalinya dalam dua hari berturut-turut. Sehari sebelumnya, BEI juga […]

  • Jenderal Kepercayaan Xi Jinping Diduga Bocorkan Rahasia Nuklir China ke AS, Militer Diguncang Skandal Besar

    Jenderal Kepercayaan Xi Jinping Diduga Bocorkan Rahasia Nuklir China ke AS, Militer Diguncang Skandal Besar

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jajaran tertinggi militer China tengah diguncang skandal spionase dan korupsi berskala besar. Seorang jenderal senior yang dikenal sebagai orang kepercayaan Presiden Xi Jinping, Jenderal Zhang Youxia (75), diduga membocorkan informasi rahasia program senjata nuklir China kepada Amerika Serikat. Laporan yang dirilis Wall Street Journal menyebutkan, dugaan kebocoran tersebut mencakup data teknis inti persenjataan […]

  • Wali Kota Sungai Penuh Perintahkan Verifikasi Data BPJS, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    Wali Kota Sungai Penuh Perintahkan Verifikasi Data BPJS, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Kota Sungai Penuh bergerak cepat memperbaiki data penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan. Wali Kota Alfin menginstruksikan agar dilakukan verifikasi ulang secara menyeluruh terhadap data kepesertaan yang selama ini ditanggung pemerintah. Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Alfin pada Rabu (11/3/2026). Ia menegaskan bahwa langkah ini penting agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat […]

  • Jambi Hujan Deras, BMKG Peringatkan Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke depan

    Jambi Hujan Deras, BMKG Peringatkan Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke depan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. “Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada tetapi tidak perlu panik. Pastikan saluran air berfungsi baik, jaga kebersihan lingkungan, dan pantau pembaruan cuaca melalui InfoBMKG sebelum beraktivitas,” ujar Kepala BMKG […]

expand_less