Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menilai rencana Uni Eropa (UE) untuk memangkas kuota impor baja secara drastis terlalu berlebihan dan dapat membebani produsen mobil dengan biaya input dan administrasi yang lebih tinggi.

Pernyataan ini disampaikan ACEA pada Rabu (8/10/2025).

Rencana tersebut diajukan oleh Komisi Eropa pada Selasa, yang mengusulkan pemangkasan kuota impor baja bebas tarif hampir separuh dan penggandaan bea di luar kuota menjadi 50%, dengan tujuan melindungi keberlangsungan industri baja di Uni Eropa.

Proposal ini masih membutuhkan persetujuan pemerintah UE dan Parlemen Eropa sebelum diterapkan.

Menurut ACEA, produsen mobil Eropa memperoleh sekitar 90% kebutuhan baja langsung dari dalam UE, namun masih perlu mengimpor baja dalam jumlah dan kualitas tertentu, terutama baja khusus otomotif, yang selalu cepat habis di bawah sistem kuota saat ini.

“Kami tidak menolak perlunya perlindungan bagi industri komoditas seperti baja, namun parameter yang diusulkan Komisi terlalu ekstrem dalam membatasi pasar Eropa,” ujar Direktur Jenderal ACEA, Sigrid de Vries, dalam pernyataan resmi.

ACEA juga menyoroti persyaratan baru bagi importir untuk mengidentifikasi asal baja yang dicairkan dan dituangkan, aturan yang dirancang untuk mencegah manipulasi kuota. Menurut asosiasi, aturan ini akan sangat rumit diterapkan dalam rantai pasok global yang kompleks seperti industri otomotif.

ACEA menekankan perlunya keseimbangan yang lebih baik antara kepentingan produsen baja Eropa dan pengguna baja, agar industri otomotif tetap kompetitif tanpa mengorbankan pasokan yang diperlukan.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melambung Tinggi! Harga Emas Antam Rp 2.383.000 Per Gram Hari Ini

    Melambung Tinggi! Harga Emas Antam Rp 2.383.000 Per Gram Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melambung tinggi. Hari ini harga emas Antam loncat tinggi sebesar Rp 23.000 menjadi Rp 2.383.000 per gram. Harga ini menembus rekor terakhir di level Rp2.360.000 per gram yang tercatat sehari sebelumnya, Selasa (14/10/2025). Sementara harga emas Antam termahal kini telah mencapai Rp2,32 miliar. […]

  • Antisipasi Libur Nataru, Bandara InJourney Beroperasi 24 Jam Mulai 14 Desember 2025

    Antisipasi Libur Nataru, Bandara InJourney Beroperasi 24 Jam Mulai 14 Desember 2025

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi lonjakan pergerakan wisatawan di seluruh jaringan layanan mereka. Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata itu memastikan seluruh lini operasional siap bekerja penuh selama masa puncak liburan. Direktur SDM dan Digital InJourney Herdy Herman mengatakan […]

  • Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

    Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai dirasakan langsung oleh pelaku industri tahu dan tempe. Harga kedelai impor terus mengalami kenaikan dan kini berada di kisaran Rp9.000 hingga Rp10.000 per kilogram, memicu kekhawatiran akan keberlangsungan usaha perajin kecil. Berdasarkan pantauan di sentra industri tahu tempe Cibuntu, Kota Bandung, harga kedelai impor naik […]

  • Industri Tekstil Indonesia Tak Lagi Berstatus ‘Sunset Industry’

    Industri Tekstil Indonesia Tak Lagi Berstatus ‘Sunset Industry’

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional telah bangkit dan tidak lagi berstatus sebagai “sunset industry” atau industri yang menurun. Sempat dianggap mati suri, kini industri tekstil Indonesia justru kembali menorehkan catatan pertumbuhan positif. Modernisasi pabrik, efisiensi energi, dan dukungan pemerintah menjadi kunci kebangkitan sektor padat […]

  • TNI AL Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Ilegal di PIK 2, Diduga Akan Diekspor

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Ilegal di PIK 2, Diduga Akan Diekspor

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menggagalkan penyelundupan 16 ton pasir timah ilegal di kawasan pergudangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten. Wakil Komandan Kodaeral III, Dian Suryansyah, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen terkait pengiriman pasir timah dari Tanjung Balai, Karimun menuju Jakarta menggunakan dua truk. “Pergerakan […]

  • Tarif Listrik per kWh Terbaru Pelanggan PLN

    Tarif Listrik per kWh Terbaru Pelanggan PLN

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa penetapan tarif listrik mengikuti Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tariff Adjustment. Evaluasi dilakukan setiap tiga bulan berdasarkan kurs, inflasi, ICP (Indonesian Crude Price), dan Harga Batu Bara Acuan (HBA). “Secara hitungan, tarif listrik Triwulan IV 2025 semestinya naik. Namun untuk […]

expand_less