Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Airlangga Ajak Pesantren Menabung Emas untuk Perkuat Ekonomi Syariah Nasional

Airlangga Ajak Pesantren Menabung Emas untuk Perkuat Ekonomi Syariah Nasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak pesantren di seluruh Indonesia untuk mulai menabung emas sebagai langkah strategis mendukung penguatan ekonomi syariah nasional. Ajakan ini disampaikan Airlangga dalam pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 di JI-Expo, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025).

Airlangga menegaskan, kebijakan ini sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto yang telah meresmikan Bank Emas (Bullion Bank) pada awal 2025. Lembaga seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Pegadaian menjadi pelaksana utama dalam kegiatan usaha bullion tersebut.

“Ini bisa menjadi underlying untuk ekonomi syariah. Penting bagi pesantren untuk menyimpan simpanannya dalam bentuk emas,” ujar Airlangga.

Menurutnya, emas merupakan instrumen investasi yang tahan terhadap resesi dan guncangan global. Karena itu, pesantren dinilai akan memperoleh keuntungan jangka panjang jika mengalokasikan sebagian asetnya ke emas.

“Kalau pesantren menabung emas, maka meskipun ekonomi global bergejolak, nilainya akan tetap tinggi,” imbuhnya.

Airlangga juga menyoroti potensi besar industri emas dalam negeri. Ia menyebut Indonesia kini mampu memproduksi hampir 110 ton emas per tahun, meningkat dari proyeksi sebelumnya yang hanya 60 ton melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.

“Untuk pertama kalinya, 60 ton emas per tahun bisa diproduksi di Gresik,” kata Airlangga, merujuk pada proyek hilirisasi tembaga dan emas yang digarap di KEK tersebut.

Dengan kapasitas produksi yang terus meningkat, Airlangga optimistis Indonesia akan menjadi salah satu produsen emas utama dunia. Ia juga mendorong lembaga keuangan negara untuk memanfaatkan potensi tersebut.

Saat ini, stok emas PT Pegadaian tercatat sekitar 70 ton, namun pemerintah menargetkan pengelolaan emas akan semakin efisien lewat sistem bullion bank.
“Dulu stok emas kita hanya dicatat tonasenya, bukan nilainya. Sekarang, emas bisa masuk ke dalam neraca keuangan, seperti yang dilakukan bank-bank di Singapura,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pondasi ekonomi syariah, membuka peluang investasi halal, dan menumbuhkan ekosistem keuangan berbasis emas di Indonesia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Tak Berdaya! Pagi Ini Melemah ke Rp17.845 per Dolar AS

    Rupiah Tak Berdaya! Pagi Ini Melemah ke Rp17.845 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah jeblok lagi. Pada perdagangan Jumat (19/6/2026) pagi, kurs rupiah dibuka bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kini rupiah di level Rp17.845 per dolar AS. Berdasarkan data dari Antara, mata uang Indonesia melemah 51 poin atau tergerus 0,29 persen menjadi Rp17.845 per dolar AS. Penutupan sebelumnya rupiah diposisi Rp17.794 per […]

  • Turun Rp15.000 Lagi, Emas Antam Kian Tergerus!

    Turun Rp15.000 Lagi, Emas Antam Kian Tergerus!

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali menunjukkan pelemahan pada perdagangan Selasa (30/6/2026). Logam mulia ini tercatat turun cukup tajam sebesar Rp15.000 per gram. Penurunan ini menjadi hari kedua secara beruntun dengan besaran koreksi yang sama, menandakan tekanan di pasar emas masih cukup kuat. Kini harga emas Antam menjadi Rp2.630.000 per gram dari sebelumnya Rp2.645.000. […]

  • Danantara Ungkap Kinerja Tahun Perdana, Investasi Global Tembus Rp346 Triliun

    Danantara Ungkap Kinerja Tahun Perdana, Investasi Global Tembus Rp346 Triliun

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia membeberkan capaian kinerja selama satu tahun operasional lembaga tersebut. Sepanjang tahun pertama, fokus utama diarahkan pada pembangunan fondasi kelembagaan, penguatan tata kelola, serta penarikan investasi untuk proyek strategis nasional. CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan tahun pertama menjadi fase krusial untuk membangun sistem pengelolaan investasi negara yang […]

  • 187 Pendaki Termasuk Tim Kemenpar Berhasil Dievakuasi

    187 Pendaki Termasuk Tim Kemenpar Berhasil Dievakuasi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu, 19 November 2025, membuat 187 pendaki, termasuk rombongan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar), sempat terjebak di Ranu Kumbolo. Keberadaan Tim tersebut saat itu sedang bertugas membuat materi promosi wisata namun terjadi erupsi saat itu. Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis Kemenpar, Fadjar Hutomo, memastikan seluruh anggota […]

  • Harga Plastik Melonjak 80%, Pemerintah Cari Solusi Selamatkan UMKM

    Harga Plastik Melonjak 80%, Pemerintah Cari Solusi Selamatkan UMKM

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah menyiapkan langkah mitigasi menyusul lonjakan harga plastik di dalam negeri yang mencapai 30 hingga 80 persen. Kenaikan ini dinilai berdampak langsung terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama yang bergantung pada plastik sebagai bahan kemasan. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Maman Abdurrahman, mengatakan pihaknya telah menerima berbagai keluhan […]

  • Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

    Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tercatat tidak bergerak terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (3/12/2025). Rupiah dibuka stagnan sehingga tetap di angka Rp16.625, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp16.625 per dolar AS. Berbeda dengan rupiah, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand menguat […]

expand_less