Sabtu, 2 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Airlangga Ajak Pesantren Menabung Emas untuk Perkuat Ekonomi Syariah Nasional

Airlangga Ajak Pesantren Menabung Emas untuk Perkuat Ekonomi Syariah Nasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 8 Okt 2025

JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak pesantren di seluruh Indonesia untuk mulai menabung emas sebagai langkah strategis mendukung penguatan ekonomi syariah nasional. Ajakan ini disampaikan Airlangga dalam pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 di JI-Expo, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025).

Airlangga menegaskan, kebijakan ini sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto yang telah meresmikan Bank Emas (Bullion Bank) pada awal 2025. Lembaga seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Pegadaian menjadi pelaksana utama dalam kegiatan usaha bullion tersebut.

“Ini bisa menjadi underlying untuk ekonomi syariah. Penting bagi pesantren untuk menyimpan simpanannya dalam bentuk emas,” ujar Airlangga.

Menurutnya, emas merupakan instrumen investasi yang tahan terhadap resesi dan guncangan global. Karena itu, pesantren dinilai akan memperoleh keuntungan jangka panjang jika mengalokasikan sebagian asetnya ke emas.

“Kalau pesantren menabung emas, maka meskipun ekonomi global bergejolak, nilainya akan tetap tinggi,” imbuhnya.

Airlangga juga menyoroti potensi besar industri emas dalam negeri. Ia menyebut Indonesia kini mampu memproduksi hampir 110 ton emas per tahun, meningkat dari proyeksi sebelumnya yang hanya 60 ton melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.

“Untuk pertama kalinya, 60 ton emas per tahun bisa diproduksi di Gresik,” kata Airlangga, merujuk pada proyek hilirisasi tembaga dan emas yang digarap di KEK tersebut.

Dengan kapasitas produksi yang terus meningkat, Airlangga optimistis Indonesia akan menjadi salah satu produsen emas utama dunia. Ia juga mendorong lembaga keuangan negara untuk memanfaatkan potensi tersebut.

Saat ini, stok emas PT Pegadaian tercatat sekitar 70 ton, namun pemerintah menargetkan pengelolaan emas akan semakin efisien lewat sistem bullion bank.
“Dulu stok emas kita hanya dicatat tonasenya, bukan nilainya. Sekarang, emas bisa masuk ke dalam neraca keuangan, seperti yang dilakukan bank-bank di Singapura,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pondasi ekonomi syariah, membuka peluang investasi halal, dan menumbuhkan ekosistem keuangan berbasis emas di Indonesia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desain Imut! Changan Lumin Siap Meluncur di Indonesia

    Desain Imut! Changan Lumin Siap Meluncur di Indonesia

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar mobil listrik di Indonesia semakin semarak. Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Changan Automobile resmi memasuki pasar Indonesia. Rencananya ditandai dengan peluncuran dua mobil listrik terbaru di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, pada 21–30 November 2025. Kehadiran Changan menjadi babak baru bagi industri otomotif nasional […]

  • Asosiasi Perhiasan Curhat ke Menkeu Purbaya, Minta Tindak Produsen Ilegal yang Tak Bayar Pajak

    Asosiasi Perhiasan Curhat ke Menkeu Purbaya, Minta Tindak Produsen Ilegal yang Tak Bayar Pajak

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima aspirasi dari asosiasi produsen perhiasan yang mengeluhkan praktik produksi ilegal di industri perhiasan. Produsen ilegal tersebut disebut menjual produk tanpa membayar pajak, sehingga menimbulkan ketimpangan aturan pajak bagi pelaku usaha resmi. Pertemuan antara Purbaya dan asosiasi produsen perhiasan berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis (23/10/2025). Dalam kesempatan itu, […]

  • Cuaca Jambi Sepekan ke Depan Didominasi Hujan, Waspada Petir

    Cuaca Jambi Sepekan ke Depan Didominasi Hujan, Waspada Petir

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prakiraan cuaca di Provinsi Jambi untuk periode 27 Maret hingga 5 April 2026 didominasi hujan ringan di hampir seluruh kabupaten dan kota. Berdasarkan data prakiraan, wilayah seperti Kabupaten Kerinci, Merangin, dan Sarolangun berpotensi mengalami hujan ringan secara konsisten dalam beberapa hari ke depan, dengan suhu berkisar antara 16 hingga 32 derajat Celsius dan […]

  • Banjir Bandang Sumatera, BCA Salurkan Bantuan Makanan dan Obat untuk Korban di Medan dan Langkat

    Banjir Bandang Sumatera, BCA Salurkan Bantuan Makanan dan Obat untuk Korban di Medan dan Langkat

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di sejumlah daerah di Sumatera Utara. Bantuan diserahkan langsung di Kota Medan dan Kabupaten Langkat yang menjadi wilayah terdampak banjir terbesar. Dalam penyaluran ini, Bakti BCA bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bantuan diberikan di […]

  • Harga Emas Antam Terhempas dari Rekor, Turun Rp4.000

    Harga Emas Antam Terhempas dari Rekor, Turun Rp4.000

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terhempas dari rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada hari ini, Jumat (19/12/2025). Emas Antam diluar dugaan turun Rp4.000 hingga menjadi Rp2.483.000 per gram. Adanya penurunan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut terpangkas menjadi Rp2.342.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai […]

  • Harga emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Kompak Stabil

    Harga emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Kompak Stabil

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dari produk Galeri24 dan UBS di Pegadaian hari ini terpantau stabil. Dilansir dari laman resmi Pegadaian, Senin (9/2/2026), nilai harga emas kedua produk tersebut tak bergerak dari harga yang tertera di laman resmi kemarin pagi. Untuk gramasi 1 gram, harga emas Galeri 24 masih berada di angka Rp2.958.000. Sementara UBS masih […]

expand_less