Selasa, 25 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Kini Rp16.631 per Dolar AS: Menguat 0,19 persen

Rupiah Kini Rp16.631 per Dolar AS: Menguat 0,19 persen

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM- Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (2/12/2025). Rupiah menguat 32 poin atau 0,19 persen menjadi Rp16.631 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.663 per dolar AS.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS terpantau naik 0,01% ke posisi 99,42.

Berbeda dengan rupiah, sejumlah mata uang di Asia lainnya mengalami pelemahan. Yen Jepang melemah 0,09%, dolar Hong Kong melemah 0,02%, dolar Singapura melemah 0,01%, dan won Korea Selatan melemah 0,09%.

Selain itu, yuan China melemah 0,06%, rupee India melemah 0,11%, dan baht Thailand melemah 0,15%.

Dilansir Bisnis.com, Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memperkirakan pada perdagangan hari ini, mata uang rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif tetapi berpotensi ditutup menguat di rentang Rp16.630–Rp16.670 per dolar AS.

Telah terdapat sejumlah sentimen yang menyertai pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini. Dari luar negeri, dolar AS melemah pada awal Desember akibat bergesernya ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat.

Dia menjelaskan bahwa pelaku pasar kini memperkirakan peluang 87% The Federal Reserve memangkas suku bunga 25 basis poin pada pertemuan pekan depan. Perkiraan ini berdasarkan perangkat CME FedWatch.

Ekspektasi pelonggaran ini, lanjutnya, turut diperkuat oleh laporan bahwa penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett menjadi kandidat terkuat Ketua The Fed berikutnya yang dinilai lebih dovish. Pasar juga menanti data ekonomi penting AS, mulai dari PMI Manufaktur ISM, ISM Jasa, produksi industri, ADP employment, hingga klaim pengangguran.

Di sisi geopolitik, tensi meningkat setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan operasi militer di Ukraina akan terus berlanjut hingga Kiev menarik pasukan dari seluruh wilayah yang diklaim Moskow.

Dari dalam negeri, Ibrahim menyampaikan bahwa kabar positif dari stabilnya kinerja neraca perdagangan dan pemulihan sektor manufaktur. BPS mencatat surplus perdagangan US$2,39 miliar pada Oktober 2025, memperpanjang tren surplus menjadi 66 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus perdagangan itu terutama berasal dari komoditas non-migas seperti minyak nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja.

Sementara itu, ekspor tercatat turun 2,31% year on year (YoY), terutama karena anjloknya ekspor migas, sementara impor turun 1,15% YoY. Dari sektor manufaktur, Ibrahim menuturkan PMI Indonesia naik ke level 53,3 pada November 2025, menjadi ekspansi keempat secara beruntun dan tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan output dan pesanan baru, meskipun permintaan ekspor masih melemah.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Obat Tradisional Asam Lambung Naik, Jahe hingga Kunyit Bisa Jadi Solusi Alami

    9 Obat Tradisional Asam Lambung Naik, Jahe hingga Kunyit Bisa Jadi Solusi Alami

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asam lambung naik atau Gastroesophageal reflux disease sering menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti perih di dada, mual, hingga sensasi terbakar di tenggorokan. Selain obat medis, sejumlah bahan alami dapat digunakan sebagai alternatif untuk membantu meredakan gejala. Berbagai obat tradisional ini umumnya bekerja dengan cara menekan produksi asam atau menenangkan iritasi pada lambung. Namun, […]

  • Warga Bahar Selatan Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Dorong Akses Ekonomi Muaro Jambi

    Warga Bahar Selatan Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Dorong Akses Ekonomi Muaro Jambi

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Semangat gotong royong warga di wilayah Bahar Selatan menuju Bahar Tengah, Kabupaten Muaro Jambi, patut diacungi jempol. Sabtu (25/10/2025), mereka kompak turun tangan memperbaiki jalan rusak secara swadaya dengan cara patungan dana dan tenaga. Kegiatan ini digagas oleh Paguyuban Busurpitu yang diketuai Budiantoro, bersama para pemuda serta aparat Desa Bukit Subur. Warga bergotong […]

  • Pagi Ini Rupiah Melemah Jadi Rp16.726 per Dolar AS

    Pagi Ini Rupiah Melemah Jadi Rp16.726 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah di awal perdagangan hari ini, Senin (17/11/2025). Rupiah dibuka melemah sebesar 19 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.726 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.707 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,08% ke level 99,38. Penurunan terhadap rupiah juga dialami mata uang di kawasan […]

  • BI Waspadai Dampak Shutdown AS ke Pasar Keuangan Indonesia

    BI Waspadai Dampak Shutdown AS ke Pasar Keuangan Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mewaspadai potensi dampak dari government shutdown atau penutupan pemerintahan Amerika Serikat (AS) terhadap stabilitas pasar keuangan global, termasuk Indonesia. Kondisi ini dinilai mencerminkan masih tingginya ketidakpastian ekonomi dunia. Government shutdown terjadi ketika Kongres AS gagal meloloskan anggaran sebelum tahun fiskal berakhir pada 30 September, menyebabkan sebagian besar layanan federal berhenti […]

  • Pembeli di Pasar Angso Duo dan Talang Banjar Menurun, Pasar Dadakan Jadi Pesaing

    Pembeli di Pasar Angso Duo dan Talang Banjar Menurun, Pasar Dadakan Jadi Pesaing

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas perdagangan di dua pasar utama Kota Jambi, yakni Pasar Angso Duo dan Pasar Talang Banjar, dilaporkan mengalami penurunan jumlah pengunjung dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini mulai dirasakan langsung oleh para pedagang yang mengeluhkan berkurangnya transaksi harian. Sejumlah pedagang menyebut penurunan pembeli dipengaruhi oleh maraknya pasar dadakan yang dikelola secara perorangan di […]

  • Bank Dunia: Anak Muda Asia Timur dan Pasifik Sulit Dapat Pekerjaan Layak

    Bank Dunia: Anak Muda Asia Timur dan Pasifik Sulit Dapat Pekerjaan Layak

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia (World Bank) melaporkan bahwa anak muda di kawasan Asia Timur dan Pasifik menghadapi tantangan besar untuk mendapatkan pekerjaan layak. Meski ekonomi kawasan ini terus tumbuh pesat berkat ekspor dan industri padat karya, perubahan teknologi dan demografi menciptakan ketimpangan di pasar tenaga kerja. Dalam laporannya, Bank Dunia mencatat tingkat pengangguran usia 15–24 […]

expand_less