Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Kini Rp16.631 per Dolar AS: Menguat 0,19 persen

Rupiah Kini Rp16.631 per Dolar AS: Menguat 0,19 persen

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM- Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (2/12/2025). Rupiah menguat 32 poin atau 0,19 persen menjadi Rp16.631 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.663 per dolar AS.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS terpantau naik 0,01% ke posisi 99,42.

Berbeda dengan rupiah, sejumlah mata uang di Asia lainnya mengalami pelemahan. Yen Jepang melemah 0,09%, dolar Hong Kong melemah 0,02%, dolar Singapura melemah 0,01%, dan won Korea Selatan melemah 0,09%.

Selain itu, yuan China melemah 0,06%, rupee India melemah 0,11%, dan baht Thailand melemah 0,15%.

Dilansir Bisnis.com, Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memperkirakan pada perdagangan hari ini, mata uang rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif tetapi berpotensi ditutup menguat di rentang Rp16.630–Rp16.670 per dolar AS.

Telah terdapat sejumlah sentimen yang menyertai pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini. Dari luar negeri, dolar AS melemah pada awal Desember akibat bergesernya ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat.

Dia menjelaskan bahwa pelaku pasar kini memperkirakan peluang 87% The Federal Reserve memangkas suku bunga 25 basis poin pada pertemuan pekan depan. Perkiraan ini berdasarkan perangkat CME FedWatch.

Ekspektasi pelonggaran ini, lanjutnya, turut diperkuat oleh laporan bahwa penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett menjadi kandidat terkuat Ketua The Fed berikutnya yang dinilai lebih dovish. Pasar juga menanti data ekonomi penting AS, mulai dari PMI Manufaktur ISM, ISM Jasa, produksi industri, ADP employment, hingga klaim pengangguran.

Di sisi geopolitik, tensi meningkat setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan operasi militer di Ukraina akan terus berlanjut hingga Kiev menarik pasukan dari seluruh wilayah yang diklaim Moskow.

Dari dalam negeri, Ibrahim menyampaikan bahwa kabar positif dari stabilnya kinerja neraca perdagangan dan pemulihan sektor manufaktur. BPS mencatat surplus perdagangan US$2,39 miliar pada Oktober 2025, memperpanjang tren surplus menjadi 66 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus perdagangan itu terutama berasal dari komoditas non-migas seperti minyak nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja.

Sementara itu, ekspor tercatat turun 2,31% year on year (YoY), terutama karena anjloknya ekspor migas, sementara impor turun 1,15% YoY. Dari sektor manufaktur, Ibrahim menuturkan PMI Indonesia naik ke level 53,3 pada November 2025, menjadi ekspansi keempat secara beruntun dan tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan output dan pesanan baru, meskipun permintaan ekspor masih melemah.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPJPH Gandeng BPS Perkuat Data Halal, Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

    BPJPH Gandeng BPS Perkuat Data Halal, Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik dalam rangka mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, khususnya melalui integrasi dan pemutakhiran data pelaku usaha halal nasional. Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa penguatan basis data menjadi langkah strategis dalam menghasilkan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran, terutama di tengah perluasan […]

  • Harga Perak Antam Melemah Jadi Rp 26.200 per Gram

    Harga Perak Antam Melemah Jadi Rp 26.200 per Gram

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada awal pekan Senin (27/10/2025). Mengutip Investor, harga perak Antam melemah Rp 150 menjadi Rp 26.200 per gram dari harga sebelumnya Rp 26.350 per gram. Harga dasar perak Antam (ANTM) murni dengan berat 250 gram hari ini dipatok Rp 5.800.000, dengan harga […]

  • Harga Elpiji 3 Kg di Nunukan Tembus Rp 80.000, Warga Keluhkan Penjualan di Atas HET

    Harga Elpiji 3 Kg di Nunukan Tembus Rp 80.000, Warga Keluhkan Penjualan di Atas HET

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga elpiji subsidi 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, melonjak hingga Rp 80.000 per tabung di tingkat pengecer. Lonjakan harga tersebut jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah sebesar Rp 30.000 per tabung di tingkat pangkalan. Kondisi ini memicu keluhan warga yang merasa terbebani dengan harga […]

  • APBN Februari Gali Lubang Tutup Lubang, Beban Bunga Utang Nyaris Rp100 Triliun!

    APBN Februari Gali Lubang Tutup Lubang, Beban Bunga Utang Nyaris Rp100 Triliun!

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Beban pembayaran bunga utang pemerintah terus meningkat dan mulai menekan ruang fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan estimasi sementara yang dihitung dari selisih defisit anggaran dan keseimbangan primer, pembayaran bunga utang Indonesia pada Februari 2026 mencapai sekitar Rp99,8 triliun. Nilai tersebut setara 27,8 persen dari total […]

  • Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Tetapkan UMA dan Pantau Ketat 5 Emiten

    Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Tetapkan UMA dan Pantau Ketat 5 Emiten

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat aktivitas perdagangan lima emiten yang mengalami pergerakan tidak biasa dan masuk kategori Unusual Market Activity (UMA). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan investor di pasar modal. Kelima emiten tersebut adalah PT Mahkota Group Tbk (MGRO), PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA), PT Jantra Grupo Indonesia Tbk […]

  • Agustiar Sabran Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Percasi 2026–2030, Gantikan Utut Adianto

    Agustiar Sabran Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Percasi 2026–2030, Gantikan Utut Adianto

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musyawarah Nasional (Munas) XXX Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) menetapkan Agustiar Sabran sebagai Ketua Umum PB Percasi periode 2026–2030. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam rapat paripurna yang digelar di Jakarta, Sabtu (11/4/2026), sekaligus mengakhiri kepemimpinan Grand Master (GM) Utut Adianto yang menjabat sejak 2018. Munas yang berlangsung pada 10–12 April 2026 ini […]

expand_less